Sukses Gelar PPDB, Wali Kota Ning Ita Langsung Bagi Perlengkapan Sekolah Gratis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali kota Ning Ita saat bagikan secara simbolis perlengkapan sekolah gratis.
Wali kota Ning Ita saat bagikan secara simbolis perlengkapan sekolah gratis.

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Usai sukses menggelar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Mojokerto, Wali Kota Ika Puspitasari menyerahkan secara simbolis perlengkapan sekolah gratis untuk 5.200 lebih siswa baru, Selasa (4/7/2023). 

Satu paket perlengkapan gratis sekolah tersebut terdiri dari kain seragam, sepatu, dan tas sekolah yang diperuntukkan untuk siswa baru mulai tingkat SD/MI, hingga SMP/MTS baik negeri maupun swasta.

Ratusan perwakilan wali murid SMPN 7 pun antusias menerima perlengkapan sekolah tersebut di lantai dua gedung Sabha Mandala Madya, Pemkot Mojokerto. Ditambah tak adanya biaya sekolah di Kota Mojokerto semakin membuat para orangtua senang.

Seperti yang dirasakan Ratna, salah satu wali murid SDN Miji 2 Kota Mojokerto yang mengakui, sangat terbantukan dengan adanya pemberian fasilitas sekolah gratis maupun perlengkapan yang diberikan Ning Ita melalui Disdikbud Kota Mojokerto. 

"Kalau tidak ada bantuan seragam itu saja bisa habis Rp 600 ribu, itu belum termasuk ongkos jahit. Belum lagi sepatu, tas, dan alat tulis bisa sampai Rp 1 juta. Jadi sangat bersyukur sekali difasilitasi gratis ini," Ratna, 

Sementara, Ning Ita berharap dengan adanya pembagian serentak seragam, tas, dan sepasang sepatu sekolah bagi 5.200 lebih siswa mulai dari jenjang SD/MI dan SMP/MTS baik negeri maupun swasta SE Kota Mojokerto secara gratis ini, bisa mencetak generasi yang bisa berdaya saing. 

Pasalnya, tak semua daerah melakukan kebijakan maupun aturan yang sama dalam mendukung dunia pendidikan. Meski kota terkecil ketiga di Indonesia ini hanya memiliki nilai APBD sekitar Rp triliun. 

Namun, Pemkot memiliki kemampuan, keluasan untuk bisa melaksanakan lima jenis pemberian pelayanan gratis, termasuk dunia pendidikan setiap tahun secara konsisten. Seperti, memberikan sarana prasarana pendidikan penunjang di masing-masing sekolah. 

"Tidak semua daerah melakukan hal yang sama. Tadia ada simbolis beberapa menerima. Ini harus kita syukuri karena tidak semua daerah melaksanakan kebijakan dan menjadi daya tarik berpindah alamat menjadi warga Kota Mojokerto," ucap Ning Ita.

Dirinya meminta, konsisten atas kebijakan di dunia pendidikan tidak hanya untuk mensukseskan program nasional 2045 mewujudkan generasi emas. Tapi memang untuk mencetak generasi unggul Kota Mojokerto.

"Bukan semata-mata hanya untuk mensukseskan program nasional 2045 mewujudkan generasi emas, tapi sejatinya lebih dari itu. Bagaimana kta mempersiapkan calon generasi penerus bangsa SDM kota Mojokerto yang akan menggantikan posisi kita ke depan ini harus memiliki keunggulan yang luar biasa dibandingkan generasi saat ini," pungkasnya.

Terpisah, Kadisdikbud Kota Mojokerto Amin Wachid mengklaim, jika penyerahan tiga paket seragam secara gratis oleh Pemkot Mojokerto untuk siswa baru ini kali pertama dibagikan di seluruh Indonesia. 

"Kami sudah survei ke empat kota/kabupaten terbesar, mulai dari Jakarta, Surabaya, dan Medan, baru Kota Mojokerto memberikan tiga kain seragam tepat waktu. Surabaya baru Desember nanti," ujarnya.

