DPRD Soroti Kesiapan Ranperda Rencana Pembangunan Industri Kabupaten Gresik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana rapat paripurna DPRD Gresik dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap ranperda prakarsa Pemkab Gresik. SP/Grs
Suasana rapat paripurna DPRD Gresik dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap ranperda prakarsa Pemkab Gresik. SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten mulai menyoroti rancangan peraturan daerah (ranperda) tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK) Gresik yang diajukan pihak eksekutif. Beberapa waktu lalu, masing-masing fraksi telah menyampaikan pemandangan umumnya terhadap ranperda tersebut. Mereka menyampaikan sejumlah pertanyaan dan masukan.

Seperti yang disampaikan juru bicara Fraksi PDIP DPRD Gresik Sulisno Irbansyah. Ia mempertanyakan luasan ketersediaan lahan untuk industri. Ini penting untuk memberikan kepastian wilayah yang bisa digunakan untuk industri. "Kami minta penjelasan pemerintah," ujarnya.

Fraksi PDI Perjuangan menyarankan agar Ranperda tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten Gresik disesuaikan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Gresik Nomor 8 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah yang sudah ditetapkan.

"Kami juga mempertanyakan strategi pemerintah untuk mendorong industri berbasis digital," imbuhnya.

Sementara itu, Fraksi PKB DPRD Gresik meminta agar ranperda ini dilakukan sinkronisasi dengan rencana pembangunan jangka menengah dan jangka panjang baik daerah, provinsi dan pusat dan dokumen perencanaan tata ruang wilayah.

"Sehingga ranperda ini bisa selaras hingga 20 tahun mendatang," ungkap juru bicara Fraksi PKB Sujono.

Terpisah, juru bicara Fraksi Gerindra Mochamad Zaifudin mempertanyakan bagaimana skema pemerintah dalam menghimpun dan memformulasikan kelompok industri unggulan. Serta sejauh mana pemerintah melakukan strategi peningkatan infrastruktur dalam Pembangunan Industri Kabupaten.

"Kami juga mempertanyakan apakah Pemerintah Daerah sudah membuat inovasi atau terobosan seperti lahan yang sudah disiapkan oleh pemerintah supaya investor tidak lagi dipusingkan Mencari Lahan, melainkan hanya tinggal sewa atau beli dari pemerintah," imbuh dia. 

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…