Pengentasan Stunting Masih Menjadi Prioritas Lamongan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puji Dariani M Nalikan mewakili ketua Tim Penggerak PKK Lamongan saat mengunjungi desa Banjarejo. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Puji Dariani M Nalikan mewakili ketua Tim Penggerak PKK Lamongan saat mengunjungi desa Banjarejo. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Seakan tidak ada waktu untuk berhenti dalam upaya menanggulangi stunting. Terbaru Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Lamongan membentuk gerakan pilot project peduli stunting di Desa Banjarejo, Sukodadi, Lamongan, Senin (26/6/2023).

Puji Dariani M Nalikan, saat mewakili Ketua TP PKK Lamongan, Anis Kartika Yuhronur Efendi, meminta komitmen bersama untuk menjalankan pengentasan stunting di Lamongan khususnya di Desa Banjarejo.

“Ibu tolong ngeh, anaknya benar-benar diperhatikan setiap apa yang dikonsumsinya, tidak boleh makan jajan kemasan, pastikan makan-makanan bergizi, jadi mohon TPK (Tim Pendamping Keluarga) dan ibu-ibu, memastikan dan memberikan anak-anak makanan yang bergizi,” pesannya.

Dalam kesempatan itu juga, istri Sekda Lamongan ini juga berpesan kepada ibu-ibu, agar untuk ikut menjaga komitmen bersama agar bantuan CSR yang diberikan dari JNE ini benar-benar memanfaatkan secara optimal.

 

Disebutkannya dana CSR JNE sejumlah 10 juta yang telah diberikan kepada Desa Banjarejo menjadi dorongan stakeholder dalam pengentasan stunting di Lamongan. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada 26 anak berupa makan siang setiap hari selama 3 bulan.

“Fokuskan bantuan ini untuk stunting, apabila dana mencukupi untuk bayi stunting cover seluruhnya, kalau seandainya tidak memenuhi nanti akan kita fokuskan untuk beberapa bayi saja bagaimana agar ini bisa berkurang kalau bisa tuntas tidak ada lagi stunting, tapi insya Allah kita yakin dapat tercover semua,” ujarnya.

Selain mendapatkan bantuan dana CSR dari JNE, Desa Banjarejo juga mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Lamongan berupa kebutuhan pokok anak. Melihat hal tersebut, Kepala Desa Banjarejo Tasaji mengapresiasi, sekaligus menjadi momentum pengoptimalan pengentasan stunting. 

“Terima kasih atas bantuan nanti akan kami berikan kepada anak-anak kita yang stunting. Terima kasih telah menjadikan desa kami menjadi pilot project, dengan adanya pilot project alhamdulillah kami menjadi semakin semangat dan semoga Banjarejo terbebas dari stunting, atas nama Pemdes Banjarejo, kami mendukung sepenuhnya program yang ada di kabupaten maupun provinsi untuk pengentasan stunting,” ucap Tasaji. jir

Berita Terbaru

Peringati Mayday, Bupati Lamongan Perkuat Komitmen Kesejahteraan Pekerja

Peringati Mayday, Bupati Lamongan Perkuat Komitmen Kesejahteraan Pekerja

Sabtu, 02 Mei 2026 09:56 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Selalu perkuat komitmen kesejahteraan bagi para pekerja, menjadi upaya skala prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan, dalam…

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali…

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan menggelar syukuran bersama ribuan pekerja d…

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Hermina Madiun. Seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun meninggal dunia diduga setelah t…

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Timur, Ahmad Fauzi, menyampaikan sejumlah tuntutan buruh dalam peringatan Hari B…

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Insiden ambruknya plafon terjadi di Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun, Kamis (30/4/2026) sore, viral di media sosial. Dalam video y…