2 Emak-emak di Mojokerto, Tipu Bisnis Kosmetik Rp 3,7 M

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dua emak-emak, Melania dan Sulistyani saat ditangkap di Polres Mojokerto. SP/Dwy
Dua emak-emak, Melania dan Sulistyani saat ditangkap di Polres Mojokerto. SP/Dwy

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Investasi bodong yang diotaki 2 emak-emak di Mojokerto berhasil menipu 82 korban dengan total kerugian Rp 3,7 miliar, Senin (14/8/2023) akhirnya ditangkap.

Dua emak-emak itu adalah Melania Widiastuti (28), warga Ngoro Mojokerto, dan Sulistyani (30), warga Pilangkenceng, Madiun. Kini, mereka berdua harus mendekam di tahanan Polres Mojokerto.

Waka Polres Mojokerto Kompol Afner Pangaribuan mengatakan investasi bodong ini diotaki 2 perempuan dengan modus menawarkan bisnis dagang kosmetik.

"Modusnya pelaku menawarkan investasi bisnis dagang kosmetik kepada para korban dengan keuntungan 10-25 persen dalam 2 minggu," kata Afner ketika jumpa pers di Mapolres Mojokerto, Senin (14/8/2023).

Penipuan berkedok investasi dagang kosmetik ini, lanjut Afner, dijalankan Melania sejak Oktober 2022. Ibu anak 1 ini berhasil memperdaya 82 korban yang sebagian besar warga Kabupaten dan Kota Mojokerto.

Sedangkan para korban lainnya berasal dari Kalimantan, Jakarta, Tangerang, Jepara, Semarang, Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Malang, Madiun, Nganjuk, Kediri dan Blitar.

"Total kerugian para korban Rp 3,7 miliar," terangnya.

Namun, sejauh ini baru 5 korban yang melapor ke Polres Mojokerto. Total kerugian kelima korban Rp 1.063.530.000. Afner mengimbau korban lainnya segera melapor.

"Kami imbau masyarakat yang merasa menjadi korban agar melaporkan ke Satreskrim Polres Mojokerto dengan membawa bukti," jelasnya.

Kepada penyidik, Melania mengaku menghabiskan uang para korban untuk kebutuhan pribadinya. Sebagian lainnya ia investasikan kepada Sulistyani. Oleh sebab itu, Sulistyani juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

"Masih kami dalami, pengembangan karena ada kemungkinan mengarah ke situ (tindak pidana pencucian uang/TPPU)," tegas Afner.

Polisi juga menyita uang dan barang hasil penipuan dari tangan Melania. Antara lain berupa mobil Mitsubishi Pajero Dakkar nopol S 64 NBI, Truk Colt Diesel Canter tahun 2022, sepeda motor Vespa nopol S 6444 NBI, sepeda motor Kawasaki Ninja S 4536 QV, 1 Iphone 14 Pro Max, serta uang tunai Rp 20 juta.

"Kedua tersangka kami kenakan pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP junto pasal 55 KUHP. Ancaman hukumannya maksimal 4 tahun penjara," tandasnya. dwy/ham

Berita Terbaru

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

SurabayaPagi, Situbondo — Komitmen PLN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang aman dan andal, tetapi j…

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — BPJS Kesehatan memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan Pemkab Jember yang memadukan program jaminan kesehatan nasional dengan …

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, meluncurkan Mobil Cinta untuk mengantar pasien kurang mampu pulang secara gratis setelah…

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya- Pasar elektronik rumah tangga di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran penguatan bisnis Haier dan AQUA. Untuk mendekatkan diri dengan…

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Kamis (8/10/2026). Kali i…

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka perbaikan ruas jalan Rowokangkung-Kalipepe sepanjang kurang lebih 6 kilometer, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang…