Pelapor Ditetapkan Jadi Tersangka, Ketua JCW Sumenep Berkirim Surat ke Kadiv Propam Mabes Polri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua LSM, Jatim Corruption watch (JCW) Jawa Timur, DR.HM.Sajali, SH, MM,Ph.D, CPCLE,  saat ditemui reporter Surabaya Pagi Sumenep. SP/Ainur Rahman
Ketua LSM, Jatim Corruption watch (JCW) Jawa Timur, DR.HM.Sajali, SH, MM,Ph.D, CPCLE,  saat ditemui reporter Surabaya Pagi Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep -  Ketua LSM, Jatim Corruption watch (JCW) Jawa Timur,  DR.HM.Sajali, SH, MM,Ph.D, CPCLE, akhirnya berkirim surat resmi kepada Kadiv. Propam Mabes Polri di Jakarta.

Menurut Sajali, surat yang dikirim itu terkait, Laporan dugaan pelanggaran Kode etik Kepolisian RI No.07 tahun 2022, atas penetapan saudara, H. Mohammad Siddik, SH,MH sebagai tersangka atas dugaan tindak Pidana pencemaran nama baik sebagaimana pasal 311 ayat (1) KUHP. oleh Penyidik Unit I Pidum Satreskrim Polres Sumenep, Tegasnya

Ia juga menjelaskan, jika Surat dengan nomor, 0345/ DPRJTM. TPF.N. IND/XII/ 2023 tertanggal 08 Desember 2023 itu telah dikirim dengan tembusan kepada, Irwasum Mabes Polri, Kabid Propam Polda Jatim, dan Itwasda Polda Jatim.

" Jadi, penetapan tersangka terhadap, Mohammad Siddik oleh IPDA Sirat, SH selaku Kanit Lidik I Satreskrim Polres Sumenep sangat bertentangan dan melanggar hukum, sangat sembrono terlalu dipaksakan"

Seharusnya, pihak polres Sumenep,  kata dia, memberikan perlindungan atas pelapor karena telah membantu kepentingan masyarakat umum, semestinya pelapor patut untuk diapresiasi dan diberikan perlindungan secara khusus bukan malah pelapor ditetapkan sebagai tersangka, ini kan lucu.  Tegasnya

Sementara sambungnya, pelapor telah melakukan pelaporan berdasarkan bukti kebenarannya, namun penyidik Satreskrim Polres Sumenep terkesan memihak pada salah satu pihak, makanya saya berkirim surat ke Kadiv Propam Mabes Polri. Tuding Sajali.

Untuk diketahui, kata Sajali, perihal, tentang kode etik Profesi dan Komisi kepolisian Negara RI pada pasal 4 huruf (a) dan (b) dan pasal 5 huruf (c) dijelaskan, bahwa, di dalam menjalankan tugas wewenang dan tanggung jawab, harus secara profesional, proporsional dan prosedural. Ungkapnya

Kemudian, kata Sajali, Dalam pasal 7 huruf (a)  tentang, menghormati harkat dan martabat manusia berdasarkan prinsip dasar HAM. lalu pada huruf (b) menjunjung tinggi prinsip kesetaraan bagi setiap Negara dihadapan hukum, huruf (f) menjunjung tinggi kejujuran, kebenaran, keadilan dan menjaga kehormatan dalam hubungan dengan masyarakat"

Selain itu juga Sajali menjelaskan,  pada Pasal 1 huruf (a) angka 1 " Penegakan Hukum"  dan ayat 2  huruf (a, c dan f) melakukan penyidikan yang bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan dikarenakan adanya campur  tangan pihak lain.

Oleh karenanya, kata Sajali, pihaknya selaku orang hukum akan berbuat dan bekerja sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku dengan tanpa berbuat hal-hal yang bertentangan dengan hukum apalagi melawan hukum. Pungkasnya.

Sementara, Mohammad Siddik, saat ditemui reporter Surabaya pagi, mengaku siap menjalani proses hukum atas pemanggilan dirinya ke pihak Kepolisian Resor Sumenep.

"Saya sudah terima, surat panggilan pihak kepolisian dengan Nomor : SPG/201/VI/2021 Satreskrim tanggal 4 Juni  2021, setelah itu saya dipanggil untuk kedua kalinya dengan surat panggilan ke II dengan nomor : SPG/ 811/XII/ 2023 Satreskrim"

Kata Siddik, pemanggilan tersebut berdasarkan surat laporan saya kepada pihak kepolisian, dengan nomor  LP/1522/XII/ 2016  / UM/ Jatim, tanggal 27 Desember 2016 lalu.

Diakui Siddik, pada surat pemanggilan kedua, saya ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tindak pidana penistaan lewat tulisan melalui media koran pada hari minggu tanggal 27 November 2016.

Dikatakan Siddik, kita akan ikuti prosesnya, kita ikuti alurnya, sebab, kebenaran akan selalu menemukan jalannya sendiri, namun harus tetap diperjuangkan dan dibela secara hukum. Pungkasnya

Secara terpisah, Kapolres Sumenep, Melalui Kabag Humas Polres Sumenep, AKP. Widiarti, sampai berita ini ditulis, belum menanggapi pertanyaan media, seputar, Polres melakukan pelanggaran kode etik kepolisian Negara RI, No. 07 tahun 2022. AR

Berita Terbaru

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih dalam rangka Hari Jadi Lamongan (HJL) ke 457 tahun, dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, digelar sunatan massal, yang…

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Aksi untuk mendesak dan mendukung kelanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disuarakan oleh relawan di mana-mana, tak…

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI : Dalam momentum Hari Hidrasi Nasional, AQUVIVA merek air minum dalam kemasan (AMDK) dari WINGS Food yang pertama di Indonesia menggunakan…

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – PT Gudang Garam Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (23/6/2026) di Grand Surya Hotel, Jalan Dhoho No. …

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Terdakwa kasus dugaan gratifikasi dan korupsi Kabupaten Ponorogo, Sugiri Sancoko, meluapkan kekesalannya dalam persidangan di P…

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak  ‎

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak ‎

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Antusiasme warga mengikuti khitan massal gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun membludak. Dari target awal 290 peserta, ju…