Penyedia Makanan Stunting yang Ditemukan Berbelatung di Jombang, Diduga Hotel Ternama

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jombang – Penyedia makanan tambahan lokal untuk balita stunting, waspada stunting (wasting) dan ibu hamil (bumil) pada program pos perbaikan gizi (PPG) di Kabupaten Jombang yang ditemukan belatung, dipilih melalui e-katalog. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jombang, Budi Nugroho mengatakan yang terpilih sebagai penyedia makanan tambahan balita stunting, wasting dan bumil terpilih dari PT Karya Pariwisata Indonesia beralamatkan di Jl Sukarno Hatta 55.

Informasi yang dihimpun, PT Karya Pariwisata Indonesia tersebut diduga merupakan PT yang menaungi Green Red Hotel Syariah beralamatkan di Jl Sukarno Hatta 55.

"Jadi ini kita hentikan dulu, kami juga redesain lagi programnya,” kata Budi, Rabu (15/11/2023).

Diungkapkannya, penyedia makanan tambahan lokal untuk balita stunting, waspada stunting (wasting) dan ibu hamil (bumil) pada program pos perbaikan gizi (PPG) nanti akan dibagi per kecamatan. Sehingga, menurut Budi tidak terlalu membebankan apabila dikerjakan oleh satu penyedia saja. 

Sementara, anggaran makanan tambahan lokal untuk ibu hamil dan balita stunting yang dikeluhkan masyarakat tak main-main. Untuk satu bulan kegiatan Pos Pemulihan Gizi (PPG) menelan anggaran mencapai Rp 3.711.229.500.

Makanan itu dibagikan ke 4.075 ibu hamil dan balita stunting dan wasting sebanyak 22.050 balita. 

”Harga satu makanan untuk ibu hamil sebesar Rp 21.500 sedangkan untuk balita Rp 16.500. Harga itu belum termasuk dipotong pajak,” ujar Budi.

Total anggaran satu harinya sebesar Rp 90.287.500. ”Jadi itu belum dibayarkan ke penyedia. Hanya satu hari kemarin saja,” tegas dia memungkasi. 

Terpisah manajer PT Karya Pariwisata Indonesia, Riyadi saat berusaha di konfirmasi pada Selasa, 14 November 2023 sedang tidak berada di kantornya. 

"Maaf pak Riyadi sedang berada di luar. Nanti saya bikinkan jadwal lagi untuk bertemu,” kata salah satu pegawai hotel. 

Diberitakan sebelumnya, makanan tambahan yang diberikan pada balita stunting, wasting dan ibu hamil (bumil) di Kecamatan Sumobito serta Kecamatan Bareng, balita dan bumil menerima sayur sop yang ada ulatnya. Selain itu bumil di Kecamatan Bareng, mendapatkan susu yang ada ulatnya.

Kades Madiopuro Suwito Hadi mengaku, dari 8 warga penerima bantuan stunting yang mengikuti PPG di kecamatan Sumobito, terdapat dua warganya yang menerima makanan tambahan tidak layak.

"Bantuannya saya tolak saya kembalikan, karena makanannya tidak layak. Bantuan PPG, khususnya bantuan stunting di Desa Madiopuro saya tolak karena tidak layak dimakan," ujar Suwito, Senin 13 November 2023.

Dari 8 warga masyarakat Desa Madiopuro yang balitanya menderita stunting, semuanya menerima makanan berulat dan tidak layak konsumsi.

"Yang stunting di Desa saya ada 8, Ada dua warga yang makanannya sempat dibuang karena tidak layak dimakan manusia. Yang 6 saya kembalikan," katanya. Sarep

Berita Terbaru

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dosen Hukum Korporasi Universitas Merdeka Madiun, Angga Pramodya Pradhana, mempertanyakan dasar hukum perubahan kebijakan Pemkot…

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan a…

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pagi itu, suasana di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, terasa berbeda. Di antara deretan rumah w…

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada 1.258 mahasiswa peserta program kuliah kerja nyata (KKN) Universitas …