Seorang Ibu Muda Gelapkan Bisnis Kosmetik Rp 941 Juta Demi Hidup Glamour

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaku SDP (19), kasus penggelapan distribusi kosmetik saat diamankan pihak kepolisian. SP/ LMP
Pelaku SDP (19), kasus penggelapan distribusi kosmetik saat diamankan pihak kepolisian. SP/ LMP

i

SURABAYAPAGI.com, Lampung - Kepolisian Pesawaran Lampung berhasil meringkus pelaku penipuan distribusi kosmetik yang rugikan customer hingga Rp 941 juta dengan menjual ribuan paket kosmetik tersebut di bawah harga pasar. 

Pelaku penggelapan distribusi kosmetik tersebut merupakan seorang ibu muda berinisial SDP (19). Pelaku berhasil ditangkap saat berusaha kabur di Jember, Jawa Timur.

"Kita terus dalami untuk melihat apakah ada pelaku lain," kata Kapolres Pesawaran, AKBP Maya H Hitijahubessy.

Kapolres Maya mengatakan, harga jual dua kosmetik itu Rp 240.000 per paket. Namun oleh tersangka dijual Rp 150.000 per paket ke beberapa outlet di empat kabupaten/kota. 

"Total kosmetik yang telah dijual oleh tersangka mencapai 1.800 paket," kata Maya.

Rinciannya, Kota Metro 400 paket dengan total Rp 60 juta, Lampung Timur 800 paket senilai Rp 120 juta. Pringsewu 425 paket senilai Rp 63,7 juta, Bandar Lampung dan Lampung Selatan masing-masing sebanyak 100 paket (Rp 15 juta). 

Diketahui, penipuan ini berawal saat korban diajak berbisnis oleh pelaku. Ketika itu pelaku mengutarakan hendak menjadi distributor produk kosmetik Amel Beauty Salon dan Glamshine yang dijual korban.

Namun uang hasil penjualan kosmetik itu tidak disetorkan kepada pemilik, Apriyana Amelia dan dihabiskan untuk membeli barang bermerek.

"Pelaku dengan korban ini saling mengenal, awalnya korban percaya dengan pelaku karena pelaku berhasil meyakinkan korban bisa menjual alat kosmetik yang diambil oleh korban," tutur Kapolres Maya, Minggu (20/08/2023).

Kemudian dalam perjalanannya, pelaku kerap mengambil beberapa alat kosmetik dalam jumlah besar hingga mencapai Rp 941 juta.

"Karena sudah saling kenal, akhirnya korban ini percaya dan terus mengambil beberapa ribu eksemplar alat kecantikan hingga terakhir dia mengambil alat kecantikan serta 7 unit handphone. Namun setelah itu pelaku pembayaran menjadi macet dan akhirnya pelaku melarikan diri.

Sementara ditanya alasan penggelapan tersebut, pelaku justru mengaku menggunakan uang hasil penjualan untuk memenuhi gaya hidupnya yang glamour dengan membeli barang mewah seperti smartphone bermerk, perhiasan, dan gitar. 

"Tersangka menggunakan uang hasil penjualan membeli barang mewah," kata Maya. 

Kini akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 372 dan atau Pasal 378 KUHPidana tentang penipuan dan penggelapan dengan masa hukum kurang lebih 4 tahun penjara. lmp-01/dsy

Berita Terbaru

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

BPKH menghadapi tantangan menjaga keamanan dan keberlanjutan dana, sementara nilai manfaat membantu membiayai haji dan memunculkan pertanyaan tentang hak jemaah…

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…