Tak Bisa Lepas, AS dan China Berpengaruh Besar di Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu proyek kerjasama Indonesia-China, salah satunya Kereta Cepat yang diagendakan di Casting Yard 1 KM 26 Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. SP/ JKT
Salah satu proyek kerjasama Indonesia-China, salah satunya Kereta Cepat yang diagendakan di Casting Yard 1 KM 26 Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - AS dan China memang memiliki pengaruh yang sangat besar ke pertumbuhan ekonomi Indonesia sehingga dikatakan tidak bisa lepas dari pengaruh kondisi dan pengaruh kedua negara tersebut.

Diketahui, AS memiliki pengaruh pada setiap pergerakan di Negara Paman Sam yang berdampak pada dolar AS. Sedangkan untuk China diketahui sebagai salah satu mitra dagang utama Indonesia, baik untuk ekspor maupun impor.

"Hal ini akan berdampak ke seluruh negara di dunia karena dolar AS banyak digunakan. Lalu untuk China menjadi negara utama tujuan ekspor dan impor Indonesia" jelas Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter (DKEM) Bank Indonesia Erwindo Kolopaking, Minggu (12/11/2023).

Disisi lain, saat ini kondisi ekonomi global masih menjadi perhatian utama. Pasalnya, inflasi tinggi di AS menyebabkan suku bunga di negara tersebut naik, yang pada akhirnya menyebabkan ketidakpastian global meningkat. 

Sementara, ekonomi China saat ini berada dalam tekanan perlambatan yang disebabkan salah satunya oleh kinerja ekspor dan perubahan struktur fundamental ekonomi negara ini. 

Erwin menyebutkan ekonomi China bergantung pada ekspor ke negara maju dan berkembang. Namun, dengan adanya perang dagang antara China dan AS, hal ini pun berdampak pada perkembangan ekonomi Negeri Tirai Bambu tersebut. 

"China, ke depan akan bersaing dengan negara maju di high tech, (sayangnya) multiplier effect sangat kecil terutama ke negara-negara kawasan Asia lain, seperti Indonesia," jelasnya. 

Sementara itu diketahui, berdasarkan data BPS, pada September 2023, China menjadi tujuan ekspor terbesar dengan pangsa sebesar 26,72%. Angka ini lebih tinggi ketimbang September 2022 yang sebesar 26,16%. 

Untuk impor, China juga menduduki peringkat pertama sebagai tujuan utama impor Indonesia dengan kontribusi sebesar 35,35%, meningkat dibandingkan dengan September 2022 yang sebesar 34,74%.

Namun, kondisi ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global saat ini, dikatakan masih kuat yang terlihat dari sejumlah indikator. Salah satunya seperti, cadangan devisa yang relatif stabil dibandingkan dengan negara-negara peers.

Sedangkan untuk menangani hal tersebut, BI pun telah merilis sejumlah kebijakan untuk menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, antara lain stabilisasi nilai tukar rupiah, penguatan strategi operasi moneter untuk efektivitas kebijakan moneter termasuk optimalisasi SRBI, penerbitan SVBI dan SUVBI, kebijakan insentif likuiditas makroprudensial (KLM), dan lainnya. jk-02/dsy

Berita Terbaru

Kejaksaan Didesak Telusuri Uang Anggota KPRI Sejahtera Jombang yang Capai Miliaran

Kejaksaan Didesak Telusuri Uang Anggota KPRI Sejahtera Jombang yang Capai Miliaran

Sabtu, 22 Agu 2026 18:51 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 18:51 WIB

SURABAYA PAGI, Jombang- Aktivis dari LSM ALMAS Independen, Arifin mengungkapkan kejanggalan dalam kasus Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Sejahtera…

Diikuti Ratusan Regu, Gerak Jalan Kota Mojokerto Meriah Bertabur Kostum Menarik

Diikuti Ratusan Regu, Gerak Jalan Kota Mojokerto Meriah Bertabur Kostum Menarik

Sabtu, 22 Agu 2026 15:07 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 15:07 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Sebanyak 120 regu pelajar dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti Lomba Gerak Jalan Merah Putih Kota Mojokerto, Sabtu (2…

Setelah APJ, Pemkab Madiun Siapkan Skema KPBU untuk Pembangunan Jalan

Setelah APJ, Pemkab Madiun Siapkan Skema KPBU untuk Pembangunan Jalan

Sabtu, 22 Agu 2026 14:59 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 14:59 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun –Pemerintah Kabupaten Madiun siapkan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk pembangunan infrastruktur jembatan dan…

SIMGROUP Perkuat Transformasi dan Budaya Inovasi Hadapi Perubahan Dunia Kerja

SIMGROUP Perkuat Transformasi dan Budaya Inovasi Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Sabtu, 22 Agu 2026 14:21 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 14:21 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Swakarya Insan Mandiri atau SIMGROUP memasuki usia ke-19 dengan membawa semangat transformasi dan inovasi. Mengusung tema Leading t…

ORADO Jatim Bidik Lahirnya Atlet Domino Baru Lewat Turnamen Jurnalis Kemerdekaan 2026

ORADO Jatim Bidik Lahirnya Atlet Domino Baru Lewat Turnamen Jurnalis Kemerdekaan 2026

Sabtu, 22 Agu 2026 13:30 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 13:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan domino sebagai cabang olahraga yang mengedepankan s…

KPU Kota Blitar Gelar Bedah Buku Catatan Teknis Pilkada 2024

KPU Kota Blitar Gelar Bedah Buku Catatan Teknis Pilkada 2024

Sabtu, 22 Agu 2026 12:15 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar — Kantor KPU Kota Blitar gelar bedah buku tentang catatan teknis penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2024 silam, pada Jumat, (…