Konsumsi Sawit Domestik Meroket 10,2 Persen Berkat Biodiesel

author surabayapagi.com

- Pewarta

Rabu, 20 Des 2023 10:51 WIB

Konsumsi Sawit Domestik Meroket 10,2 Persen Berkat Biodiesel

i

Konsumsi Sawit Domestik Meroket 10,2 Persen Berkat Biodiesel. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Konsumsi minyak sawit dalam negeri mengalami kenaikan pada Oktober mencapai 2,181 juta ton, naik 10,2 persen dari bulan September sebesar 1,979 juta ton. Kenaikan itu terjadi pada konsumsi biodiesel.

“Kenaikan terbesar terjadi pada konsumsi biodiesel yang naik dari 924 ribu ton di September menjadi 1,160 juta ton di bulan Oktober,” jelas Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Mukti Sardjono, Rabu (20/12/2023).

Baca Juga: Implementasi Program Biodiesel B35 Mundur ke 1 Februari 2023

Sedangkan untuk pangan, turun 3,5% dari 865 ribu ton menjadi 835 ribu ton dan oleokimia turun 2,1% dari 190 ribu ton di bulan September menjadi 186 ribu ton di bulan Oktober.

Menurut Mukti, produksi CPO bulan Oktober mencapai 4.523 ribu ton naik 9,2% dari produksi bulan September sebesar 4.143 ribu ton demikian juga dengan produksi PKO yang naik menjadi 430 ribu ton dari 394 ribu ton di bulan September atau naik 9,2%.

Sementara itu, Mukti menuturkan jika ekspor di bulan Oktober mengalami kenaikan sebesar 11,4% menjadi 3.001 ribu ton dari 2.693 ribu ton di bulan September. Kenaikan terbesar terjadi pada ekspor oleokimia sebesar 21,8% dari 333 ribu ton di bulan September menjadi 406 ribu ton di bulan Oktober. 

Baca Juga: Indonesia Bakal Pakai BBM Campuran Sawit 35% Mulai Januari 2023

Kemudian diikuti olahan CPO sebesar 12,4% dari 1.968 ribu ton pada bulan September menjadi 2.212 ribu ton di bulan Oktober dan kenaikan ekspor CPO sebesar 12,9% dari 233 ribu ton di bulan September menjadi 264 ribu ton di bulan Oktober. 

Adapun ekspor PKO, olahan PKO total keduanya mengalami penurunan sebesar 17,4% dari 138 ribu ton di bulan September menjadi 114 ribu ton di bulan Oktober.

Dengan stok awal bulan Oktober sebesar 3.103 ribu ton, produksi 4.953 ribu ton, konsumsi sebesar 2.181 ribu ton dan ekspor 3.001 ribu ton, maka stok akhir bulan Oktober adalah 2.874 ribu ton yang lebih rendah dari stok akhir bulan September sebesar 3.103 ribu ton.

Disisi lain, pihaknya juga turut menilai upaya pemerintah memanfaatkan sawit untuk dikonversi menjadi biodiesel merupakan strategi yang tepat dalam menjaga stabilisasi harga minyak sawit mentah di tengah adanya larangan ekspor CPO. 

Sementara untuk pelarangan tersebut berdampak pada membanjirnya produksi tandan buah segar hingga tangki tingkat produsen penuh. Namun, melalui program biodiesel yang menggunakan CPO sebagai bahan baku berhasil membuat harga tidak jatuh terlalu dalam dan perlahan mulai naik. jk-02/dsy

Editor : Desy P.

BERITA TERBARU