Impor Bawang Putih Lampaui Kuota, Mendag: Kesalahan RIPH Dari Kementan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi impor bawang putih di pasaran mulai diedarkan. SP/ JKT
Ilustrasi impor bawang putih di pasaran mulai diedarkan. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) angkat bicara mengenai permasalahan dalam proses impor bawang yang dilaporkan melebihi batas kuota yang ditetapkan. 

"Yang masalah bukan di Kemendag Pak, yang masalah yang memberikan rekomendasinya [rekomendasi impor produk hortikultura/RIPH] kebanyakan, itu 1,4 juta [ton]. Padahal kuotanya 570.000 ton," ujar Zulhas baru-baru ini, Selasa (28/11/2023).

Adapun RIPH selama ini diterbitkan oleh Kementerian Pertanian sebagai salah satu persyaratan untuk mengajukan SPI bawang putih di Kemendag. Kendati begitu, Zulhas mengatakan penerbitan RIPH bawang putih pada tahun depan diharapkan tidak akan melebihi dari kuota impornya.

"Menterinya [Menteri Pertanian] baru saya bisa telpon, mudah-mudahan tahun depan rekomendasi dan kuota [impor] sama, mudah-mudahan enggak ada masalah lagi," tuturnya.

Sebelumnya, Anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika membeberkan, pihaknya menemukan sejumlah permasalahan di Kementerian Pertanian dalam menerbitkan RIPH bawang putih. 

Salah satunya, yakni adanya penerbitan RIPH bawang putih yang melebihi rencana impor bawang putih yang ditetapkan dalam rapat koordinasi terbatas (rakortas).

Kementan diketahui telah menerbitkan RIPH bawang putih sebanyak 1,2 juta ton per 17 Oktober 2023. Padahal, kuota impor tahun ini ditetapkan sebanyak 561.926 ton. 

Di sisi lain, Ombudsman sebelumnya juga menemukan adanya dugaan maladministrasi yang dilakukan Kementerian Perdagangan terkait dengan penerbitan surat persetujuan impor (SPI) bawang putih. 

Berdasarkan laporan yang diterima Ombudsman terdapat dugaan keterlibatan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) dan para oknum Kemendag dalam menerbitkan SPI bawang putih. 

Sementara itu, pihak Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri (Dirjen Daglu) Kemendag telah menambah persyaratan penerbitan SPI bawang putih di luar kebijakan yang sudah ada.  Dalam lampiran "F" Peraturan Dirjen Daglu No.31/2023, Dirjen Daglu membuat aturan bahwa proses penerbitan SPI bawang putih dapat dilaporkan terlebih dahulu kepada Menteri Perdagangan untuk mendapatkan pertimbangan lebih lanjut. 

Oleh karenanya, Yeka juga mengatakan bahwa pelapor yang merupakan importir bawang putih mengaku mengalami diskriminasi dalam mengajukan SPI. Kemendag diduga tidak melakukan prosedur first in first served dalam penerbitan SPI. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Antisipasi Banjir, PUBMSDA Kebut Proyek Rumah Pompa dan Pengerukan Sungai

Antisipasi Banjir, PUBMSDA Kebut Proyek Rumah Pompa dan Pengerukan Sungai

Senin, 21 Sep 2026 18:43 WIB

Senin, 21 Sep 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Antisipasi banjir dilakukan Pemkab Sidoarjo sejak dini menjelang musim hujan. Untuk itu, Wakil Bupati Mimik Idayana memastikan p…

Petrokimia Gresik Sulap Produk Samping Jadi Penyaring Belerang, Raih Paten Inovasi Silika

Petrokimia Gresik Sulap Produk Samping Jadi Penyaring Belerang, Raih Paten Inovasi Silika

Senin, 21 Sep 2026 17:33 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Produk samping industri yang selama ini membutuhkan ruang penyimpanan dan pengelolaan justru berhasil disulap PT Petrokimia Gresik m…

PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun memberikan perhatian terhadap rencana perubahan ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 6 T…

Jelang Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Kebut Proyek Fisik, DPRD Ingatkan Soal Kualitas

Jelang Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Kebut Proyek Fisik, DPRD Ingatkan Soal Kualitas

Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mulai menggenjot pelaksanaan sejumlah pekerjaan fisik di tengah waktu pelaksanaan anggaran 2026 …

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Semangat kemanusiaan terus mengalir di Kota Mojokerto. Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI), sebanyak …

Bambang Haryo Terima Penghargaan Pembina Olahraga 2026, Target Prestasi Jatim di PON Jadi Sorotan

Bambang Haryo Terima Penghargaan Pembina Olahraga 2026, Target Prestasi Jatim di PON Jadi Sorotan

Senin, 21 Sep 2026 13:25 WIB

Senin, 21 Sep 2026 13:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai Pembina Olahraga Perorangan B…