Masriah Berulah Lagi, Ogah Mediasi dan Halangi Renovasi Rumah Wiwik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Masriah saat bebas dari penjara kini mulai berulah kembali, Minggu (27/08/2023). SP/ SDA
Masriah saat bebas dari penjara kini mulai berulah kembali, Minggu (27/08/2023). SP/ SDA

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Emak-emak asal Sidoarjo yang sempat viral bernama Masriah lantaran menyiram tinja di rumah tetangganya, kini tak kapok-kapok dan malah berulah lagi. Kali ini dia diduga halangi renovasi rumah Wiwik Winarti.

Tidak hanya itu, sebelumnya Masriah juga dianggap tidak beriktikad ingin damai saat Bupati Sidoarjo berupaya memediasi dirinya dengan Wiwik di Balai Desa Jogosatru, Sukodono.

Bahkan salah satu tetangganya, Lilik Samroatul, warga Desa Jogosatru memandang sikap Masriah sudah sangat keterlaluan. Tidak mencerminkan perubahan ke arah yang lebih baik.

"Padahal pernah dipenjara di Lapas, kenapa masih berbuat kurang baik ke tetangganya sendiri? Wis angel tenan wong iki," kata Lilik.

Dia juga menyoroti upaya Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali yang menyempatkan diri memediasi Masriah dengan Wiwik pada Selasa (15/08/2023). Tapi Masriah malah tidak hadir.

"Dengan etika seperti itu warga desa saat ini malah tidak empati terhadap Masriah. Padahal yang datang itu bupati, yang mau membantu menyelesaikan perselisihan mereka. Malah kabur, kan aneh," tandas Lilik, Minggu (27/08/2023).

Hal tersebut dilakukannya setelah Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor membantu renovasi rumah Wiwik Winarti, tetangga Masriah yang jadi korban penyiraman air kencing dan tinja. 

Mengetahui bantuan itu, Masriah diduga sengaja menyemen permanen 2 batu besar di depan pagar rumahnya. Padahal jalan di depan rumah Masriah itu satu-satunya akses lebar untuk mobil bisa masuk.

Akibatnya, pikap pembawa material untuk renovasi rumah Wiwik tidak bisa lewat. Para pekerja bangunan itu terpaksa membawa material itu dengan gerobak.

Kerabat Masriah bernama Suwarsih (59) mengaku dirinya tahu sendiri proses pemasangan batu itu. Dia bilang, Masriah menyuruh seseorang menyemen 2 buah batu itu.

Namun, dua batu besar yang disemen itu justru menjadi senjata makan tuan bagi Masriah. Kedua batu besar itu justru membuat mobil Masriah kesulitan masuk ke garasi rumah.

Tidak hanya itu, Suwarsih mengaku dia sendiri mendengar suara gaduh saat mobil Masriah mau masuk ke dalam garasi rumahnya. Saat dia keluar rumah untuk melihat apa yang terjadi, ternyata bodi mobil Masriah membentur batu besar itu.

"Saya nggak tahu posisi mobil Masriah tadinya kayak gimana. Kemarin itu mobil Masriah saat mau masuk rumah, bodinya nabrak batu itu. Ya akhirnya 2 batu itu dibongkar," kata Suwarsih.

Kini, kedua batu yang ditempatkan di depan rumah Masriah secara permanen sudah dipinggirkan. Sebelumnya, 2 batu besar itu disemen permanen menjorok ke jalan gang padahal tidak ada fungsinya. sda-01/dsy

Berita Terbaru

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kemampuan literasi anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi tidak lagi s…

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Puluhan warga Lingkungan Trunodangsan, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, menyegel sebuah outlet yang diduga menjual m…

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kendal Tornado FC langsung memasang target tinggi pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Tim asal Kendal tersebut m…

Dukung Kebijakan Ning Ita, Plt Camat Kranggan Siap Aktifkan Siskamling dan Poskamling

Dukung Kebijakan Ning Ita, Plt Camat Kranggan Siap Aktifkan Siskamling dan Poskamling

Jumat, 11 Sep 2026 10:21 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 10:21 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Perangkat RT/RW seluruh Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto diimbau untuk mendukung pengaktifan sistem keamanan lingkungan …