Di Hong Kong, Telah Ada Pelatih untuk Rayu Wanita

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Chau Pa Yik, pria Hong Kong yang mengklaim sebagai coach dating dengan bayaran yang fantastis.
Chau Pa Yik, pria Hong Kong yang mengklaim sebagai coach dating dengan bayaran yang fantastis.

i

SURABAYAPAGI.COM, Hong Kong - Chau Pa Yik, pelatih para pria jomblo untuk merayu dan menggoda wanita, asal Hong Kong, dihukum kerja pelayanan.

Chau Pa Yik, yang juga YouTuber meminta hakim untuk meninjau kembali putusan setelah dia dijatuhi hukuman pada Kamis (6/7/2023).

Chau Pa Yik, klaim dirinya seorang dating coach. Dia memploklamirkan diri sebagai pelatih kencan yang bisa memberikan kursus cara menggaet wanita.

Untuk mengikuti kursus kencan, klien harus membayar sejumlah uang. Tak tanggung-tanggung, biayanya mencapai HK$540ribu atau sekitar Rp 1 miliar.

Awalnya, Chau Pak Yin meminta biaya kursus kepada dua kliennya masing-masing HK$38,200 (sekitar Rp 73 juta) dan HK$78,000 (sekitar Rp 150 juta). Mereka kemudian dimintai biaya tambahan lagi sebanyak HK$330,000 (Rp 638 jutaan) untuk membeli jam tangan mewah dan HK$100,000 (Rp 193 jutaan) untuk membeli pakaian.

Chau mengancam tidak akan melanjutkan sesi kursus cinta apabila kedua kliennya itu menolak membayar biaya tambahan tersebut. Dia bahkan mengancam akan menyebarkan video mereka sedang mempraktekkan teknik rayuan yang diajarkannya itu jika tidak mau menyerahkan uang sesuai jumlah yang dimintanya.

Chau, dianggap praktik komersial yang menyesatkan. Ancamannya dia dapat dihukum hingga dua tahun penjara dan denda HK$100.000 berdasarkan Undang-Undang Deskripsi Dagang ketika kasus tersebut disidangkan di hadapan hakim.

Nah, dianggap membebankan biaya yang tak masuk akal,

pria 33 tahun ini dilaporkan polisi. Hakim menjatuhinya hukuman pelayanan masyarakat tanpa dibayar selama 160 jam kerja atau sekitar 7 hari.

Chau Pak Yin yang juga dikenal dengan julukan 'Profesor Iblis', membuat channel YouTube dan akun di Patreon, sebuah platform di mana kreator konten dan seniman dapat menerima dukungan secara finansial dari penggemarnya. Dalam akun tersebut, dia menawarkan jasa untuk melatih para pria jomblo cara merayu dan menggoda wanita. n rmc

Berita Terbaru

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, tepatnya di depan Toko La Tansa, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipadati ratusan pelari pada Sabtu…

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Rencana pemerintah menerapkan kebijakan penyeragaman kemasan rokok kembali menuai penolakan. Kali ini, keberatan datang dari Asosiasi…