Dicurigai Agen Intelijen, Aktivis Perempuan di Papua dibunuh TPNPB-OPM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Michelle Kurisi Aktivis Perempuan di Papua
Michelle Kurisi Aktivis Perempuan di Papua

i

Surabayapagi.com, Jayawijaya - Diduga sebagai agen intelijen, seorang aktivis perempuan Papua bernama Michelle Kurisi ditembak mati oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM). 

Ignatius Benny Ady Prabowo selaku Kabid Humas Polda Papua, Kombes polisi, Mengatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan investigasi dan pendalaman terkait kebenaran dari kasus ini. Pihak kepolisian juga menerangkan bahwa jasad korban saat ini belum ditemukan.

Michelle Kurisi sendiri merupakan seorang aktivis sosial dan banyak dikenal oleh masyarakat sekitar karena kepeduliannya terhadap masyarakat dan anak-anak di pelosok papua.

Pembunuhan ini terjadi setelah dia diinterogasi terkait tujuannya dalam perjalanan ke Kwijawagi. Dimana ia bermaksud untuk mengumpulkan data pengungsi. 

“Pembunuhan ini terjadi setelah dia diinterogasi mengenai tujuannya dalam perjalanan menuju ke Kwijawagi, dimana dia bermaksud mengumpulkan data tentang pengungsi perang masyarakat Nduga,” ungkap Benny dalam keterangan tertulis (30/08/2023).

Pihak TPNPB-OPM mengklaim telah menembak mati seorang aktivis perempuan papua bernama Michelle Kurisi yang disebut sebagai “agen intelijen”.

Sebby Sambom, Juru bicara TPNPB-OPM menegaskan bahwa pihaknya memiliki bukti kuat Michelle Kurisi sebagai intel yang mengirim data dan informasi mengenai keberadaan kelompok itu dan memberikannya kepada pihak polisi.

“Kita punya bukti-bukti semua jelas. Bisa lihat foto yang terpaut dan lain-lain, dia itu bagian dari BIN. Kami sudah identifikasi bukan baru," kata Sebby.

"Semua orang Papua tahu, jadi semua itu kami punya catatan-catatan, siapa yang menjadi anggota- siapapun itu kami siap tembak mati,“ lanjutnya

Sebby Sambom juga mengaku bertanggung jawab atas kematian Michelle Kurisi pada Selasa (29/08/2023).

Ia mengatakan bahwa TPNPB-OPM percaya Michelle merupakan seorang pembela NKRI yang selama ini mengumpulkan data untuk diberikan kepada pihak TNI-Polri. Dugaan ini semakin kuat karena adanya kedekatan antara Michelle dengan mantan Kapolda yang sekarang menjabat sebagai Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw. 

“Ibu [Michelle] ini menyamar masuk untuk mengambil data, tempat tinggal lain-lain, supaya tentara bisa operasi senyap untuk bunuh macam itu dia lakukan. Semua data di tangan TPNPB,” kata Sebby.

Theo Hesegem selaku pegiat HAM, mengatakan bahwa jika merasa curiga pihak TPNPB-OPM bisa mengusir pihak yang dicurigai dari wilayah tersebut. Tidak bisa sewenang-wenang merampas nyawa warga tersebut.

“Kalau ada kecurigaan seperti itu, yang pertama mereka melakukan penyitaan data. Data kecurigaan itu. Dan kemudian mereka kasih peringatan supaya tidak boleh datang di daerah itu.

“Jadi tidak bisa main eksekusi. Kalau mereka punya dugaan itu mereka harus membuktikan dengan fakta,“ ungkap Theo. 

Lebih lanjut, ia mengatakan pemerintah pusat harus mengambil langkah untuk berdialog duduk sama-sama dengan TPNPB-OPM. Karena kalau tidak, korban-korban akan terus berjatuhan. ppa-01/Acl

Berita Terbaru

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tak kurang waktu dari 24 Jam, Unit PPA Sat.Reskrim Polres Blitar Kota bersama dengan Polsek Srengat berhasil mengungkap pelaku…

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto, – Mantan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., berpamitan kepada wartawan yang tergabung da…

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Harapan Nur Fadillah untuk memiliki rumah yang layak huni mulai menemukan titik terang. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai p…

Masjid Al-Millah Sidoarjo Menyalakan Obor Festival Dakwah 2 Non-Stop 24 Jam

Masjid Al-Millah Sidoarjo Menyalakan Obor Festival Dakwah 2 Non-Stop 24 Jam

Sabtu, 17 Okt 2026 10:10 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 10:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Masjid Al-Millah Sidoarjo menggelar acara gerakan memakmurkan masjid melalui ibadah mabit (bermalam di masjid) yang m…

DPR RI Bambang Haryo Dorong Batik Ecoprint Surabaya Tembus Pasar Internasional

DPR RI Bambang Haryo Dorong Batik Ecoprint Surabaya Tembus Pasar Internasional

Jumat, 16 Okt 2026 22:07 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 22:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono mendorong pemerintah memperluas dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di S…

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, PONOROGO-Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dalam pengusulan…