Kontraktor Proyek Puskesmas Perak Jombang Disinyalir Abai K3

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pekerja pembangunan proyek gedung Puskesmas Perak Jombang tidak memakai alat pelindung diri. SP/ Sarep
Pekerja pembangunan proyek gedung Puskesmas Perak Jombang tidak memakai alat pelindung diri. SP/ Sarep

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Pembangunan gedung Puskesmas Perak, Kabupaten Jombang, yang menelan anggaran Rp 4,2 miliar lebih disinyalir banyak terjadi pelanggaran terkait keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Kontraktor pelaksana CV Makmur Sentosa diduga mengabaikan UU Keselamatan Ketenagakerjaan dalam pengerjaan proyek pembangunan Puskesmas Perak, Jombang. 

Hal itu terlihat dari pantauan di lokasi proyek, tidak ada satupun pekerja yang mengenakan peralatan keamanan dan keselamatan, seperti helm, sarung tangan, sepatu, maupun rompi. 

Beberapa pekerja terlihat sibuk mengerjakan tugas di lantai dua, dan tidak menggunakan alat pelindung diri (APD).

Pelaksana proyek Puskesmas Perak Gandung Wahyudi berdalih sudah menyediakan alat pelindung diri bagi pekerja. Akan tetapi, tidak dipakai karena pekerja mengeluhkan jika cuaca cukup terik. "Jadi gak dipakai, katanya (pekerja) gerah dan dicopot," kata dia, Kamis 12 Oktober 2023.

Di dalam pasal 96 UU Jasa Konstruksi menyatakan, Setiap penyedia jasa dan/atau pengguna jasa yang tidak memenuhi standar keamanan, keselamatan, kesehatan, dan keberlanjutan dalam penyelenggaraan jasa konstruksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 ayat 1 dikenai sanksi administratif. 

Diungkapkan Gandung, untuk pengadaan APD masih belum dilakukan. Karena dalam perencanaan APD dianggarkan untuk sekitar 25 pekerja. ”Tapi sekarang ada 50 pekerja karena untuk mengejar ketertinggalan,” tegasnya. 

Ia juga akan memerintahkan pekerja untuk tetap menggunakan APD. “Kami akan sampaikan ke pekerja untuk menggunakan APD,” tegasnya memungkasi. 

Sementara Sekretaris Dinas Kesehatan Jombang Syaiful Anwar mengatakan, jika pihaknya sudah seringkali mengingatkan untuk pekerja menggunakan APD. 

”Setiap kali PPK (pejabat pembuat komitmen) memantau proyek juag sudah mengingatkan untuk memakai APD,” tuturnya, Kamis 10 Oktober 2023.

Untuk itu, pihaknya akan memberikan teguran agar pekerja patuh dengan menggunakan APD. ”Tetap nanti kami akan ingatkan terus agar pekerja menggunakan APD,” ujar Syaiful. 

Diketahui, selain adanya dugaan pelanggaran abai keselamatan pekerja. Progres pembangunan gedung Puskesmas Perak, Jombang juga tidak sesuai dengan rencana dan terancam molor dari waktu yang ditentukan. 

Pembangunan gedung Puskesmas Perak, Jombang yang menggunakan anggaran APBD 2023 sebesar Rp 4.225.888.000 baru mencapai sekitar 50 persen, sebulan jelang akhir kontrak pengerjaan. 

Proyek pembangunan gedung Puskesmas Perak, mulai dikerjakan 12 Juli 2023, selama 135 hari atau empat bulan lima belas hari. Artinya, pembangunan gedung harus selesai pada tanggal 27 November 2023 mendatang. 

Keterlambatan progres pembangunan Puskesmas Perak tak tanggung-tanggung mencapai 10 persen.

Potensi keterlambatan, lanjut Syaiful diantisipasi dengan SCM (Show Cause Meeting) yang didampingi dengan tim teknis kabupaten. 

”SCM itu ada action plan untuk mengejar target. Itu kami lakukan setiap minggu,” katanya.

Pada SCM itu juga dinas juga melampirkan surat pernyataan yang ditandatangani kontraktor. Isi dari surat pernyataan itu diantaranya akan memutus kontrak apabila kontraktor tidak sanggup melanjutkan pekerjaan. 

”Kalau tidak bisa menyelesaikan PPK bisa melakukan pemutusan kontrak untuk dilanjutkan pemenang cadangan pertama,” tegas Syaiful. 

Selain itu, pihaknya juga menambah keterangan apabila tidak bisa melanjutkan kontraktor akan dimasukan ke dalam catatan hitam (blacklist). ”Apabila dari action plannya bisa menyelesaikan pekerjaan akan tetapi melebihi batas waktu, maka kontraktor akan didenda 1/1.000 dari nilai kontrak,” kata dia memungkasi. sarep

Berita Terbaru

Sah, dr Rizal Octavian Jabat Ketua DPC Gerindra Kabupaten Mojokerto

Sah, dr Rizal Octavian Jabat Ketua DPC Gerindra Kabupaten Mojokerto

Senin, 28 Sep 2026 20:31 WIB

Senin, 28 Sep 2026 20:31 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Muhammad Rizal Octavian atau dr Rizal resmi mengemban amanah baru sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra …

Penuhi Tuntutan Demonstran, Pemkab Jember Resmi Balik Arus Lalu Lintas di Jalan Samanhudi

Penuhi Tuntutan Demonstran, Pemkab Jember Resmi Balik Arus Lalu Lintas di Jalan Samanhudi

Senin, 28 Sep 2026 20:09 WIB

Senin, 28 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI com, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember resmi mengubah arah arus lalu lintas di kawasan Jalan Samanhudi, Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates,…

Bidik Swasti Saba Wistara 2027, Pemkab Ponorogo Perkuat Sinergi Lintas Sektor Pertajam Data 

Bidik Swasti Saba Wistara 2027, Pemkab Ponorogo Perkuat Sinergi Lintas Sektor Pertajam Data 

Senin, 28 Sep 2026 19:28 WIB

Senin, 28 Sep 2026 19:28 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Setelah 7 tahun kehilangan predikat Wistara pada penilaian Kabupaten Kota Sehat (KKS). Pemerintah Kabupaten Ponorogo tampaknya mulai…

Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

Senin, 28 Sep 2026 18:04 WIB

Senin, 28 Sep 2026 18:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjadi salah satu pemerintah daerah yang turut bekerja keras mengawal, dan dianggap berjasa dalam memajukan ekonomi syariah di…

Pagar Mall dan SLF Disorot, DPRD Desak Audit Fisik Bangunan di Surabaya

Pagar Mall dan SLF Disorot, DPRD Desak Audit Fisik Bangunan di Surabaya

Senin, 28 Sep 2026 18:01 WIB

Senin, 28 Sep 2026 18:01 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Isu Sesar Surabaya dan Sesar Waru yang kembali menjadi perhatian publik mendapat respons dari DPRD Kota Surabaya. Di tengah…

RPH Surabaya Pastikan Daging ASUH, Masyarakat Bisa Beli di Pasar Arimbi dan Lapak Mitra

RPH Surabaya Pastikan Daging ASUH, Masyarakat Bisa Beli di Pasar Arimbi dan Lapak Mitra

Senin, 28 Sep 2026 17:59 WIB

Senin, 28 Sep 2026 17:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda mengajak masyarakat lebih selektif dalam…