Dukungan Ribuan Orang AS Doakan Warga Palestina yang Terperangkap Perang Israel vs Hamas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sedikitnya 2.000 orang melakukan salat Jumat di lapangan National Mall di depan Gedung Capitol, Washington, DC hari Jumat (20/10/2023). SP/ VOA
Sedikitnya 2.000 orang melakukan salat Jumat di lapangan National Mall di depan Gedung Capitol, Washington, DC hari Jumat (20/10/2023). SP/ VOA

i

SURABAYAPAGI.com, Palestina - Sekitar 2.000 orang salat Jumat di lapangan National Mall yang menghadap ke gedung Kongres AS, di jantung ibu kota Washington DC. Ribuan dukungan dan doa tersebut terus mengalir bagi warga Palestina di Gaza yang terperangkap dalam serangan Israel.

Dr. Omar Suleiman dalam Khotbahnya di depan para jamaah sebelum shalat Jumat pada 20 Oktober, mengajak untuk mendoakan mereka yang disebutnya "mati syahid," terutama perempuan dan anak-anak "yang menjadi syuhada dalam perang Israel-Palestina."

Diwaktu yang bersamaan, dirinya juga turut menyerukan doa bagi yang telah meninggal dan berjuang bagi mereka yang bertahan. Menurutnya, doa adalah yang paling dapat dilakukan semua orang, tidak saja warga Muslim, bagi Palestina.

"Karena ini soal kemanusiaan,” ucap Dr. Omar Suleiman, Minggu (22/10/2023).

Banyak jamaah yang tidak kuasa menahan air mata saat imam shalat melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an. Salah seorang di antaranya adalah Salman Youssef yang berasal dari Pakistan.

"Saat salat tadi saya membayangkan wajah anak-anak Palestina dan ibu mereka, warga lansia, semua. Mereka kelaparan, tidak punya lagi tempat tinggal, tidak tahu harus kemana, ini benar-benar meremukkan hati saya. Dan dunia hanya berdiam diri," ujar Youssef.

"Kita hanya bisa meminta pada Allah SWT, tidak pada yang lain. Saya percaya akan datang keajaiban karena Allah SWT adalah Sang Pemilik, Sang Maha Kuasa. Kita berharap pada belas kasih-Nya," harap laki-laki yang sudah 22 tahun tinggal di Amerika.

Dukungan juga datang dari warga non-Muslim. Dilaporkan bahwa sejumlah warga Yahudi Ortodoks dan warga Amerika Serikat lainnya berdiri di luar barisan jamaah shalat Jumat. Mereka menunjukkan rasa simpati. Mereka menundukkan kepala dalam-dalam saat warga Muslim salat Jumat. Sebagian membawa bunga mawar merah.

Sebagai informasi, hingga laporan ini disampaikan sedikitnya 1.400 warga di Israel tewas akibat serangan Hamas. Sementara hampir 4.000 warga di Palestina tewas akibat serangan balasan Israel. pls-01/dsy

Berita Terbaru

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kota Madiun menolak relokasi yang direncanakan Pemkot Madiun. Alasannya tempat…

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Lem Rajawali, brand milik Mikatasa Group, resmi melakukan transformasi brand secara menyeluruh pada 2026 sebagai upaya memperkuat p…

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon” atau “Perseroan”, BEI: BDMN), anggota MUFG, grup jasa keuangan global, pada hari ini menyele…