Wagub Emil Harap Galeri BEI Didukung Program Literasi dan Inklusi Pasar Modal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak saat peresmian 12 galeri investasi BEI di Kantor Perwakilan BEI Jatim, Senin, (19/6/2023). Foto: Pemprov Jatim.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak saat peresmian 12 galeri investasi BEI di Kantor Perwakilan BEI Jatim, Senin, (19/6/2023). Foto: Pemprov Jatim.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak menyampaikan apresiasinya atas peresmian 12 galeri investasi Bursa Efek Indonesia (BEI) di 6 kota di Jatim.

Peresmian tersebut juga melibatkan program literasi dan inklusi pasar modal, serta diluncurkannya platform investasi khusus untuk penyandang disabilitas. Sejumlah kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Jatim, Senin, (19/6/2023).

Dalam sambutannya, Emil berharap bahwa kehadiran galeri investasi BEI ini akan meningkatkan investasi dan pasar modal di Jatim. Pasalnya berdasarkan laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jatim regional IV, Provinsi Jatim termasuk provinsi tertinggi dalam berinvestasi meliputi Kota Surabaya, Kota Malang dan Kabupaten Sidoarjo sebanyak 41 persen.

“Bahkan dari 790 galeri BEI di seluruh Indonesia, sebanyak 86 ada di Jawa Timur. Jatim memiliki jumlah galeri terbanyak. Terima kasih atas dukungannya," kata Emil.

Mantan Bupati Trenggalek itu berharap bahwa kehadiran galeri BEI di Surabaya akan didukung oleh program literasi dan inklusi pasar modal, terutama bagi masyarakat penyandang disabilitas.

Menurutnya, literasi pasar modal penting untuk memahami investasi dan mencegah investasi bodong. Hal ini karena banyak yang memiliki produk keuangan, tetapi tidak memahami investasi karena literasinya rendah.

Emil juga menekankan pentingnya waktu investasi yang jelas dan diversifikasi investasi agar masyarakat tidak mengalami kerugian besar jika investasi di satu instrumen mengalami masalah. Maka dari itu, pentingnya literasi dijelaskan salah satunya melalui kehadiran galeri investasi.

“Indeks literasi dan inklusi keuangan Jatim secara prosentase cukup baik. Di tahun 2022 sebesar 55,32 persen dan ada kenaikan yang signifikan secara konsisten dari 2016 sampai 2022. Begitu pula inklusinya dari 73,2 di tahun 2016 menjadi 92,99% di tahun 2022,” jelasnya.

Namun, ia menekankan perlunya upaya berkelanjutan dalam literasi keuangan melalui kerjasama dengan berbagai pihak terkait, termasuk perguruan tinggi dan komunitas-komunitas, termasuk komunitas disabilitas.

Khusus galeri investasi untuk penyandang disabilitas, Emil meminta adanya program yang ramah bagi difabel.

“Kalau bisa program untuk ramah difabel yang kemudian diintegrasikan di galeri investasi,” ucapnya.

Selain itu, ia juga berpesan bahwa mereka yang bekerja di galeri investasi harus dapat memberikan pemahaman risiko investasi dan kerjasama dengan berbagai pihak kepada masyarakat. Hal tersebut bertujuan agar masyarakat tidak terjebak investasi bodong.

“Saya berharap banyak yang mulai main ke instrumen equity. Cuma itu tadi harus hati-hati agar tidak terjebak dalam investasi bodong,” tuturnya.

Menurutnya, yang tidak kalah penting setelah investasi yaitu perlunya time horizon yang jelas. Yakni panjang total waktu yang diperkirakan akan dipegang oleh investor untuk menetapkan horizon waktu investasi apapun. Biasanya terkait dengan tujuan dan maksud investor.

“Literasi investasi bagi masyarakat harus dicari kurikulumnya karena tidak mungkin semua punya pemahaman finance. Kata kunci yang paling sederhana adalah jangan meletakkan telur di satu keranjang, karena ketika jatuh akan pecah semua,” terangnya.

Dalam hal pertumbuhan pasar modal di Jawa Timur, kepemilikan saham dan transaksi saham terbilang stabil, meskipun pada akhir tahun 2022 terjadi kontraksi akibat sentimen negatif ketidakpastian ekonomi global.

Lebih lanjut, Emil menuturkan bahwa perkembangan pasar modal di Jatim salah satunya terlihat dari jumlah emiten atau pihak utama yang menerbitkan saham di Jatim. Dimana hingga akhir tahun 2022 tercatat sebanyak 47 emiten di pasar modal Jatim.

Phaknya pun berharap, seluruh elemen turut serta menggairahkan kapitalisasi pasar untuk emiten-emiten Jawa Timur.

 “Ayo kita dukung emiten Jawa Timur bersama-sama dengan harapan bagaimana supaya semakin banyak dan ada emiten-emiten yang levelnya UMKM yang menggunakan fintech,” tutupnya. sb

Berita Terbaru

Viral! Aksi Penistiaan Agama, Pemuda di Bondowoso Tempelkan Alat Vitalnya ke Al-Quran

Viral! Aksi Penistiaan Agama, Pemuda di Bondowoso Tempelkan Alat Vitalnya ke Al-Quran

Senin, 12 Okt 2026 15:18 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini jagad maya dihebohkan dengan unggahan video yang menampilkan pemuda menempelkan alat vitalnya ke kitab suci…

Tekan Penyebaran TBC, Dinkes Ponorogo Gencarkan Skrining X-Ray di 21 Kecamatan

Tekan Penyebaran TBC, Dinkes Ponorogo Gencarkan Skrining X-Ray di 21 Kecamatan

Senin, 12 Okt 2026 15:02 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai langkah strategis dalam mengejar target penemuan 2.499 kasus TBC sepanjang 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo…

Kemarau Panjang, Ribuan Warga di di 7 Kecamatan Ngawi Terdampak Kekeringan

Kemarau Panjang, Ribuan Warga di di 7 Kecamatan Ngawi Terdampak Kekeringan

Senin, 12 Okt 2026 14:54 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi mencatat sebanyak 4.403 jiwa di 21 desa yang tersebar di tujuh kecamatan mengalami…

Dampak Musim Kemarau Panjang, Kasus ISPA di Ngawi Naik hingga 30 Persen

Dampak Musim Kemarau Panjang, Kasus ISPA di Ngawi Naik hingga 30 Persen

Senin, 12 Okt 2026 14:38 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Selama musim kemarau panjang, Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi mencatat kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah…

Dinkes Ponorogo Terapkan SKDR, Cegah Penularan Penyakit Influenza

Dinkes Ponorogo Terapkan SKDR, Cegah Penularan Penyakit Influenza

Senin, 12 Okt 2026 14:24 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti kasus penularan influenza sebagai penyakit infeksi saluran pernapasan akut yang menyerang hidung, tenggorokan, dan…

Gegara Bakar Sembarangan, Lahan Tebu Seluas Satu Hektare di Jombang Hangus

Gegara Bakar Sembarangan, Lahan Tebu Seluas Satu Hektare di Jombang Hangus

Senin, 12 Okt 2026 14:12 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Diduga bermula dari pembakaran daun tebu kering kemudian menjalar dengan cepat akibat tiupan angin kencang, lahan tebus seluas…