Dalam Semalam, Polisi Amankan 110 Motor yang Kebut-kebutan di Jalanan Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ratusan pemuda yang terjaring razia Operasi Zebra, Minggu (17/9/2023) dinihari. Mereka kebanyakan terjaring karena kebut-kebutan di jalanan Surabaya.
Ratusan pemuda yang terjaring razia Operasi Zebra, Minggu (17/9/2023) dinihari. Mereka kebanyakan terjaring karena kebut-kebutan di jalanan Surabaya.

i

Didominasi Pelajar SMP-SMA 

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Polrestabes Surabaya membubarkan aksi kebut-kebutan juga dugaan balap liar di Kota Surabaya. Diantaranya, di Jalan Jalan Ahmad yani dan Jalan Adityawarman Surabaya, Minggu (17/9/2023) dinihari WIB.

Dalam aksi yang juga merupakan rangkaian Operasi Zebra itu, petugas mengamankan sebanyak 110 sepeda motor yang digunakan untuk kebut-kebutan.

“Ada sebanyak 110 kendaraan roda dua yang tidak sesuai spektek diamankan petugas,” kata Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Arif Fazlurrahman mewakili Kapolrestabes Kombes Pol Pasma Royce, Minggu (17/9/2023).

Dia menjelaskan, aksi kebut-kebutan yang mayoritas pelakunya pemuda ini berbeda dengan balap liar. Kalau balap liar ada yang berperan sebagai wasit, juri, dan timer. Sedangkan mereka menggeber motornya dalam kecepatan tinggi dan saling menyalip saat Traffic Light hijau dan menghentikan laju motornya saat lampu merah.

Sebanyak 210 petugas gabungan mengamankan 18 pelaku di Jalan HR Muhammad dan 92 pelaku di Jalan Ahmad Yani menggunakan metode pengamanan di tempat.

“Kami mempertimbangkan keselamatan petugas dan pengendara itu sendiri, jadi baru kami hentikan saat mereka berhenti di lampu merah. Di Ahmad Yani kami pantau dari sisi Frontage timur sampai simpang tiga KFC,” ujarnya.

Menurut Arif, para pengebut ini menyaru di antara pengendara lainnya. Tidak kelihatan dan tidak mengaku. Namun, petugas sudah paham dengan ciri-ciri mereka.

“Kelompok pemuda ‘herex’ ini tersegmentasi di usia 15-17 tahun. Identik dengan sepeda motor protolan, spion dan knalpot diganti, surat-surat tidak lengkap, tidak ada plat nomor, dan tidak punya SIM,” kata Arif.

Para pelaku yang semuanya laki-laki dan sebagian besar warga Surabaya ini lantas diangkut menggunakan truk Pengendali Massa (Dalmas) ke Mapolrestabes Surabaya. Sementara, kendaraan roda dua yang tidak sesuai spesifikasi teknis (spektek) dibawa menggunakan truk untuk kemudian dilakukan penindakan pelanggaran.

Polrestabes Surabaya juga akan memanggil orang tua dan pihak sekolah. Sedangkan pelaku akan dibina dengan hipnoterapi.

“Semua kendaraan bermotornya kami sita. Kami pilah lagi sesuai statusnya. Kalau mau mengambil motornya, harus bawa STNK,” tuturnya.

Atas peristiwa ini, Arif mengimbau para orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya. Sebab, aksi kebut-kebutan di jalan raya pasti membahayakan pengendara itu sendiri dan orang lain.

“Pengamanan ini kami lakukan untuk membina anak-anak ini. Banyak kecelakaan karena kebut-kebutan, tapi tidak kapok. Jangan sampai menyesal,” jelasnya,

Arif mengingatkan bahwa jalan adalah milik semua orang bukan kelompok. Ada pemakai jalan yang lain terganggu dengan kecepatan dan suara kencang.

Bagi penghobi balapan sepeda motor, Arif mengatakan, Pemerintah Kota Surabaya bersama pihak terkait tengah mempertimbangkan ruas jalan sepanjang 400 meter di Kenjeran Park, jika trek di Gelora Bung Tomo dirasa terlalu jauh. ham/rmc

Berita Terbaru

Direktur RSUD Harjono Kini Wajib PNS, Pemkab Ponorogo Ubah Skema Profesional Usai Terseret Tipikor

Direktur RSUD Harjono Kini Wajib PNS, Pemkab Ponorogo Ubah Skema Profesional Usai Terseret Tipikor

Selasa, 28 Jul 2026 16:31 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 16:31 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo memastikan jabatan Direktur RSUD dr. Harjono pada seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi (JPT)…

76 Calon Paskibraka Kabupaten Madiun Mulai Digembleng, Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI

76 Calon Paskibraka Kabupaten Madiun Mulai Digembleng, Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI

Selasa, 28 Jul 2026 16:29 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 16:29 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sebanyak 76 calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Madiun Tahun 2026 resmi memulai pemusatan pen…

Bank Jatim dan PCI Muslimat NU Hong Kong Jalin Kerja Sama Pemanfaatan Layanan Remitansi bagi PMI

Bank Jatim dan PCI Muslimat NU Hong Kong Jalin Kerja Sama Pemanfaatan Layanan Remitansi bagi PMI

Selasa, 28 Jul 2026 16:05 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 16:05 WIB

SurabayaPagi, Hong Kong - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat komitmennya dalam memberikan kemudahan layanan keuangan bagi…

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi Pemprov Jatim di Hong Kong, Perluas Akses Pasar Global bagi UMKM

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi Pemprov Jatim di Hong Kong, Perluas Akses Pasar Global bagi UMKM

Selasa, 28 Jul 2026 15:51 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 15:51 WIB

SurabayaPagi, Hong Kong - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satunya melalui dukungan…

Perkuat Karakter Anak Bangsa, Pemkot Surabaya Siapkan Ruang Publik Reog dan Jaranan

Perkuat Karakter Anak Bangsa, Pemkot Surabaya Siapkan Ruang Publik Reog dan Jaranan

Selasa, 28 Jul 2026 14:55 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka melestarikan seni dan budaya Jawa Timur, sekaligus mendukung proses regenerasi bagi seniman muda di Kota Pahlawan,…

KBS Cari Direksi Baru, Syarat Harus Transparansi Audit dan Sejahterakan Satwa

KBS Cari Direksi Baru, Syarat Harus Transparansi Audit dan Sejahterakan Satwa

Selasa, 28 Jul 2026 14:47 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kasus terkait dugaan korupsi yang menjerat Choirul Anwar (CA), mantan Direktur Utama KBS menyisakan sejumlah…