Gapoktandes tak Dilibatkan dalam Pembentukan Kelompok Baru, DKPP Diminta Bertanggungjawab

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua LSM Super, Achmad Zaini, saat ditemui reporter Surabaya pagi Sumenep. SP/ Ainur Rahman
Ketua LSM Super, Achmad Zaini, saat ditemui reporter Surabaya pagi Sumenep. SP/ Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Upaya meningkatkan kesejahteraan kelompok Tani di Kab. Sumenep, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kab. Sumenep, di minta LSM Super Achmad Zaini untuk melakukan pendataan ulang kelompok sesuai dengan RDKK dan luas lahan kelompok. Katanya ke Surabaya Pagi, kemarin.

Menurut Zaini, maraknya kelompok Tani ilegal yang dijadikan kedok untuk mendapatkan bantuan,  mengundang reaksi tak menyenangkan bagi lembaga kontrol sosial yang ada di Kabupaten Sumenep.

“Pihaknya juga mendapatkan informasi dari salah satu Gapoktandes yang ada di Kab. Sumenep, perihal adanya sertifikat kelompok Tani yang diterbitkan oleh Dinas tanpa melibatkan Gapoktandes, pertanyaanya, pembuatan kelompok itu atas dasar apa,” tegas Zaini, Minggu (29/10/2023).

Padahal yang mengetahui semua hal di bawah, termasuk luas lahan milik kelompok itu Gapoktandes, jadi, jika ada kelompok tani memiliki sertifikat kelompok tanpa sepengetahuan Gapoktandes, itu jelas bermasalah.

“Gapoktandes dibentuk dengan dasar untuk dapat membantu BPP dan PPL dalam melakukan pendataan kelompok, agar tidak disalahgunakan dan memiliki data sah dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKKP) Kabupaten Sumenep, jelasnya.

Selain itu, jika ada pengajuan pembuatan kelompok tani baru, maka Gapoktandes memiliki peranan penting dalam pengurusan Sertifikat baru, jika, Gapoktandes tidak dilibatkan itu sudah menyalahi wewenang, untuk apa Gapoktandes itu dibentuk jika dilangkahi kewenangannya. 

Ia juga menjelaskan, Pemerintah Kab. Sumenep, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Sumenep, melalui Badan Penyuluh Pertanian (BPP) yang ada di tingkat kecamatan, bersama Gapoktandesa.

"Kalau Gapoktandes itu tidak dilibatkan dalam pembuatan kelompok tani, lalu dasarnya dari mana, sampai terbitnya sertifikat kelompok tani baru," ungkapnya.

Oleh karena itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) ,  Badan Penyuluh Pertanian (BPP) dan Penyuluh pertanian lapangan (PPL) di tingkat kecamatan dan Gabungan Kelompok Tani di tingkat Desa (Gapoktandes) memiliki peran penting sampai terbitnya sertifikat kelompok baru.

 "Jadi, hasil monitoring di tingkat desa, sampai terbitnya kelompok baru, tidak hanya asal melengkapi administrasi, berupa kelengkapan KTP dan Kartu Keluarga, makanya Gapoktandes memiliki tanggung jawab penuh atas berdirinya kelompok di tingkat desa," jelasnya.

Jadi, sambungnya, proses pembuatan kelompok Tani ataupun Kelompok Wanita Tani itu tidak sulit selama ada rekomendasi dari Ketua Gapoktandes yang mengetahui titik koordinat lahan milik kelompok yang diajukan.

“Nantinya juga berkaitan dengan RDKK untuk mendapatkan pupuk bersubsidi dari pemerintah, jadi luas lahan milik Kelompok menjadi dasar pemerintah memberikan bantuan sesuai dengan kuota,” pungkasnya. Ar

Berita Terbaru

PLN UIT JBM Tanam 16.500 Bibit Mangrove di Bali, Perkuat Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir

PLN UIT JBM Tanam 16.500 Bibit Mangrove di Bali, Perkuat Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir

Senin, 19 Okt 2026 20:35 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Bali – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan m…

UM dan UNESA Lolos ke Final Futsal Putra Campus League Surabaya, Sektor Putri UM Menang 9-0

UM dan UNESA Lolos ke Final Futsal Putra Campus League Surabaya, Sektor Putri UM Menang 9-0

Senin, 19 Okt 2026 20:32 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) memastikan tempat di final putra Campus League 2026 Futsal R…

Demi Lindungi Lingkungan dan Kesehatan Warga, Fraksi Gerindra DPRD Surabaya Dorong Perda Air Limbah Domestik

Demi Lindungi Lingkungan dan Kesehatan Warga, Fraksi Gerindra DPRD Surabaya Dorong Perda Air Limbah Domestik

Senin, 19 Okt 2026 17:23 WIB

Senin, 19 Okt 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Fraksi Gerindra DPRD Kota Surabaya secara resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Sistem Pengelolaan Air L…

5 Jenderal TNI Turun ke Ponorogo, Ratusan KDKMP Diperiksa

5 Jenderal TNI Turun ke Ponorogo, Ratusan KDKMP Diperiksa

Senin, 19 Okt 2026 16:54 WIB

Senin, 19 Okt 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo-Lima jenderal TNI turun langsung mengecek kesiapan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten…

Dukung Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota Gelar Gerakan Pasar Murah

Dukung Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota Gelar Gerakan Pasar Murah

Senin, 19 Okt 2026 16:52 WIB

Senin, 19 Okt 2026 16:52 WIB

SURABAYAPAGI com. Blitar - Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang bertujuan untuk menstabilkan pasokan dan…

Tunas Cup Futsal Dukung Prestasi Nonakademik, Ning Ita Tekankan Peningkatan Kualitas SDM

Tunas Cup Futsal Dukung Prestasi Nonakademik, Ning Ita Tekankan Peningkatan Kualitas SDM

Senin, 19 Okt 2026 15:57 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan, prestasi olahraga merupakan bagian penting dalam pembangunan kualitas manusia. P…