Kue Lapis Bermotif Tenun Dibanderol Rp1,2 Juta per Loyang, Netizen: Buset Dah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tangkapan layar lapis kukus tenun yang viral di TikTok yang dibanderol seharga Rp 1,2 juta. SP/ TikTok @gpjkt)
Tangkapan layar lapis kukus tenun yang viral di TikTok yang dibanderol seharga Rp 1,2 juta. SP/ TikTok @gpjkt)

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kue lapis yang dikenal kue tradisional Indonesia yang terkenal dengan teksturnya yang lembut dan berlapis-lapis warna. Kali ini viral di media sosial (Medsos) Tiktok kue lapis bermotif tenun yang dibanderol seharga Rp1,2 juta per loyangnya. Tentunya hal ini mengejutkan banyak pihak.

Dalam video yang diunggah akun TikTok @gpjkt yang diunggah pada Selasa (31/10/2023) tersebut memperlihatkan keunikan dan kerumitan pembuatannya. Hal tersebut membuat kue lapis itu istimewa karena motif tenun yang digariskan satu persatu pada setiap lapisannya.

GPJKT Cakes Studio dikenal sebagai spesialis pembuat kue-kue aneh, mendapat permintaan yang sangat tidak biasa, yaitu membuat lapis kukus dengan motif tenun. Tim GPJKT Cakes Studio awalnya bingung dengan permintaan pelanggan dan menolak pesanan itu karena memang bukan ahlinya dalam membuat kue basah. 

"Udahlah angkat tangan, ini kue paling susah yang pernah dibikin," jelas Fajar yang diketahui namanya dari YouTube, dilihat Rabu (08/11/2023).

Namun, pelanggan bersikeras untuk dibuatkan lapis kukus tenun itu, bahkan membiarkan toko kue itu yang menetapkan harga pesanannya.

"Nggak pernah sama sekali dalam sejarah bikin kue basah kayak gini, karena itu memang bukan jualan kita," ungkapnya.

"Ya udah akhirnya kita cobalah buat. Satu per satu, lapis per lapis, ya Allah panjang banget lah pokoknya perjuangan bikin kue lapis tenun ini. Belum lagi bikin motif tenun yang harus digaris satu per satu," jelasnya tentang kesulitan membuat kue tersebut.

Menurutnya, kesulitan saat membuat kue lapis bermotif tenun itu memerlukan waktu yang lama, karena setiap lapisan lapis kukus tenun harus dikerjakan satu per satu dengan detail yang sangat tinggi. Pasalnya, motif tenunnya baru bisa diketahui setelah kue tersebut matang.

"Duh motif tenunnya bakal kelihatan nggak ya, eh ternyata kelihatan dong. Akhirnya berhasil dalam percobaan pertama, karena jujur nggak mau bikin lagi, kalau salah mendingan balikin duitnya," jelasnya.

Diketahui, pembuatan kue lapis bermotif tenun tersebut bahkan sampai memerlukan waktu 6 jam, karena proses pembuatannya yang sangat lama dan rumit, akhirnya kue ini dijual dengan harga yang cukup tinggi, yaitu seharga Rp 1,2 juta.

Sementara itu, video TikTok milik GPJKT Cakes Studio akhirnya mendapat banyak perhatian dari pengguna media sosial dan menuai beragam komentar dari para warganet.

"1,2 juta (emot nangis) gue yg bikin lapis tenun ukuran 20x20 jual 150k aja ada yg bilang mahal, padahal bikinnya ampe encok, skrg dh gamau jual lapis tenun lg (emot nangis)," komentar warganet lainnya @c***se.

"Kemahalan pake bgt bg (emot nangis). buset dah 1,2 juta yang beli kaget gak bg dgn harganya (emot nangis)," komentar warganet @d***2. sb-01/dsy

Berita Terbaru

Kebijakan Efisiensi, Pemkab Lumajang Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Publik Masyarakat

Kebijakan Efisiensi, Pemkab Lumajang Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Publik Masyarakat

Selasa, 30 Jun 2026 15:13 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti kebijakan efisiensi anggaran yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat tidak membuat pengelolaan aset daerah khususnya…

Seorang Mahasiswa di Ponorogo Dibekuk Polisi usai Bobol Rumah Kosong

Seorang Mahasiswa di Ponorogo Dibekuk Polisi usai Bobol Rumah Kosong

Selasa, 30 Jun 2026 15:13 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 15:13 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo,– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ponorogo berhasil membekuk seorang pemuda berinisial GAA (21) atas dugaan tindak pidana p…

JPU Soroti Dana CSR TPA Winongo: Uang Terkumpul, LPJ Tak Ada  ‎

JPU Soroti Dana CSR TPA Winongo: Uang Terkumpul, LPJ Tak Ada ‎

Selasa, 30 Jun 2026 15:11 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang korupsi dana CSR yang menjerat mantan Wali Kota Maidi mengungkap proyek urugan TPA Winongo senilai Rp600 juta dari  CSR PT He…

Musim Kemarau, Air Waduk Wonorejo Tulungagung Mulai Alami Penyusutan

Musim Kemarau, Air Waduk Wonorejo Tulungagung Mulai Alami Penyusutan

Selasa, 30 Jun 2026 15:01 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Kondisi permukaan air (elevasi) di Bendungan Wonorejo Tulungagung mulai mengalami penurunan saat musim kemarau. Dan saat ini,…

Peringati Harganas ke-33, Pemkab Magetan Tekankan Pentingnya Keterlibatan Aktif Ayah

Peringati Harganas ke-33, Pemkab Magetan Tekankan Pentingnya Keterlibatan Aktif Ayah

Selasa, 30 Jun 2026 14:31 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 14:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dalam rangka Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33, Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Pengendalian Penduduk,…

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Blitar Kota Pimpin Bhakti Sosial Bedah Rumah Warga

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Blitar Kota Pimpin Bhakti Sosial Bedah Rumah Warga

Selasa, 30 Jun 2026 14:28 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 14:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Hari Selasa, 30 Juni 2026, Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo S.IK M.IK tadi pagi pimpin langsung giat Bhakti Sosial…