2 Emak-emak di Mojokerto, Tipu Bisnis Kosmetik Rp 3,7 M

author surabayapagi.com

- Pewarta

Selasa, 15 Agu 2023 09:51 WIB

2 Emak-emak di Mojokerto, Tipu Bisnis Kosmetik Rp 3,7 M

i

Dua emak-emak, Melania dan Sulistyani saat ditangkap di Polres Mojokerto. SP/Dwy

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Investasi bodong yang diotaki 2 emak-emak di Mojokerto berhasil menipu 82 korban dengan total kerugian Rp 3,7 miliar, Senin (14/8/2023) akhirnya ditangkap.

Dua emak-emak itu adalah Melania Widiastuti (28), warga Ngoro Mojokerto, dan Sulistyani (30), warga Pilangkenceng, Madiun. Kini, mereka berdua harus mendekam di tahanan Polres Mojokerto.

Baca Juga: Kasus Pengerusakan Genbok Rantai Truk Tangki Tetes PT SGH Masuk Meja Hijau

Waka Polres Mojokerto Kompol Afner Pangaribuan mengatakan investasi bodong ini diotaki 2 perempuan dengan modus menawarkan bisnis dagang kosmetik.

"Modusnya pelaku menawarkan investasi bisnis dagang kosmetik kepada para korban dengan keuntungan 10-25 persen dalam 2 minggu," kata Afner ketika jumpa pers di Mapolres Mojokerto, Senin (14/8/2023).

Penipuan berkedok investasi dagang kosmetik ini, lanjut Afner, dijalankan Melania sejak Oktober 2022. Ibu anak 1 ini berhasil memperdaya 82 korban yang sebagian besar warga Kabupaten dan Kota Mojokerto.

Sedangkan para korban lainnya berasal dari Kalimantan, Jakarta, Tangerang, Jepara, Semarang, Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Malang, Madiun, Nganjuk, Kediri dan Blitar.

"Total kerugian para korban Rp 3,7 miliar," terangnya.

Baca Juga: 2.568 Lampion Balon Bakal Meriahkan Perayaan Waisak di Alun-Alun Kota Mojokerto

Namun, sejauh ini baru 5 korban yang melapor ke Polres Mojokerto. Total kerugian kelima korban Rp 1.063.530.000. Afner mengimbau korban lainnya segera melapor.

"Kami imbau masyarakat yang merasa menjadi korban agar melaporkan ke Satreskrim Polres Mojokerto dengan membawa bukti," jelasnya.

Kepada penyidik, Melania mengaku menghabiskan uang para korban untuk kebutuhan pribadinya. Sebagian lainnya ia investasikan kepada Sulistyani. Oleh sebab itu, Sulistyani juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Baca Juga: Isu Trans Jatim Koridor IV Batal, Trayek DAMRI Rute Lamoker Bakal Dihidupkan

"Masih kami dalami, pengembangan karena ada kemungkinan mengarah ke situ (tindak pidana pencucian uang/TPPU)," tegas Afner.

Polisi juga menyita uang dan barang hasil penipuan dari tangan Melania. Antara lain berupa mobil Mitsubishi Pajero Dakkar nopol S 64 NBI, Truk Colt Diesel Canter tahun 2022, sepeda motor Vespa nopol S 6444 NBI, sepeda motor Kawasaki Ninja S 4536 QV, 1 Iphone 14 Pro Max, serta uang tunai Rp 20 juta.

"Kedua tersangka kami kenakan pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP junto pasal 55 KUHP. Ancaman hukumannya maksimal 4 tahun penjara," tandasnya. dwy/ham

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU