Polrestabes Surabaya Bekuk Kurir Narkoba di Stasiun Malang Kota Lama

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pendik, kurir narkoba, yang berhasil dibekuk oleh tim Satres Narkoba Polrestabes Surabaya saat hendak mengedarkan ke pemesan. Dia dikeler dalam rilis ungkap narkoba, di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (20/6/2023). SP/Ariandi
Pendik, kurir narkoba, yang berhasil dibekuk oleh tim Satres Narkoba Polrestabes Surabaya saat hendak mengedarkan ke pemesan. Dia dikeler dalam rilis ungkap narkoba, di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (20/6/2023). SP/Ariandi

i

 

Hendak Edarkan Sabu 28 Kg dan 10 Ribu di Surabaya dan Malang 

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sindikat pengedar narkoba Sumatera-Jawa dibongkar Satres Narkoba Polrestabes Surabaya di Malang. Seorang tersangka dan barang bukti 28 kg serta 10 ribu butir ekstasi turut diamankan.

Tersangka yang diamankan berinisial PN alias Pendik (40) warga Kota Batu. Ia ditangkap polisi di Stasiun Malang Kota Lama pada akhir Mei lalu.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pasma Royce menyebut pengungkapan peredaran narkoba ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah ditindaklanjuti pelaku kemudian ditangkap beserta barang bukti yang disimpan dalam sebuah koper.

"Sebuah tas koper berwarna hitam yang di dalamnya ditemukan 27 bungkus kemasan teh yang setelah kita timbang ternyata dengan berat bruto 28, 275 kilogram dan ditemukan 2 bungkus ekstasi berisi 10 ribu butir," ujar Kombes Pasma Royce, dalam rilis yang digelar di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (20/6/2023).

Dari hasil pendalaman, lanjut Pasma, tersangka merupakan jaringan Sumatera-Jawa. Tersangka diketahui mengambil 28 kilogram narkotika jenis sabu dan 10 ribu butir pil ekstasi dari sebuah hotel di kawasan Karawang, Jawa Barat.

"Berdasarkan pengakuan tersangka PN awalnya, tersangka mengambil barang berupa narkotika jenis sabu dan ekstasi di sebuah hotel di daerah Karawang Jawa Barat pada Rabu 24 Mei 2023 sekitar pukul 14.00 WIB," tutur Pasma, panggilan karibnya.

"Lantas pada Kamis 25 Mei 2023 sekitar pukul 17.00 WIB, atas perintah dari Bandar yang saat ini masih kita kejar, tersangka PN diminta mengirim sabu dan ekstasi tersebut ke kota Surabaya, dengan menggunakan moda transportasi kereta api," ungkap Pasma.

Pasma mengungkapkan, namun pada saat sampai di stasiun Gubeng, tersangka tidak turun melainkan meneruskan perjalanan ke kota Malang, dan rencananya sabu tersebut, akan diedarkan di wilayah Jawa Timur (khususnya di kota Surabaya dan sekitarnya).

Saat ditangkap dalam keadaan membawa sabu sebanyak 28 kilogram, PN mengaku itu bukan pengalaman pertamanya membawa narkoba. Ia mengatakan, sudah dua kali menjalankan tugas itu. Untuk sekali pengiriman, tersangka menerima upah Rp 100 juta.

Pendik mengaku nekat menjadi kurir sabu lantaran tidak mempunyai pekerjaan tetap. Saat ini petugas kepolisian masih mengejar bandar dan pemesan narkoba di Surabaya.

“Saat ini masih dalam pengejaran terhadap bandar dan pembelinya di Surabaya. Mohon bersabar. Pasti akan kami ungkap,” tegas Pasma.

Pasma menambahkan, selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa, 27 bungkus kemasan theberisi sabu seberat 28.275 gram, dua bungkus plastic berisi 10.000 butir seberat 3.777gram beserta bungkusnya, satu timbangan stainles, dua buah HP, dan satu koper besar.

Atas kejahatan yang dilakukan oleh tersangka PN, terancam di jerat Pasal 114 ayat (2) Dan Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Perlu diketahui penangkapan kurir sabu di gerbong kereta juga pernah diungkap Polrestabes Surabaya beberapa waktu yang lalu. Dalam kasus tersebut Polrestabes berhasil menangkap 2 kurir yang tengah membawa 24 kilogram sabu yang dikemas platik teh Cina Guanyinwang.

Keduanya diamankan saat hendak melakukan perjalanan dari Stasiun Pasar Turi, Surabaya pada Februari 2023. ari/ham/rmc

Berita Terbaru

SPPG Ngampel Dilaunching, Target 52 Unit di Kabupaten Madiun

SPPG Ngampel Dilaunching, Target 52 Unit di Kabupaten Madiun

Sabtu, 07 Feb 2026 13:30 WIB

Sabtu, 07 Feb 2026 13:30 WIB

‎SURABAYA PAGI, Madiun — Cakupan Program  Makan Bergizi Gratis (MBG)  di Kabupaten Madiun kian diperluas seiring bertambahnya jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan …

Alami Kecelakaan Lalulintas, 21 Tahun Lalu, Kakek Usia 95 Tahun Mengakhiri Hidup dengan Gantung Diri

Alami Kecelakaan Lalulintas, 21 Tahun Lalu, Kakek Usia 95 Tahun Mengakhiri Hidup dengan Gantung Diri

Sabtu, 07 Feb 2026 13:24 WIB

Sabtu, 07 Feb 2026 13:24 WIB

SURABAYA PAGI, Blitar- Keman, kakek berusia 95 tahun warga Desa Purworejo Kec.Sanankulon Kabupaten Blitar di ketahui gantung diri di ruang tamu rumahnya,…

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …