Ciri Khas Kota Kudus, Disbudpar Gencar Lestarikan Kerajinan Caping Kalo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Didik Nini Thowok, seniman tari berbakat asal Yogyakarta, berkunjung ke Desa Gulang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, untuk bertemu dengan salah satu perajin caping kalo. SP/ KDS
Didik Nini Thowok, seniman tari berbakat asal Yogyakarta, berkunjung ke Desa Gulang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, untuk bertemu dengan salah satu perajin caping kalo. SP/ KDS

i

SURABAYAPAGI.com, Kudus - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah tengah gencar-gencarnya melestarikan kerajinan caping kalo yang merupakan salah satu ciri khas Kota Kudus.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, Mutrikah mengatakan, caping kalo yang awalnya berfungsi sebagai tutup kepala dari bambu, kini sudah mulai digunakan oleh warga Kudus saat bepergian sebagai fashion.

Bahkan, kerajinan tersebut mengalami peningkatan status menjadi identitas khas Kota Kudus karena keunikan dan keberadaannya yang eksklusif di wilayah tersebut.

Meskipun demikian, memalukan bahwa saat ini caping kalo mengalami penurunan apresiasi dari masyarakat yang kurang tertarik untuk melestarikannya. Oleh karenanya, pihaknya terus berupaya menjalin komunikasi dengan berbagai pihak untuk mengembangkan budaya tari yang melibatkan penggunaan caping kalo.

“Kami tentu mengapresiasi untuk ditampilkan di beberapa kegiatan lokal hingga nasional. Hal ini rupanya membawa semangat tersendiri pihak swasta, ketika mereka memunculkan tari caping kalo sebagai ciri khas perusahaan. Kami tentu tidak mempermasalahkan karena ide kreasi bisa dimunculkan siapa saja, karena menjadi keuntungan bagi pemkab ketika punya tugas melestarikan dibantu pihak swasta,” ujarnya.

Dia berharap bahwa dengan dukungan dari pihak swasta dan integrasi dengan kegiatan lainnya, akan mendorong tumbuhnya generasi penerus perajin caping kalo.

Saat ini, katanya, perajin caping kalo yang masih aktif kebanyakan berusia lanjut, sehingga penting untuk segera melibatkan generasi penerus mengingat caping kalo telah menjadi bagian dari identitas Kudus.

“Bahkan, pakaian adat khas Kudus tidak akan lengkap tanpa caping kalo, sehingga tidak bisa ditinggalkan,” ujarnya, Rabu (15/11/2023).

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Didik Nini Thowok, seorang seniman tari yang menunjukkan perhatiannya terhadap kerajinan caping kalo dengan mengunjungi Rudipah, salah satu perajin di Desa Gulang, Kecamatan Mejobo, Kudus.

Didik Nini Thowok, seniman tari asal Yogyakarta, menyadari bahwa fenomena ini memang memerlukan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kudus, sehingga diharapkan akan muncul minat dari generasi muda untuk melanjutkan tradisi perajinan caping kalo tersebut.

“Dengan tingkat kerumitan yang cukup tinggi dalam membuatnya, memang dibutuhkan generasi muda yang kesabaran tinggi dan tergerak hatinya untuk ikut melestarikannya karena memang dari sisi harga hanya berkisar Rp 90 ribu hingga Rp 125 ribu per buahnya,” ujarnya.

Kemudian, ia menyatakan berencana untuk menggunakan caping kalo sebagai atribut dalam tarian karyanya. Namun, ia menekankan bahwa pembuatan tarian tersebut harus dimulai dengan melakukan penelitian secara langsung di lapangan. kds-01/dsy

Berita Terbaru

Halal Bihalal SAPMA Jatim Jadi Ajang Konsolidasi dan Penjaringan Kader

Halal Bihalal SAPMA Jatim Jadi Ajang Konsolidasi dan Penjaringan Kader

Sabtu, 11 Apr 2026 08:00 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 08:00 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- – Kegiatan halal bihalal yang digelar PC SAPMA Kota Madiun tak sekadar menjadi ajang silaturahmi, namun juga dimanfaatkan sebagai mo…

Wujudkan Ketahanan Pangan Dampak Dinamika Global, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Salurkan Bantuan CPP

Wujudkan Ketahanan Pangan Dampak Dinamika Global, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Salurkan Bantuan CPP

Jumat, 10 Apr 2026 16:52 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 16:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menyalurkan bantuan pangan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada ribuan warga di…

Khofifah Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Cegah Sengketa dan Penyusutan Aset

Khofifah Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Cegah Sengketa dan Penyusutan Aset

Jumat, 10 Apr 2026 14:45 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 14:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur memperkuat kolaborasi dengan pesantren, perguruan tinggi, dan masyarakat u…

Libatkan 56 Bidang Lomba, LKS Dikmen Jatim 2026 Perluas Kompetisi Lintas Jenjang

Libatkan 56 Bidang Lomba, LKS Dikmen Jatim 2026 Perluas Kompetisi Lintas Jenjang

Jumat, 10 Apr 2026 14:38 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 14:38 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menutup Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) Tingkat Provinsi Jawa …

Investasi Raksasa US$600 Juta di JIIPE Gresik, Industri Melamin Siap Dorong Ekonomi dan Efisiensi Energi

Investasi Raksasa US$600 Juta di JIIPE Gresik, Industri Melamin Siap Dorong Ekonomi dan Efisiensi Energi

Jumat, 10 Apr 2026 13:34 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 13:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Arus investasi besar kembali mengalir ke sektor industri kimia nasional. Pembangunan pabrik melamin senilai sekitar US$600 juta di J…

Kantor Imigrasi Klas II Non TPI Lakukan Operasi Wirawaspada

Kantor Imigrasi Klas II Non TPI Lakukan Operasi Wirawaspada

Jumat, 10 Apr 2026 13:30 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 13:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar-  Operasi Wirawaspada yang di gelar Kantor Imigrasi Blitar di wilayah kerjanya, mengawasi dengan sasaran  keberadaan dan aktivitas o…