Pertamina Gelar Tukar Tambah Elpiji 3 Kg ke Bright Gas di Madiun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto ilustrasi. Foto: Pertamina.
Foto ilustrasi. Foto: Pertamina.

i

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - PT Pertamina menggelar program tukar tambah tabung elpiji subsidi 3 kilogram (kg) ke tabung bright gas non subsidi ukuran 5,5 kg dan 12 kg di pasar minggu di Taman Bantaran Kota Madiun pada Minggu (13/8/2023).

Pertamina menyebut, hal ini bertujuan untuk menjaga penggunaan gas elpiji bersubsidi agar tepat sasaran.

"Dalam program penukaran ini, tabung elpiji 3 kg bisa ditukar dengan tabung Bright Gas yang berwarna merah muda dengan membayar sejumlah uang lebih murah," kata Sales Branch Manager Pertamina Rayon VI Kediri, Muhammad Salman Al Farisy saat kegiatan penukaran, Minggu (13/8/2023).

Salman menjelaskan, ada dua mekanisme penukaran tabung subsidi dengan bright gas. Pertama, dua tabung elpiji 3 kg kosong bisa ditukarkan dengan satu tabung bright gas isi 5,5 kg dengan tambahan pembayaran sebesar Rp80.000.

Kedua, satu tabung elpiji 3 kg bisa ditukarkan dengan satu tabung bright gas isi 5,5 kg dengan tambahan pembayaran sebesar Rp180.000.

Selain itu, dua tabung elpiji 3 kg kosong bisa ditukarkan dengan satu tabung bright gas isi 12 kg dengan tambahan pembayaran sebesar Rp 275 ribu. Ataupun, satu tabung elpiji 3 kg kosong bisa ditukarkan dengan satu tabung bright gas isi 12 kg dengan tambahan pembayaran sebesar Rp 360 ribu.

Adapun untuk harga awal tabung dengan isi elpiji 5,5 kg mencapai Rp 327 ribu dan isi ulang mencapai Rp 96 ribu per tabung. Sedangkan harga awal tabung dengan isi elpiji 12 kg mencapai Rp 555 ribu dan isi ulang mencapai Rp 204 ribu per tabung.

Ia menuturkan, program penukaran ini dilakukan karena banyak ditemukan penyalahgunaan elpiji bersubsidi di tingkat konsumen sehingga diduga mempengaruhi ketersediaannya di pasaran. Elpiji bersubsidi hanya boleh digunakan untuk masyarakat miskin, petani, nelayan, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Oleh sebab itu, Pertamina mendorong agar warga yang mampu, seperti aparatur sipil negara (ASN) dan pelaku sektor usaha riil seperti kafe, restoran, hotel, peternakan, hingga tempat-tempat usaha jasa pencucian baju untuk menggunakan bahan bakar elpiji nonsubsidi.

Salman mengklaim Bright Gas lebih aman dan irit jika dibandingkan dengan elpiji subsidi 3 kg. Hal itu karena tabung Bright Gas menggunakan teknologi katup ganda yang mencegah kebocoran. Selain itu, ada segel hologram yang paten dan tidak bisa dipalsukan ataupun dioplos.

Lebih lanjut, ia menambahkan, promosi penukaran tersebut akan terus berlaku, untuk mendukung kebijakan pemerintah supaya program subsidi tepat sasaran. Pertamina juga bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat melakukan sidak penggunaan elpiji subsidi sesuai peruntukan.

Sebagai informasi, jumlah penggunaan elpiji non-subsidi atau bright gas di Kota Madiun baik ukuran 5,5 kilogram maupun 12 kilogram mencapai 1.200 tabung per bulan.

Sesuai data, jumlah penggunaan elpiji non-subsidi atau Bright Gas di Kota Madiun baik ukuran 5,5 kilogram maupun 12 kilogram mencapai 1.200 tabung per bulan. ma-01/cha

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…