DPRD Jombang: Tiap Tahun Proyek Puskesmas Bermasalah, Harus Dievaluasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Jombang - Komisi C DPRD Jombang geram, dengan proyek pembangunan gedung Puskesmas yang selalu bermasalah. ”Kita akan agendakan untuk meninjau lokasi pembangunan baik di Puskesmas Perak maupun Mojoagung,” ujar Wakil Ketua Komisi C DPRD Jombang Miftahul Huda, Jumat 13 Oktober 2023.

Politisi PKB itu heran, pasalnya setiap tahun proyek pembangunan puskesmas selalu bermasalah dan selesai tidak tepat waktu. ”Apa ini dikarenakan lelangnya terlalu terlambat atau bagaimana. Harus ada evaluasi,” tegasnya. Selain itu, lanjut Huda PPK (pejabat pembuat komitmen) tidak ahli dalam pembangunan.

”Harusnya ini harus bekerja sama dengan dinas teknis agar pembangunan molor ini bisa diantisipasi dengan baik,” imbuhnya.

Huda juga mengingatkan PPK untuk memberikan peringatan atau bahkan surat teguran, agar kontraktor tetap bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. ”Karena proyek ini bangunan untuk pelayanan masyarakat. Harus selesai tepat waktu. PPK juga harus tegas,” ungkapnya.

Dirinya juga meminta, apabila kontraktor tidak bisa menyelesaikan. PPK juga harus berani untuk menghentikan kontrak kerjasama agar tidak dilanjutkan. ”Pembangunan nanti bisa dilanjutkan dengan pemenang cadangan. Daripada nanti tidak selesai-selesai,” pungkasnya.

Diketahui, pelaksanaan proyek pembangunan gedung Puskesmas di Kabupaten Jombang, disinyalir amburadul. Dua proyek pembangunan gedung Puskesmas Miagan, Kecamatan Mojoagung dan Puskesmas Perak, Kabupaten Jombang, baru mencapai progres 50 persen. Padahal, proyek miliaran rupiah yang diampu Dinas Kesehatan Jombang itu harus selesai pada bulan November 2023.

Salah satunya, Puskesmas Miagan, Mojoagung harus sudah kelar pada tanggal 8 November 2023. Nilai proyek pembangunan tidak tanggung mencapai Rp 5,4 miliar. Dengan anggaran sebesar itu seharusnya, progres pembangunan bisa sesuai dengan harapan. Di lapangan bangunan puskesmas nampak masih separo jadi, tembok juga masih belum terlihat di aci. Bahkan, papan informasi proyek tidak dipasang dengan benar, dirobohkan di tanah begitu saja.

”Saat ini progres sekitar 55 persen,” ujar salah satu pekerja dari CV Sugio Langgeng yang enggan disebutkan namanya. Ia mengakui, progres pekerjaan Puskesmas Mojoagung mengalami keterlambatan. ”Minggu kemarin minusnya itu sekitar 18 persen,” ungkapnya.sar

Berita Terbaru

Gencar Tangani TBC, Pemkab Madiun Libatkan OPD Lintas Sektor hingga Tingkat Desa

Gencar Tangani TBC, Pemkab Madiun Libatkan OPD Lintas Sektor hingga Tingkat Desa

Selasa, 03 Nov 2026 14:14 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penanganan kasus Tuberkulosis (TBC), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun tengah gencar-gencarnya melakukan kolaborasi…

Bangun Ekosistem Transportasi Modern, Grab Siap Perkuat Koordinasi dengan Pemprov Jatim

Bangun Ekosistem Transportasi Modern, Grab Siap Perkuat Koordinasi dengan Pemprov Jatim

Selasa, 03 Nov 2026 13:58 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 13:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Grab Indonesia menerima piagam apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas kontribusi aktifnya mendukung pengembangan…

Pemkot Batu Bangun Sistem Terintegrasi Berkapasitas 100 Ton Tekan Sampah Wisata

Pemkot Batu Bangun Sistem Terintegrasi Berkapasitas 100 Ton Tekan Sampah Wisata

Selasa, 03 Nov 2026 13:04 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 13:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna menekan beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Pemerintah Kota (Pemkot) Batu membangun sistem pengolahan sampah terintegrasi…

Ditarget Rampung Akhir November, Pemkot Surabaya Kebut Pembongkaran Bangunan Sungai Kalianak Tahap IV

Ditarget Rampung Akhir November, Pemkot Surabaya Kebut Pembongkaran Bangunan Sungai Kalianak Tahap IV

Selasa, 03 Nov 2026 13:01 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam mengatasi potensi banjir, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mempercepat normalisasi ruang Sungai…

Dituding Terlibat Kasus Mutilasi Madiun, Istri Sah Bagus Bantah dan Ungkap Aktivitasnya‎

Dituding Terlibat Kasus Mutilasi Madiun, Istri Sah Bagus Bantah dan Ungkap Aktivitasnya‎

Selasa, 03 Nov 2026 12:43 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 12:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Martha, istri sah Dwi Bagus Martono, membantah mengetahui maupun terlibat dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Dini Har…

Perkuat Pencegahan Perundungan di Sekolah, Pemkot Surabaya Libatkan 3.856 Guru Kelas

Perkuat Pencegahan Perundungan di Sekolah, Pemkot Surabaya Libatkan 3.856 Guru Kelas

Selasa, 03 Nov 2026 12:34 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya pencegahan perundungan di lingkungan sekolah, mulai dari jenjang SD hingga SMP, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya…