Mentan Syahrul Imbau Kadis Pertanian se-Jatim Kejar Tanam Padi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mentan Syahrul Yasin Limpo.
Mentan Syahrul Yasin Limpo.

i

SURABAYAPAGI.COM, Ngawi - Kementerian Pertanian (Kementan) tengah berusaha mengantisipasi dampak fenomena El Nino terhadap sektor pertanian Indonesia.

Fenomena alam El Nino dapat menjadi tantangan besar dalam sektor pertanian. Pasalnya, El Nino  berdampak pada produksi pertanian dan kesejahteraan petani. Oleh sebab itu, diperlukan langkah antisipasi dan adaptasi guna memastikan petani dan stok pangan aman terkendali.

"Ancaman El Nino di depan mata mengakibatkan kekeringan yang sangat kuat, ditambah perubahan iklim, dapat mengakibatkan krisis pangan dunia. Diperkirakan puncaknya Agustus dan September," kata Mentan.

Salah satu bentuk upaya yang dilakukan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yakni mengumpulkan seluruh kepala dinas terkait provinsi Jawa Timur (Jatim) di Pendopo Wedya Graha, Kabupaten Ngawi, Senin (24/7/2023).

Didampingi Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono beserta jajarannya, Mentan mencoba mengumpulkan sumber daya yang ada untuk mengantisipasi ancaman El Nino.

Dalam kesempatan itu, Mentan menuturkan sejumlah strategi yang dilakukan jajarannya untuk mengantisipasi dampak fenomena El- Nino terhadap sektor pertanian Indonesia.

Pertama, menggencarkan Gerakan Kejar Tanam (Gertam) 1.000 hektar/kabupaten untuk meningkatkan IP dan provitas.

“Begitu panen hanya butuh waktu seminggu, keringkan dan bernafas dulu setelah itu harus langsung diintervensi jangan ada yang sampai 20 hari untuk mengejar sisa air karna yang rata - rata kita panen saat ini masih ada airnya jadi ini kita maksimalkan untuk musim tanam berikutnya,” ujarnya.

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu juga meminta agar identifikasi dan mapping lokasi yang terdampak kekeringan bisa dikelompokkan dengan cepat antara daerah hijau, kuning dan merah.

Berikutnya, percepatan ketersediaan alsintan untuk percepatan tanam. Selanjutnya, peningkatan ketersediaan air dengan membangun atau memperbaiki embung dan irigasi yang ada.

“Kita berharap dengan agenda yang cukup ketat kita lakukan pada 3 bagian wilayah yang sudah kita mapping pada setiap Provinsi dan Kabupaten, ada daerah hijau yang harus terus booster karna airnya masih cukup untuk merawat pertanian,”tuturnya.

Kemudian, zona kuning menunjukan kondisi wilayah dengan air pas pasan. Langkah yang bisa dilakukan yakni dengan cara dibendung, dimanfaatkan seefektif mungkin, serta intervensi varietas, dan mekanisasi teknologi.

Sementara untuk daerah merah, yakni daerah yang defisit air, ke depan akan ditanam komoditi lain guna memperkuat ketahanan pangan daerah tersebut.

“Daerah merah itu daerah kering, daerah yang tanpa El Nino pun memang bersoal. Oleh karena itu daerah merah ini akan kita perkuat dan hari ini ada kesepakatan kita khusus Jawa Timur akan memperkuat cadangan cadangan pangan yang harus booster sampai 100 ribu hektare,” terangnya.

Selain itu, Mentan juga mengajak seluruh Kepala Dinas Pertanian se-Jawa Timur untuk bergerak bersama mengembangkan pupuk organik dan terpusat. Serta menyiapkan lumbung pangan sampai ke tingkat desa.

Berdasarkan arahan Presiden Jokowi, Kementan akan menyiapkan lebih dari 500 ribu hektare di beberapa daerah untuk membackup dampak El Nino.

“Saat ini neraca cadangan pangan sampai dengan Desember cukup aman, sampai hari ini setiap bulannya masih ada panen Raya padi di seluruh Indonesia sekitar 800 hingga 900 ribu hektare, mudah - mudahan ini menjadi kekuatan untuk kita tetap optimis, kekeringan harus kita hadapi,” tutupnya. ngi

Berita Terbaru

Raih Kemenangan di Hari yang Fitri, Masjid An-Nur Dukuhsari Jabon Gelar Sholat Idulfitri 1447 H/2026 M Sabtu Ini

Raih Kemenangan di Hari yang Fitri, Masjid An-Nur Dukuhsari Jabon Gelar Sholat Idulfitri 1447 H/2026 M Sabtu Ini

Sabtu, 21 Mar 2026 07:49 WIB

Sabtu, 21 Mar 2026 07:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Marilah Kita Merajut Tali Persaudaraan untuk meraih kemenangan dan keberkahan di Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/tahun 2026…

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Lansia tewas  Karminem 60 warga Desa Krisik Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, di temukan tewas dalam …

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Program Mudik Gratis Angkutan Lebaran tahun 2026/1447 H yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tak…

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga di Blitar tergopoh gopoh padamkan api yang membakar sebuah Ruko milik Pasutri Adi Kurniawan dan Sri Sulastri warga Desa…

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk kembali menggelar program mudik gratis Kembali Seru Bersama (KURMA) 2026 untuk mendukung perjalanan …

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas Gresik memperingati milad ke-8 pada 19 Maret 2026 dengan mengusung tema “…