PLT DLH Kota Mojokerto itu menambahkan, penerima bantuan perlengkapan siswa baru kelas 1 jenjang SD/MI tahun pelajaran 2023/2024 sebanyak 44 SD Negeri, 11 SD Swasta, dan 9 MI Swasta.

Sedangkan, penyerahan bantuan perlengkapan siswa baru kelas 7 jenjang SMP/MTS tahun pelajaran 2023/2024 diberikan kepada 9 SMP Negeri, 10 SMP Swasta, dan 3 MTS Swasta.

"Penyerahan bantuan kelas kelas 1 berupa paket seragam, sepatu dan tas sekolah kepada 40 lembaga SD/MI Negeri atau swasta. Dan untuk 9 SMP Negeri, 10 SMP swasta dan 3 MTS swasta," ucapnya.

Tak hanya itu, lanjut Amin, Pemkot Mojokerto juga memberikan penyerahan bantuan komputer atau printer, alat Peraga Edukasi (APE) Luar, Mebelair kepada 90 lembaga TK/KB/SPS. Yakni, APE Luar 11 lembaga, komputer atau printer 36 lembaga dan meubelair 43. Dwi

Berita Terbaru

Dukung Transformasi Industri, PLN Gelar Courtesy Meeting Dengan PT Gudang Garam Tbk

Dukung Transformasi Industri, PLN Gelar Courtesy Meeting Dengan PT Gudang Garam Tbk

Senin, 06 Jul 2026 17:44 WIB

Senin, 06 Jul 2026 17:44 WIB

SurabayaPagi, Kediri – PT PLN (Persero) menggelar Courtesy Meeting bersama PT Gudang Garam Tbk bertempat di Gedung Kantor PT Gudang Garam Tbk, Kediri. P…

Mengenal Leverage Crypto Trading, Strategi Memaksimalkan Peluang

Mengenal Leverage Crypto Trading, Strategi Memaksimalkan Peluang

Senin, 06 Jul 2026 17:00 WIB

Senin, 06 Jul 2026 17:00 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- Trading crypto menawarkan berbagai strategi yang dapat disesuaikan dengan tujuan dan profil risiko masing-masing investor. Selain…

Eksepsi Kasus Dugaan Penipuan Rp 5 Miliar, Terdakwa Sebut Dakwaan Jaksa Kabur

Eksepsi Kasus Dugaan Penipuan Rp 5 Miliar, Terdakwa Sebut Dakwaan Jaksa Kabur

Senin, 06 Jul 2026 16:49 WIB

Senin, 06 Jul 2026 16:49 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Dua terdakwa perkara dugaan penipuan investasi senilai Rp 5 miliar, Agustin Widyawati dan Ranto Hensa Barlin Sidauruk, mengajukan e…

DPRD Lamongan Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Berikan Rekom Solutif Minta PAD Dioptimalkan

DPRD Lamongan Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Berikan Rekom Solutif Minta PAD Dioptimalkan

Senin, 06 Jul 2026 16:40 WIB

Senin, 06 Jul 2026 16:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Melalui berbagai tahapan rapat maraton, akhirnya DPRD Kabupaten Lamongan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), P…

Tetap Hidup Bersama Panasnya Surabaya, Kisah Teknisi AC Berjuang di Tengah Kondisi Ekonomi Sekarang

Tetap Hidup Bersama Panasnya Surabaya, Kisah Teknisi AC Berjuang di Tengah Kondisi Ekonomi Sekarang

Senin, 06 Jul 2026 16:36 WIB

Senin, 06 Jul 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Cuaca panas yang terjadi surabaya yang menyebabkan banyak masyarakat yang gerah dan merasa kepanasan. Dalam kasus ini alat…

Viral di Media Sosial, Ketua Komisi A DPRD Surabaya Desak Pemkot Usut Dugaan Pungutan RT/RW di Sememi

Viral di Media Sosial, Ketua Komisi A DPRD Surabaya Desak Pemkot Usut Dugaan Pungutan RT/RW di Sememi

Senin, 06 Jul 2026 16:35 WIB

Senin, 06 Jul 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Viral di media sosial dugaan pungutan yang dilakukan RT dan RW di Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, setelah dokumen berisi d…