Kementan Genjot Pelaku Usaha Peternakan Masuk Pasar Halal di Jepang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi peternakan unggas yang siap dipanen. SP/ JKT
Ilustrasi peternakan unggas yang siap dipanen. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) kali ini menggandeng para pelaku usaha di bidang produk unggas dan pakan ternak dalam rangka akselerasi peningkatan ekspor ke pasar halal di Jepang.

Menurut Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nasrullah melalui keterangan tertulisnya, sejak tahun 2017 produk peternakan Indonesia untuk olahan daging ayam sudah masuk ke Jepang.

"Saat ini sudah ada 5 unit usaha produk olahan daging ayam dari Indonesia yang sudah disetujui masuk ke Jepang dan masih ada yang sedang dalam proses persetujuan negara," kata Nasrullah, Jumat (15/12/2023).

Namun menurutnya, ekspor dari Indonesia masih harus ditingkatkan lagi dengan memanfaatkan peluang pasar halal untuk memenuhi kebutuhan muslim di Jepang, termasuk orang Indonesia yang tinggal di negara tersebut.

Apalagi produksi daging ayam dalam negeri saat ini terbilang berlebih, sehingga selain dapat membantu negara lain dalam pemenuhan kebutuhan pangan juga dapat meningkatkan devisa negara.

“Saat ini, buyer kita baru satu, yaitu Sari Raya Group sehingga kita perlu menambah lagi untuk dapat meningkatkan volume ekspor," terang Nasrullah.

Ia sebutkan, Kementan pun telah menugaskan tim yang dipimpin oleh Tri Melasari Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Kementan bersama Atase Pertanian Indonesia untuk koordinasi memanfaatkan peluang pasar halal di Jepang.

“Kami telah menugaskan tim bersama Atase Pertanian Indonesia di Jepang dengan menggandeng para pelaku usaha untuk ketemu langsung dengan calon buyer yang akan kerjasama memperlancar ekspor ke Jepang pada minggu ini," kata Nasrullah.

“Di sana mereka sudah bertemu langsung dengan Dubes Indonesia di Jepang dan beberapa perusahaan diantaranya: AEON, PT. Sky Japan Abadi dan Sari Rasa Group, serta ISE Food Inc," imbuhnya.

Dalam kunjungan kerjasama tersebut telah ditandatangani Letter of Intens (LoI) antara para pelaku usaha kedua negara untuk meningkatkan ekspor, serta menjajaki investasi industri olahan telur yang selama ini belum banyak dilirik pelaku usaha, sedangkan kebutuhan olahan telur seperti tepung telur, telur cair dan frozen egg untuk industri makanan cukup banyak di Indonesia.

Sebagai informasi bahwa AEON adalah perusahaan yang bergerak dalam pengelolaan mall-mall yang banyak tersebar di Jepang yang memiliki hypermarket yang menjual semua kebutuhan masyarakat Jepang, termasuk produk olahan unggas.

Sedangkan, Sky Japan Abadi adalah perusahaan yang bergerak di bidang trader makanan dan catering. ISE Food adalah perusahaan yang bergerak dalam industri perunggasan (ayam layer) Nomor 7 sebagai produsen telur di Dunia dan No. 1 terbesar di Jepang.

“Para pelaku usaha kita secepatnya akan menindaklanjuti kerjasama untuk membahas mengenai pengemasan dan cita rasa yang akan disesuaikan dengan permintaan masyarakat Jepang, serta akan mengirimkan sampel produknya," ujar Nasrullah.

“Kita juga akan kerjasama untuk mengadakan promosi bersama dengan KBRI, seperti mengikuti pameran di Jepang dan mengadakan bussines matching, semoga yang menjadi upaya-upaya kita untuk dapat terus meningkatkan ekspor ini bisa segera terlaksana dengan baik, sehingga akan dapat menambah devisa negara," pungkasnya. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Ironis!! Kantor Desa Dibongkar 2 Tahun, Warga Serag Ponorogo Kini Urus Surat di TK

Ironis!! Kantor Desa Dibongkar 2 Tahun, Warga Serag Ponorogo Kini Urus Surat di TK

Minggu, 27 Sep 2026 12:02 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 12:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Puluhan warga Desa Serag, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, menggelar aksi damai di area bekas Balai Desa Serag,…

Gebyar Undian Polling PBB 2026, Pemdes Jati Alun-Alun Siapkan Hadiah Utama Sepeda Motor Listrik

Gebyar Undian Polling PBB 2026, Pemdes Jati Alun-Alun Siapkan Hadiah Utama Sepeda Motor Listrik

Minggu, 27 Sep 2026 11:42 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 11:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Jati Alun - Alun, Kecamatan Prambon, Sidoarjo menggelar Gebyar Polling Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)…

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Kediri Gencarkan Penanaman Jagung

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Kediri Gencarkan Penanaman Jagung

Minggu, 27 Sep 2026 11:36 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Melalui penanaman jagung di Dusun Genengan, Desa Sambiresik, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Pasca Insiden Kebakaran, Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Kembali Dibuka

Pasca Insiden Kebakaran, Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Kembali Dibuka

Minggu, 27 Sep 2026 11:31 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI,com, Malang - Pasca insiden kebakaran yang melanda beberapa waktu lalu, Unit Pelaksana Teknis Taman Hutan Raya (UPT Tahura) Raden Soerjo membuka…

Dikeluhkan Wali Murid, Wali Kota Surabaya Larang Sekolah Negeri Jual Seragam

Dikeluhkan Wali Murid, Wali Kota Surabaya Larang Sekolah Negeri Jual Seragam

Minggu, 27 Sep 2026 11:19 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 11:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti sejumlah keluhan dari wali murid terkait variasi harga dan mahalnya seragam yang dijual di lingkungan sekolah,…

Lewat Gerakan Selamatkan Pangan, Pemkot Probolinggo Komitmen Tekan Pemborosan

Lewat Gerakan Selamatkan Pangan, Pemkot Probolinggo Komitmen Tekan Pemborosan

Minggu, 27 Sep 2026 11:15 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 11:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui Gerakan Selamatkan Pangan Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo, berusaha menekan pemborosan yang yang digelar Dinas…