Rugi Ratusan Juta, Belasan Ribu Ayam Siap Panen Mati Gegara Pemadaman Listrik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Belasan ribu ekor ayam di Desa Sidorejo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi mati karena pemadaman listri. SP/ NGW
Belasan ribu ekor ayam di Desa Sidorejo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi mati karena pemadaman listri. SP/ NGW

i

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Sebanyak belasan ribu ekor ayam milik Khavid (42), peternak asal Desa Kendal, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi tiba-tiba mati serentak pada pada Selasa (07/11/2023) sore akibat pemadaman listrik.

Padahal ayam-ayam tersebut sebentar lagi siap untuk dipanen. Diketahui pemadaman listrik tersebut terjadi selama 5 jam sehingga belasan ribu ekor ayam miliknya mati karena listrik untuk memutar blower padam.

Khavid menuduh Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang memadamkan aliran listrik tanpa pemberitahuan di awal. Dirinya dan sejumlah kru kandang sudah berupaya menyalakan blower menggunakan akan genset namun tak bisa menyelamatkan seluruh ayamnya.

Imbas kematian ayam-ayamnya itu, dirinya pun merugi hingga ratusan juta dan akhirnya mengundang para peternak ikan lele untuk mengambil ayam mati itu ke kandang untuk dijadikan pakan. 

“Karena listrik padam tanpa pemberitahuan. Total ayam kami yang mati 12 ribu ekor. Ya sebagian kami kubur. Total kerugian Rp500 juta. Ini kami laporkan ke mitra kami. Biar mitra kami yang berurusan dengan PLN,” kata Khavid, Rabu (08/11/2023).

Sebagai informasi, pemadam listrik yang terjadi di Desa Sidorejo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi dikarenakan imbas salah satu gardu yang terbakar. ngw-01/dsy

Berita Terbaru

Dukung Percepatan Penurunan Stunting, Balai POM Gelar Sosialisasi Gizi Seimbang dan Pangan Aman di Kelurahan Nitu

Dukung Percepatan Penurunan Stunting, Balai POM Gelar Sosialisasi Gizi Seimbang dan Pangan Aman di Kelurahan Nitu

Kamis, 30 Jul 2026 10:56 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 10:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Bima - Sebagai upaya mendukung program prioritas nasional terkait percepatan penurunan angka stunting, Balai Pengawas Obat dan Makanan…

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dosen Hukum Korporasi Universitas Merdeka Madiun, Angga Pramodya Pradhana, mempertanyakan dasar hukum perubahan kebijakan Pemkot…

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan a…

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pagi itu, suasana di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, terasa berbeda. Di antara deretan rumah w…

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…