KUR Syariah Pegadaian Bantu 300 Pelaku UMKM Naik Kelas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYA PAGI, Surabaya-PT Pegadaian Syariah memiliki target sebesar Rp. 2,2 triliun untuk skema super mikro kepada 300 ribu nasabah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diberikan pembiayaan modal melalui program KUR (Kredit Usaha Rakyat) syariah dengan bantuan modal usaha tanpa jaminan aset.

KUR syariah pegadaian merupakan fasilitas pembiayaan untuk masyarakat yang memiliki usaha produktif untuk pengembangan usahanya dalam jangka waktu tertentu.

Elvi Rofiqotul Hidayah selaku direktur pemasaran dan pengembangan produk pegadaian mengatakan bantuan modal usaha tersebut diperuntukkan UMKM seluruh kategori tidak hanya satu sisi saja. "Misal di pengolahan makanan, minuman, fashion dan kriya. Kami fokus ke situ dan sesuai yang mereka butuhkan,” katanya pada Jumat (11/08/2023).

Beni Martina Maulana selaku kepala divisi unit usaha syariah pegadaian menjelaskan dalam program bantuan KUR syariah pegadaian memilki target sebesar Rp. 2,2 triliun untuk skema super mikro kepada 300 ribu nasabah pelaku UMKM.

"Sampai saat ini sudah mencapai Rp.1,6 triliun atau sekitar 63 persen bantuan modal yang kita salurkan. Target kita sampai akhir tahun ini sebesar Rp. 2,2 triliun. Sudah selesai bantuan modal kepada 300 ribu nasabah UMKM, dengan target realisasi Rp.350 milliar untuk UMKM naik kelas," ujarnya.

Plafon pinjaman KUR syariah ditawarkan mulai Rp.1 juta sampai Rp.10 juta kepada setiap nasabah ditambah dengan biaya Mu'nah 3 persen pertahun,"jelasnya.

Beni juga menjelaskan pemberian modal usaha kepada UMKM tidak hanya berupa pembiayaan finansial tapi juga divisualisasikan berupa gerobak dan tenda usaha, sehingga dapat membantu pelaku pemula UMKM untuk memulai usahanya.

"Saat ini di Surabaya sudah ada sekitar 10 gerobak dan 10 tenda, kalau bagus kami tambah dan didampingi dari KUR sehingga dari sisi aset bisa di karyakan," jelasnya Pembiayaan program KUR Syariah disalurkan PT Pegadaian Syariah kepada pelaku UMKM terutama pemula. Tujuannya membantu para pelaku usaha mengembangkan bisnisnya dari tahap awal hingga naik kelas.

"Jadi program KUR Syariah dengan skema super mikro maka kami diberikan kewajiban untuk melakukan pendampingan, tidak hanya menerima satu pembiayaan, tapi kami ingin ada graduasi naik kelas,"tambahnya.

Dalam pendampingan nantinya pelaku UMKM akan diajak belajar mulai dari strategi marketing, skema usaha, hingga jaringan distribusinya. Jadi dapatnya lebih gede dan naik kelas dari super mikro menjadi skema mikro.

Tidak perlu khawatir, KUR Syariah tidak menyasar kepada para pelaku UMKM secara khusus. Seluruh pengusaha dapat mengajukan modal pembiayaan jika telah memenuhi syarat dan ketentuan.

"Tidak tebang pilih, siapapun secara kriteria itu memenuhi syarat, kami berikan dalam melakukan pendampingan, program tersebut sesuai Permenko yang kami lakukan bersama dengan keuangan syariah lainnya," pungkasnya.by

Berita Terbaru

Warung Oregano Padukan Steak Terjangkau dan Teaching Factory di Kota Madiun

Warung Oregano Padukan Steak Terjangkau dan Teaching Factory di Kota Madiun

Jumat, 03 Jul 2026 19:32 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 19:32 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Di tengah menjamurnya bisnis kuliner di Kota Madiun, Warung Oregano hadir dengan konsep berbeda. Usaha UMKM ini mencoba mematahkan a…

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat

Jumat, 03 Jul 2026 18:48 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 18:48 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) Triwulan III (periode J…

Ekspor Jatim Turun 2,92 Persen, Impor Melesat 14,36 Persen hingga Mei 2026

Ekspor Jatim Turun 2,92 Persen, Impor Melesat 14,36 Persen hingga Mei 2026

Jumat, 03 Jul 2026 17:30 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 17:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Ekspor Jawa Timur masih menghadapi tekanan hingga Mei 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat nilai ekspor sepanjang…

BPS Jatim: Inflasi Juni 2026 Naik 0,30 Persen, Dipicu Bensin dan Tiket Pesawat

BPS Jatim: Inflasi Juni 2026 Naik 0,30 Persen, Dipicu Bensin dan Tiket Pesawat

Jumat, 03 Jul 2026 17:26 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 17:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Pada Juni 2026, Provinsi Jawa Timur kembali mencatat inflasi. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat inflasi secara bulanan…

Cek Komposisi Sebelum Memilih, Ini yang Perlu Diperhatikan Orang Tua Selain Informasi Nilai Gizi

Cek Komposisi Sebelum Memilih, Ini yang Perlu Diperhatikan Orang Tua Selain Informasi Nilai Gizi

Jumat, 03 Jul 2026 17:18 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 17:18 WIB

SurabayaPagi, Jakarta — Di tengah banyaknya pilihan produk nutrisi anak, kebiasaan membaca komposisi menjadi semakin penting agar orang tua tidak hanya m…

Industri Percetakan Jatim Tumbuh, SPE 2026 Bidik 15 Ribu Pengunjung dan Akselerasi Teknologi

Industri Percetakan Jatim Tumbuh, SPE 2026 Bidik 15 Ribu Pengunjung dan Akselerasi Teknologi

Jumat, 03 Jul 2026 17:15 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 17:15 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Industri percetakan di Jawa Timur menunjukkan tren pertumbuhan seiring ekspansi sektor manufaktur, industri kemasan, serta ekonomi k…