Pelita Air Dimergerkan ke Citilink, Layani Penerbangan Low Cost

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Tak lama lagi, Citilink dan Pelita Air dimergerkan. Menurut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir penggabungan tersebut untuk menyeimbangkan harga tiket yang meroket.

Harga tiket yang melonjak tinggi ini, Erick menilai karena kurangnya ketersediaan pesawat. Dia menyebut pesawat terbang sebelum pandemi COVID-19 sebanyak 750 pesawat, sedangkan sekarang hanya 450 pesawat.

"Pesawat terbang kita sebelum COVID-19 itu 750 pesawat. Hari ini 450, makanya tiketnya mahal. Nah karena itu kita mendorong yang namanya merger atau penggabungan Pelita dengan Citilink," kata Erick kepada awak media, di Jakarta Timur, Rabu (12/12/2023).

Untuk itu, dia mendorong adanya penggabungan kedua maskapai tersebut untuk menekan harga tiket. Di sisi lain, perlunya meningkatkan standarisasi bandara. Namun, merger tersebut tentunya membutuhkan waktu lama.

 

Segmen Low-Cost Carrier

"Yang namanya merger itu butuh proses. Pelindo itu ada 4 jadi 1, Pelindo aja butuh 2 setengah tahun. Ya kan ini Angkasa Pura baru bicara tahun ini," jelasnya.

Erick menyampaikan beberapa negara sekarang yang merenovasi bandara menjadi tempat perjalanan yang nyaman. Untuk itu, perlunya memperbaiki atau merenovasi bandara, seperti di Bali.

Dengan begitu, dia bilang dapat mendorong masyarakat Indonesia untuk berwisata dalam negeri dibandingkan luar negeri. Bersama dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, dia menargetkan jumlah wisata di tahun 2024 menjadi 12,5 juta turis mancanegara.

"Nah karena itu diperlukan kebijakan yang friendly. Apa contohnya? Tadi airport. Ya airport," imbuhnya.

Tiko menyebut pemerintah juga sedang mendiskusikan rencana memasukkan Pelita dan Citilink Holding Aviasi dan Pariwisata InJourney, setelah merger dilakukan.

Nantinya, Pelita Air akan bergabung dengan Citilink di segmen Low-Cost Carrier (LCC), bisnis penerbangan yang menyediakan harga tiket yang terjangkau serta layanan terbang yang minimalis. Nantinya, lisensi pesawat reguler Pelita Air akan dipindah ke Citilink. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Apresiasi Laporan Komisi E DPRD Jatim, BPBD Sebut Anggaran Pos Mie Instan di RAPBD 2027 Masih Input Awal

Apresiasi Laporan Komisi E DPRD Jatim, BPBD Sebut Anggaran Pos Mie Instan di RAPBD 2027 Masih Input Awal

Senin, 02 Nov 2026 09:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 09:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SIDOARJO- Laporan Komisi E DPRD Jawa Timur terhadap usulan anggaran BPBD Jawa Timur pada Rancangan APBD 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD…

Fraksi PDI-P Kritisi Anggaran Bencana, Bunda Renny : Libatkan UMKM dan Petani Terdekat

Fraksi PDI-P Kritisi Anggaran Bencana, Bunda Renny : Libatkan UMKM dan Petani Terdekat

Senin, 02 Nov 2026 09:22 WIB

Senin, 02 Nov 2026 09:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya- Belanja logistik untuk penanganan korban bencana di Jawa Timur mendapat atensi Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari…

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan dan gangguan rantai pasok,…

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi kreatif baru,…

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bursa aset kripto global OKX merayakan empat tahun pelaksanaan program Proof of Reserves (PoR) bulanan dengan menerbitkan 48 laporan…

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana…