Kaesang Akui Terpapar Politik 17 Tahun dari Jokowi Sejak Kelas 5 SD

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

 SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep memilih jalan politik teryata punya sejarah panjang, salah satunya karena terpapar politik dari orang tuanya yang kini menjabat sebagai Presiden RI Joko Widodo sejak kelas 5 sekolah dasar (SD).

Hal itu disampaikan putra bungsu presiden saat menghadiri dialog kebangsaan di salah satu rumah makan di Lamongan, Sabtu (2/12/2024), bersama organisasi kemasyarakatan, kader, caleg pengurus DPD PSI Kabupaten Lamongan.

Disebutkannya, dunia politik bagi Kaesang panggilan akrabnya, bukan hal baru. Karena ia sudah mulai terpapar politik sejak dirinya duduk di bangku sekolah SD, saat itu Jokowi menjadi wali kota Solo.

"Saya sebenarnya sudah terpapar dengan politik sejak kelas 5 SD, sejak bapak saya menjadi walikota setelah itu menjadi gubernur setelah itu menjadi presiden," aku nya menjawab pertanyaan dari salah satu peserta dialog kenapa memilih jalan politik seperti orang tuanya.

Lebih lanjut ia menyebutkan, dirinya terpapar politik ini sejak tahun 2005 atau 17 tahun yang lalu , meski orang tuanya tidak mengajarkan langsung, namun karena lingkungan, dan saat itu orang tuanya menjadi pemimpin, bagaimana berkomunikasi dengan masyarakat dan menjalankan roda pemerintahan.

" Jadi saya sudah melakukan dari sejak 2005, meskipun sebenarnya bapak saya tidak mengajarkan politik itu secara langsung, tapi saya melihat langsung bagaimana beliau berkomunikasi dengan masyarakat, bagaimana beliau menjalankan seluruh roda pemerintahan itu saya lihat secara langsung, sehingga saya sekarang seperti ini," ungkapnya.

Terkait dengan pandangan negatif soal dinasti politik, dimana saat ini Kaesang adalah ketum PSI, kakaknya Gibran menjadi cawapres dan bapaknya presiden, Kesang menjawab dengan santai, dimana sistem demokrasi yang di saat ini adalah sistem demokrasi one man one vote dimana satu orang satu suara, jadi semua dikembalikan kepada masyarakat untuk menentukan pilihannya.

"Kalau sekarang bapak saya presiden dan mas saya kebetulan mencalonkan menjadi calon presiden, silahkan kalau tidak suka jangan dipilih, kan masih ada pilihan lain pak Mahfud dan Cak Imin. Jadi balik lagi ini akan dikembalikan ke masyarakat untuk siapa yang menjadi pemimpin berikutnya saya kira itu aja terima kasih," tegasnya.

Sementara itu, usai menghadiri dialog kebangsaan, Kaesang bersama dengan rombongan menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan gebyar sholawat di Gedung Olahraga Lamongan.jir

Berita Terbaru

Bidik Swasti Saba Wistara 2027, Pemkab Ponorogo Perkuat Sinergi Lintas Sektor Pertajam Data 

Bidik Swasti Saba Wistara 2027, Pemkab Ponorogo Perkuat Sinergi Lintas Sektor Pertajam Data 

Senin, 28 Sep 2026 19:28 WIB

Senin, 28 Sep 2026 19:28 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Setelah 7 tahun kehilangan predikat Wistara pada penilaian Kabupaten Kota Sehat (KKS). Pemerintah Kabupaten Ponorogo tampaknya mulai…

Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

Senin, 28 Sep 2026 18:04 WIB

Senin, 28 Sep 2026 18:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjadi salah satu pemerintah daerah yang turut bekerja keras mengawal, dan dianggap berjasa dalam memajukan ekonomi syariah di…

Pagar Mall dan SLF Disorot, DPRD Desak Audit Fisik Bangunan di Surabaya

Pagar Mall dan SLF Disorot, DPRD Desak Audit Fisik Bangunan di Surabaya

Senin, 28 Sep 2026 18:01 WIB

Senin, 28 Sep 2026 18:01 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Isu Sesar Surabaya dan Sesar Waru yang kembali menjadi perhatian publik mendapat respons dari DPRD Kota Surabaya. Di tengah…

RPH Surabaya Pastikan Daging ASUH, Masyarakat Bisa Beli di Pasar Arimbi dan Lapak Mitra

RPH Surabaya Pastikan Daging ASUH, Masyarakat Bisa Beli di Pasar Arimbi dan Lapak Mitra

Senin, 28 Sep 2026 17:59 WIB

Senin, 28 Sep 2026 17:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda mengajak masyarakat lebih selektif dalam…

Genjot Pajak Daerah, 105 Tapping Box Dipasang di Hotel dan Restoran Kota Mojokerto

Genjot Pajak Daerah, 105 Tapping Box Dipasang di Hotel dan Restoran Kota Mojokerto

Senin, 28 Sep 2026 17:58 WIB

Senin, 28 Sep 2026 17:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Mojokerto memasang 105 unit alat tapping box di sejumlah hotel dan …

Puluhan Massa Desak Kejari Kota Kediri Usut Dugaan Jual Beli Kios dan Mangkraknya Alun-Alun

Puluhan Massa Desak Kejari Kota Kediri Usut Dugaan Jual Beli Kios dan Mangkraknya Alun-Alun

Senin, 28 Sep 2026 17:29 WIB

Senin, 28 Sep 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Kota Kediri menggelar aksi damai di depan Kejaksaan Negeri (Kejari)…