Sebabkan Jalan Rusak, Komisi C Panggil PDAM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI, Surabaya - Dampak dari pekerjaan rehabilitasi pipa PDAM diameter 600 mm sehingga menyebabkan jalan aspal rusak  dan muncul luberan lumpur dari bekas galian pipa tersebut. Karena insiden tersebut Komisi C DPRD Surabaya memanggil pihak PDAM untuk rapat dengar pendapat (RDP) Rabu (2/8) terkait permasalahan tersebut. 
 
Arif Wisnu Cahyono Direktur Utama PDAM Surya Sembada Surabaya mengatakan, kita diminta untuk kordinasi dengan Bappeda Litbang (Bappeko) terkait dengan kegiatan tahunan, "Terkait dengan perencanaan kota itu gimana?. Apakah nanti gimana project nya, apakah OPD ada pekerjaan kalau bisa dikoordinasikan atau dikerjasamakan gitu. " terang Dirut PDAM Surya Sembada Surabaya, Rabu (2/8). 
 
Wisnu sapaan akrab Dirut PDAM Surya Sembada Surabaya menambahkan, untuk pekerjaan rehabilitasi pipa PDAM tahun ini ada 18 kelurahan, untuk panjang pekerjaan 119 Km dan untuk anggaran nya sekitar Rp 146 miliar. "Untuk pekerjaan Oktober 2023 ini sudah selesai dengan progres pekerjaan saat ini sudah 60 persen, awal pekerjaan Maret 2023 dengan pelaksana pekerjaan PT Putra Petir Sulung (PPS)." tambah Wisnu. 
 
Lebih lanjut Dirut PDAM Surabaya mengatakan, memang dalam pekerjaan penanaman pipa menggunakan teknik HDD itu ada potensi-potensi hal seperti itu. Tapi itu kecil sebenarnya, karena kita sudah melakukan teknik seperti ini tahun ini sudah hampir 10 Km. 
 
"Ini yang terakhir dengan metode HDD, di titik itu memang ada titik lemah, dan untuk pipa-pipa lainnya tetap lanjut dan di titik itu kita stop. Kita lanjut di titik sebelahnya nanti tinggal di koneksi saja manual." paparnya. 
 
Diwaktu yang sama Baktiono Ketua Komisi C DPRD Surabaya mengatakan, Komisi C mengundang hearing tadi adalah terkait ada jalan rusak, ada jalan terganggu. Komisi C juga ikut bertanggungjawab dalam hal pengawasan dan koreksi. Penyebab utama adalah pemasangan jaringan pipa PDAM yaitu pipa sekunder, yaitu pemasangan ini untuk menganti pipa lama tahun 1954. 
 
"Pipa itu memang masih berfungsi sampai sekarang, tapi harus dipersiapkan pengantinya yaitu bahannya HDPE yang baru, kalau yang lama itu full steel atau baja dan itu sering terjadi korusi dari luarnya. Karena tanah di Surabaya ini mengandung garam. "terang Baktiono. 
 
Lanjut Baktiono, dari teknis pekerjaan itu sudah ada 170 meter lancar, memang ada beberapa tanah yang gerak, pas di daerah Pasar Kembang itu memang ada sedikit miss. Karena apa, itu sistem ditarik bukan digali. Saat ditarik disitu ada kontur tanah ada yang padat dan ada yang lembut, kalau di Kedungdoro kontur tanah yang digali kurang lebih 5 meter itu terdiri dari lumpur. 
 
"Maka tadi dari hasil Komisi C saya saran kan sebelum digali itu harus diukur kepadatan tanah dan juga harus dihitung volume dari pipan dan panjpanjang, paling tidak dikurangi dan disedot, sehingga kepadatan tanah tetap dan badan jalan tetap,"pungkasnya. Alq
 

Berita Terbaru

Bidik Swasti Saba Wistara 2027, Pemkab Ponorogo Perkuat Sinergi Lintas Sektor Pertajam Data 

Bidik Swasti Saba Wistara 2027, Pemkab Ponorogo Perkuat Sinergi Lintas Sektor Pertajam Data 

Senin, 28 Sep 2026 19:28 WIB

Senin, 28 Sep 2026 19:28 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Setelah 7 tahun kehilangan predikat Wistara pada penilaian Kabupaten Kota Sehat (KKS). Pemerintah Kabupaten Ponorogo tampaknya mulai…

Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

Senin, 28 Sep 2026 18:04 WIB

Senin, 28 Sep 2026 18:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjadi salah satu pemerintah daerah yang turut bekerja keras mengawal, dan dianggap berjasa dalam memajukan ekonomi syariah di…

Pagar Mall dan SLF Disorot, DPRD Desak Audit Fisik Bangunan di Surabaya

Pagar Mall dan SLF Disorot, DPRD Desak Audit Fisik Bangunan di Surabaya

Senin, 28 Sep 2026 18:01 WIB

Senin, 28 Sep 2026 18:01 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Isu Sesar Surabaya dan Sesar Waru yang kembali menjadi perhatian publik mendapat respons dari DPRD Kota Surabaya. Di tengah…

RPH Surabaya Pastikan Daging ASUH, Masyarakat Bisa Beli di Pasar Arimbi dan Lapak Mitra

RPH Surabaya Pastikan Daging ASUH, Masyarakat Bisa Beli di Pasar Arimbi dan Lapak Mitra

Senin, 28 Sep 2026 17:59 WIB

Senin, 28 Sep 2026 17:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda mengajak masyarakat lebih selektif dalam…

Genjot Pajak Daerah, 105 Tapping Box Dipasang di Hotel dan Restoran Kota Mojokerto

Genjot Pajak Daerah, 105 Tapping Box Dipasang di Hotel dan Restoran Kota Mojokerto

Senin, 28 Sep 2026 17:58 WIB

Senin, 28 Sep 2026 17:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Mojokerto memasang 105 unit alat tapping box di sejumlah hotel dan …

Puluhan Massa Desak Kejari Kota Kediri Usut Dugaan Jual Beli Kios dan Mangkraknya Alun-Alun

Puluhan Massa Desak Kejari Kota Kediri Usut Dugaan Jual Beli Kios dan Mangkraknya Alun-Alun

Senin, 28 Sep 2026 17:29 WIB

Senin, 28 Sep 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Kota Kediri menggelar aksi damai di depan Kejaksaan Negeri (Kejari)…