Gagal Panen, Harga Cabai Pedas Merayap Naik Rp 100 Ribu Per Kg

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi pedagang cabai di pasar. SP/ JKT
Ilustrasi pedagang cabai di pasar. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Harga komoditas cabai terus semakin pedas hingga Selasa (21/11/2023). Bahkan, harga cabai rawit merah di pasar Jakarta melambung Rp 5.000 atau 5,44 persen, dari Rp 91.973 per kg menjadi Rp 96.973 per kg. Harga tersebut hampir menyentuh Rp 100.000 per kg.

Sementara itu, mengutip informasi harga di Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan (SP2KP), di tingkat nasional, harga rata-rata cabai rawit merah juga melonjak 4,92 persen dari Rp 77.300 per kg jadi Rp 81.100 per kg.

Sedangkan, harga cabai di pasaran Batam masih pedas. Bahkan harga cabai merah keriting hampir menyamai harga cabai merah lombok atau cabai setan, yakni Rp 100 ribu per kilogram.

Di pasar Botania Batamcenter, sebelumnya harga cabai merah keriting dijual Rp 80 ribu per kg, namun sejak Jumat lalu, harga cabai ini naik jadi Rp 100 ribu per kg.

“Cabai lagi tinggi semua, cabai merah juga naik, sudah Rp 100 ribu per kg,” ujar Yona pedagang di pasar tersebut.

Menurut dia, harga cabai itu hampir sama dengan cabai lombok. Dimana cabai lombok dijual Rp 110-120 ribu per kg.

“Hampir sama dengan cabai setan Rp 100 ribu per kg. Kalau cabai rawit Rp 80 ribu per kg,” jelasnya, Selasa (21/11/2023).

Sementara itu, menurut Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau, kenaikan cabai karena gagal panen di daerah penghasil. Tingginya harga cabai juga terjadi di seluruh Indonesia. Bahkan ia telah meminta agar distributor untuk tidak mengambil margin atau keuntungan yang tinggi, sehingga tak meresahkan masyarakat. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam upaya membangun ekosistem ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga. Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko…

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ledakan keras di RM Nasi Tempong Sri Dewi di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, yang terjadi pada Selasa (6/10) sekitar…

Pastikan Pembelajaran Efektif, Pemkab Madiun Terus Evaluasi Sekolah Rakyat

Pastikan Pembelajaran Efektif, Pemkab Madiun Terus Evaluasi Sekolah Rakyat

Selasa, 06 Okt 2026 15:13 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna memastikan proses belajar dan mengajar berjalan tertib, efektif, dan sesuai dengan ketentuan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Per 2026, Pemkab Catat Serapan Pembelian Tembakau di Pamekasan Capai 42.575 Ton

Per 2026, Pemkab Catat Serapan Pembelian Tembakau di Pamekasan Capai 42.575 Ton

Selasa, 06 Okt 2026 15:07 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, mencatat serapan pembelian tembakau petani oleh pabrikan pada musim tanam tembakau 2026…

Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Bondowoso Pastikan 74 Irpom Berfungsi bagi Petani

Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Bondowoso Pastikan 74 Irpom Berfungsi bagi Petani

Selasa, 06 Okt 2026 15:06 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Di tengah ancaman kekeringan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso terus mencari cara untuk menjaga lahan pertanian tetap…

Stok Mulai Menipis, Harga Cabai Rawit di Kota Batu Tembus Rp60 Ribu per Kg saat Kemarau

Stok Mulai Menipis, Harga Cabai Rawit di Kota Batu Tembus Rp60 Ribu per Kg saat Kemarau

Selasa, 06 Okt 2026 13:54 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 13:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Dipicu oleh makin terbatasnya pasokan dari tingkat produsen, mengakibatkan harga komoditas cabai rawit di tingkat petani kawasan Kota…