Penduduk Kampung Seng di Surabaya segera Meninggalkan Tempat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
H. Mohammad Siddik, SH, MH pengacara muda asal Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman
H. Mohammad Siddik, SH, MH pengacara muda asal Kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - H. Mohammad Siddik, SH, MH, pengacara asal sumenep yang mendapat kuasa dari Abdurrahman Wahdhim Basyarahil, pewaris kekayaan dari Sech Abdullah Wahdim Basyarahil.

Kepada Surabaya Pagi, Siddik sapaan akrabnya, meminta agar penduduk Kampung seng di Surabaya untuk meninggalkan tempat sebelum dilakukan eksekusi paksa, karena kita sudah memiliki surat-surat asli berdasarkan dokumen yang sah. Katanya

Menurutnya, persoalan pelik dengan perkara hukum yang moderat ini harus diselesaikan meski mengundang pro dan kontra di beberapa kalangan, sebab melakukan eksekusi itu tidaklah mudah harus menempuh jalur hukum. Tegasnya

"Nah, persoalan terkait tanah asset kekayaan Sech. Abdullah Wahdhim Basyarahil yang terletak dikampung Seng Surabaya seluas kurang lebih 12. 140 Meter persegi, dengan kependudukan 82 keluarga dari RT01 sampai RT 04 adalah asset peninggalannya"

Namun asset kepemilikan tersebut telah dipalsukan datanya oleh oknum kepemilikan yang keberadaanya diperkuat berdasarkan penetapan pengadilan negeri Surabaya dengan nomor : 3106/Pdt.P/PN. Surabaya tanggal 07Mei 2013.

"Berdasarkan surat wasiat dari Sech. Abdullah Wahdim Basyarahil Kepada Abdurrahman Wahdim Basyarahil menguatkan kepada saya untuk melakukan eksekusi"

Makanya, setelah surat kuasa diberikan kepada saya selaku pengacaranya, mewarning kepada penduduk seng di Surabaya untuk segera meninggalkan lokasi yang saat ini masih di soal.

"Saya hanya mewarning agar penduduk kampung seng di Surabaya segera meninggalkan tempat berdasarkan surat eksekusi yang saat ini saya pegang"

Untuk diketahui, kata Siddik Kekayaan Sech Ahmad Abdullah Wachdim Basyarahil, itu memiliki banyak asset tanah di Singapura di Surabaya dan di Pamekasan.

"Kita akan ambil asset itu berdasarkan surat-surat yang sudah saya pegang, berikut bukti-bukti kepemilikan tanah hak sesuai dengan sertifikat dan penunjukannya, sesuai dengan kepemilikan hak atas klain saya saat ini"

Dan saya akan usut terus pelaku yang telah membuat kesaksian palsu sehingga dapat menzalimi klain saya yakni Abdurrahman Wahdim Basyarahil, padahal surat wasiat itu jelas kepada cucunya sebagai ahli waris yang berwenang mengelola keberlangsungan hak harta peninggalannya.

"Jadi, orang yang berperan dibalik layar sampai kepada pemalsuan data sampai terbitnya sertifikat tanah palsu, akan kita tangkap sampai kepada kroni-kroninya, karena ini jelas kejahatan"

Makanya saya akan giring persoalan ini ke ranah hukum untuk dapat mengungkap kebenaran fakta dan menangkap pelaku kejahatan yang dapat merugikan terhadap klien saya. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Trotoar RSUD Caruban Semrawut, Akses Pejalan Kaki dan Pasien Terganggu

Trotoar RSUD Caruban Semrawut, Akses Pejalan Kaki dan Pasien Terganggu

Rabu, 04 Feb 2026 14:50 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun — Ruang publik di sekitar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban, Kabupaten Madiun, berubah semrawut. Trotoar yang semestinya menjadi h…

Musda X FSP KEP SPSI Jatim Dorong Hubungan Industrial Adaptif dan Berkeadilan

Musda X FSP KEP SPSI Jatim Dorong Hubungan Industrial Adaptif dan Berkeadilan

Rabu, 04 Feb 2026 14:44 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan SPSI (FSP KEP SPSI) Jawa Timur menekankan pentingnya hubungan industrial yang …

Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Rabu, 04 Feb 2026 14:43 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:43 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Kota Mojokerto terpilih sebagai salah satu daerah pilot project Digitalisasi Bantuan Sosial. Secara nasional, terdapat 41 daerah…

Susur Sungai Ngotok Hadir di TBM, Tambah Destinasi Wisata Baru di Kota Mojokerto

Susur Sungai Ngotok Hadir di TBM, Tambah Destinasi Wisata Baru di Kota Mojokerto

Rabu, 04 Feb 2026 14:42 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Kota Mojokerto kembali menghadirkan destinasi wisata baru melalui wisata susur Sungai Ngotok di kawasan Taman Bahari Mojopahit…

iSTTS Bekali Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Etika AI Lewat Bootcamp Intensif

iSTTS Bekali Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Etika AI Lewat Bootcamp Intensif

Rabu, 04 Feb 2026 13:42 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 13:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (Institut STTS) memfasilitasi puluhan jurnalis dari Surabaya dan Sidoarjo dalam Bootcamp…

Awal 2026, Disnak Tulungagung identifikasi 59 Ekor Ternak Terjangkit PMK

Awal 2026, Disnak Tulungagung identifikasi 59 Ekor Ternak Terjangkit PMK

Rabu, 04 Feb 2026 12:04 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 12:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pada awal 2026, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mengidentifikasi kasus…