Pedagang Kayu, Tewas Tertimpa Pohon Sono, yang Sedang Digergaji

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian. SP/Lestariono
Petugas saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Para pedagang kayu yang sedang aktifitas menebang pohon Sono dikejutkan suara teriakan, namun saat didatangi suara tersebut, korban dalam keadaan pingsan dengan luka pada lengan kirinya. 

Peristiwa yang terjadi di kawasan dusun Bernongko Desa Sukoanyar Kec Kesamben Kabupaten Blitar pada Kamis (2/11) sekitar pukul 09.30 itu, langsung ditangani oleh Polsèk Kesamben dipimpin Kapolsèk AKP Suhartono SH setelah menerima laporan.

Kapolsèk Kesamben AKP Suhartono pada wartawan atas ijin Kapolres Blitar AKBP Anhar Arlia Rangkuti SH, menyampaikan kronologis kejadian tersebut, menurutnya sesuai olah TKP, korban yang bernama Supriyono (54) warga dusun lebak bulus RT 01/RW 10 Desa Pronojiwo Kabupaten Lumajang itu sedang melakukan pemotongan pohon jenis Sono yang sudah dibelinya.

"Ketika korban bersama 3  temannya Yusuf (35) warga Desa Salamrejo Kec Doko Kab.Blitar, Moh.Rowi (35) dusun Ampelgading Kec Selorejo Kab Blitar dan Yudi (20) desa Salamrejo Kec. Doko, ketiga teman korban ini merupakan kru penebang kayu bersama korban, sebelum tebang pohon, korban diperingatkan oleh saksi, agar hati hati. Namun peringatan teman temanya tidak diindahkan, ternyata korban derita tuna rungu, dan akhirnya saat pohon tumbang mungkin mengenai korban, sehingga korban jatuh. Mengetahui kejadian itu teman temanya menolong korban, dan korban dalam keadaan pingsan dan alami luka serius pada lengan tangan kiri, langsung di bawa ke Klinik di Desa Selorejo Kec Selorejo Kab Blitar, namun korban sudah meninggal dunia," tambah AKP Suhartono.

Dalam kejadian itu pihak Polsek Kesamben menghubungi keluarga korban, setelah pihak keluarga korban datangi klinik Selorejo, pihak keluarga korban tidak menghendaki korban untuk diotopsi, karena kecelakaan kerja, dan menyadari korban tunarungu,  sedang polisi mengamankan barang bukti celana pendèk dan kemeja batik putih orange, serta gergaji kayu, selain minta keterangan saksi saksi.

"Keluarga korban juga membuat surat pernyataan yang ditandatangani oleh Pak Samijan dan Sufina saudara korban serta istri korban yang bernama Rikiyah, selanjutnya korban dibawa pulang ke rumahnya sore tadi," pungkas AKP Suhartono. Les

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…