Cegah Kebakaran Susulan, Pemkot Mojokerto Terus Guyur Water Bombing

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Helikopter milik BNPB kembali melakukan water bombing dari udara ke area TPA Randegan, Kota Mojokerto untuk mengantisipasi munculnya titik api baru, kemarin. 
Helikopter milik BNPB kembali melakukan water bombing dari udara ke area TPA Randegan, Kota Mojokerto untuk mengantisipasi munculnya titik api baru, kemarin. 

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Helikopter BNPB kembali melakukan water bombing ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Randegan, Kota Mojokerto, Selasa (19/9).

Penyiraman ribuan liter air dari udara yang kedua kalinya itu untuk memastikan tidak ada titik api baru lagi yang muncul pada gunungan sampah.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto Modjari mengungkapkan, water bombing dilakukan berdasarkan hasil evaluasi penanganan kebakaran TPA Randegan.

Karena pada Senin (18/9) malam, tim gabungan kembali menemukan ada titik api gunungan sampah yang berada di Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari tersebut.

’’Oleh sebab itu, hari ini (kemarin, Red) kita eksekusi lagi dengan mengurai dan menyuntikkan air dengan damkar,’’ tandasnya.

Untuk memastikan tidak ada lagi sumber api, TPA Randegan kembali dilakukan water bombing.

Modjari menyebutkan, penyiraman dari udara yang dilakukan sebanyak 23 kali tersebut menyasar seluruh area sampah.

’’Jadi, yang dilakukan oleh heli water bombing lebih untuk pendinginan secara keseluruhan. Supaya manakala ada titik api baru lagi tidak sampai menyebar,’’ ulasnya.

Hingga sore kemarin, sudah tidak terlihat asap pada bagian atas gunungan. Menurutnya, hanya tersisa sedikit kepulan asap dari area bawah yang masih terus dilakukan upaya pembasahan dengan damkar.

Modjari mengatakan, hari ini tim Satlak Penanggulangan Bencana (PB) Kota Mojokerto akan menggelar rapat koordinasi bersama OPD yang terlibat penanganan kebakaran TPA Randegan.

Termasuk kembali mendatangkan tim ahli dari Pemkot Batu untuk memberikan pertimbangan untuk menentukan kebijakan ke depan.

Jika dinilai sudah terkendali, maka satlak penanggulangan akan mulai menarik personel yang telah disiagakan sejak terjadinya kebakaran TPA Jumat (8/9).

Sebaliknya, jika masih dibutuhkan personel dari tim gabungan termasuk posko kesehatan dan dapur umum akan terus disiagakan.

’’Kita datangkan tim ahli lagi untuk mengetahui sejauh mana perkembangan penanganan kebakaran. Besok (hari ini) baru bisa kita ketahui langkahnya seperti apa,’’ pungkas dia. Dwi

Berita Terbaru

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral terkait penipuan berkedok open pre-order (PO) sembako murah. Akibat fenomena tersebut, sebanyak belasan ibu…

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Para pedagang daging sapi di wilayah Kota Pasuruan, Jawa Timur ikut mengeluh lantaran adanya kenaikan harga pada komoditas…