Warning Bupati Sumenep, Pelaku dan Korban Perselingkuhan ASN Harus Segera Hengkang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kiri Moh. Ali dan Kabag Hukum Setda Kab. Sumenep, Hizbul Wathan SH, MH, di halaman Gedung Pemkab Sumenep. SP/Ainur Rahman
Kiri Moh. Ali dan Kabag Hukum Setda Kab. Sumenep, Hizbul Wathan SH, MH, di halaman Gedung Pemkab Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - pernyataan Bupati, tentang kasus Perselingkuhan ASN di Kab. Sumenep, sudah mulai ada titik terang, sanksi berat akan diberikan kepada pelaku pezinahan tersebut.

Aktivis dan pegiat sosial di Kabupaten sumenep, Moh. Ali, saat menemui Kabag Hukum Sumenep, menekan agar apa yang disampaikan oleh Bupati terkait ASN yang diketahui berselingkuh harus diberhentikan sesuai dengan undang-undang hukum ASN.

"Sebatas mempertegas saja, jika ASN yang diketahui berselingkuh harus diberhentikan, terus bagaimana dengan korban yang ditengarai berselingkuh tetapi belum terungkap siapa pelakunya"

Jadi kata Ali, modus perselingkuhan itu adalah aib keluarga, namun bisa terlihat dari manajemen konflik keluarga yang dipicu oleh perselingkuhan dan berakhir pada perceraian.

"Seperti banyaknya pelaporan ASN ke Inspektorat terkait perselingkuhan ASN, namun laporan itu terkadang selesai dengan tanpa adanya persoalan di internal ASN, padahal itu penyakit yang berdampak kepada Bupati Sumenep"

Kita sudah dari awal mengungkap persoalan perselingkuhan ASN di lingkungan Pemerintahan Bupati Ahmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH yang mencederai umat Islam di Sumenep 

"Sejak viral pemberitaan lewat medsos perihal perselingkuhan ASN dan desakan aktivis ke Irban III inspektorat berikut ke Bupati Sumenep, untuk bisa mengungkap siapa pelaku dari perselingkuhan yang berakibat perceraian suami istri sah tersebut".

Saat ini kita menunggu, kapan Bupati Sumenep mengeluarkan sanksi terhadap pelaku dan korban ASN yang sudah jelas berselingkuh dan viral di medsos. Pungkasnya

Sementara, Kabag Hukum Pemkab Sumenep, Hizbul Wathan SH, MH, mengaku sudah melakukan rapat koordinasi yang disebut  Tim saksi berat. Katanya kemarin.

"Kemarin kita sudah melakukan rapat koordinasi dengan mendatangkan para saksi berat, saksi berat itu terdiri dari  Inspektorat, BKPSDM dan Kabag Hukum"

Kita menginginkan jalan yang terbaik, kita tinggal menunggu akhir ceritanya. Pungkasnya. Ar

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…