32 Peserta se Jawa Timur Ikuti Festival Layang-layang Naga Vol.2

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Festival layang-layang vol 2 tingkat Jatim di Lamongan digelar di Laren. SP/MUHAJIRIN 
Festival layang-layang vol 2 tingkat Jatim di Lamongan digelar di Laren. SP/MUHAJIRIN 

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebanyak 32 peserta (kelompok) se Jawa Timur  ikut ambil bagian dalam Festival layang-layang naga yang kedua di Kabupaten Lamongan resmi dibuka oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Minggu (24/9/2023) di Lapangan Desa Laren Kecamatan Laren Lamongan.

Festival layang-layang ini digelar dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-78 ini digelar tingkat Provinsi se Jawa Timur. "Kegiatan yang sudah berlangsung kedua kalinya di Kabupaten Lamongan ini telah mengalami penyempurnaan. Karena tahun lalu digelar tingkat keresidenan saja, pada tahun ini meningkat jadi tingkat Provinsi Jawa Timur," tutur Bupati Yuhronur  Efendi dalam sambutanya.

Disebutkan olehnya, karena sudah masuk sebagai agenda rutin di kalender event Lamongan, festival layang-layang juga dimaksudkan untuk memperkenalkan ragam potensi kuliner, wisata, dan lainnya yang dimiliki Kota Soto.

"Hadirnya peserta dari seluruh penjuru Nusantara ke Laren untuk mengikuti festival layang-layang ini harus kita jadikan momen untuk memperkenalkan potensi yang kita miliki," ungkap Pak Yes.

Antusias pelayang seluruh Jawa Timur ini, dibuktikan dengan 32 peserta (berbentuk kelompok) yang turut serta mengikuti festival layang-layang sore hari ini. Dari seluruh peserta, terdapat peserta paling jauh yakni peserta dari Kabupaten Tulungagung.

"Festival yang kedua ini cukup menarik antusias para pelayang di Jawa Timur. Disini sistemnya kelompok, setiap kelompoknya beranggota 5 orang. Masing-masing tim akan berkoordinasi agar bisa menerbangkan layang-layang naga hasil kreasi mereka," terang Ketua Panitia festival layang-layang naga Muhammad Azam Aliful Aslam.

Selanjutnya Azam juga menjelaskan kriteria penilaian pada festival layang-layang kedua ini, dari segi bentuk harus berupa naga yang dikreasikan masing-masing kelompok, dan untuk ukurannya bebas. Adapun penilaian bawah yang melihat konstruksi, harmonisasi warna, dan tingkat kesulitan serta orisinil karya. Lalu pada penilaian atas akan dinilai kestabilan layang-layang saat terbang dan posisi layang-layang saat diterbangkan.

"Untuk alur pelaksanaan lomba dan kriteria penilaian sudah kita sampaikan kepada seluruh peserta sejak sebelum festival diadakan. Yang kita bebaskan ialah ukuran, namun rata-rata membuat layang-layang dengan ukuran diameter 50 M sampai dengan 90 M. Kesempatan penerbangan kami memberikan 3 kali kesempatan kepada seluruh peserta," jelas Azam.

Dilaksanakan selama satu hari, festival layang-layang naga kedua di Laren akan mengambil 3 juara dan 5 juara harapan. jir

Berita Terbaru

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat t…

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kemampuan literasi anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi tidak lagi s…

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Puluhan warga Lingkungan Trunodangsan, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, menyegel sebuah outlet yang diduga menjual m…

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kendal Tornado FC langsung memasang target tinggi pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Tim asal Kendal tersebut m…