Cemburu, Selebgram Cantik Sidoarjo Dianiaya Pacarnya Hingga Babak Belur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Belum tuntas penganiayaan pacar berujung meninggal dunia di Surabaya pada Oktober 2023 lalu yang dilakukan Robert Tannur pada kekasihnya Dini Sera Afrianti. Kini, penganiayaan terhadap pacar kembali terjadi. Kini yang bernasib nahas menimpa selebgram cantik Sidoarjo, Vitri Pradana. Beruntung, Vitri masih selamat, hanya mengalami luka di sekujur tubuhnya.

Vitri diduga dianiaya kekasihnya, Muhammad Ardiansyah (MA), karena cemburu. Kekasih Vitri, merupakan warga Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Perempuan berusia 26 tahun ini mengaku dihajar hingga sekujur tubuhnya babak belur.

Selebgram bernama asli Safitri Anggraini Dewi ini menjelaskan, alasan pelaku MA menghajarnya hingga babak belur dikarenakan cemburu, ketika korban pergi bersama teman prianya.

“Jadi sebenarnya itu masalah cemburu, awalnya saya tahu dia mau keluar clubing dan reservasi atas nama Vita akhirnya saya balas, dengan saya keluar dengan teman cowok saya," ucap Vitri.

Mengetahui hal tersebut, pelaku yang tak lain adalah kekasih korban langsung tidak terima sehingga terjadilah salah paham.

Ardiansyah langsung mendatangi rumah Vitri yang berada di Komplek Perumahan Kahuripan Nirwana Sidoarjo.

“Waktu itu dia (pelaku) tidak terima dan sehabis clubing dia pergi ke rumah saya dari Malang ke Sidoarjo. Dia menunggu di depan pos satpam cluster rumah saya sembari menunggu saya masuk portal. Waktu saya masuk portal dia membuntuti di belakang mobil saya," bebernya.

Sesampainya di rumah, lanjut Vitri, pelaku langsung merebut handphone korban. Cek cok pun tak terhindarkan hingga masuk ke dalam rumah.

“Setelah turun mobil, hp saya langsung direbut. Terus masuk ke dalam rumah kita cek-cok. Saya dipukul sampek babak belur, di cekik, kepala saya di pukul pakek handphone, telinga saya di gigit sekencang-kencangnya sampai berdarah, anting sampek lepas juga bengkok, badan saya didorong-dorong dengan keras sampai terbentur-bentur lemari sama ranjang tidur,” ungkap Vitri.

Penganiayaan tersebut menyebabkan Vitri tak sadarkan diri hingga dua kali. Usai melakukan kekerasan, pelaku langsung kabur ke Malang.

“Saya sampai pingsan dua kali, sehabis dia mukulin saya dia langsung balik Malang dengan membawa baju-baju yang ada di lemari saya. Saya sempet ketiduran dan setelah bangun saya merasa badan saya cacat dan lebam sekujur tubuh," kata perempuan kelahiran Jombang ini.

Vitria mengaku telah melaporkan penganiayaan tersebut ke Polresta Sidoarjo, dengan tanda bukti lapor tersebut tercatat Nomor: TBL B/534/XI/2023/SPKT/Polresta Sidoarjo tentang penganiayaan. “Iya, sudah saya laporkan ke Polresta Sidoarjo,” tutur pemilik akun Instagram bercentang biru ini.

Sementara itu, Kepala Subseksi (Kasubsi) Pengelolaan Informasi Dokumentasi dan Multimedia (PDIM) Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono mengatakan, laporan tersebut masih dalam tahap penyidikan oleh pihak yang bersangkutan. “Masih tahap sidik mbak,” tutupnya.

 

Berkas Robert Tannur Masih Nyantol

Sementara, penganiayaan Robert Tannur kepada Dini Sera hingga meninggal dunia, hingga Desember 2023 kini masih nyantol alias belum tuntas ke pengadilan. Bahkan, berkas yang sudah diberi ke Kejaksaan Negeri Surabaya masih belum lengkap. Padahal, kasus putra dari mantan anggota DPR RI fraksi PKB, Edward Tannur ini sudah terjadi pada 4 Oktober 2023 lalu.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono mengatakan, pihaknya telah mengembalikan berkas perkara tersebut ke Kejari Surabaya. Pengembalian berkas yang sudah dilengkapi sesuai petunjuk jaksa ini sejak beberapa pekan lalu. "Sudah lama, sekitar 2 mingguan lah (P19) dari jaksa," kata Hendro.

Seperti diketahui, Dini tewas setelah dianiaya kekasihnya Ronald Tannur. Ronald merupakan anak mantan anggota DPR RI, Ronald Tannur. Penganiayaan itu dipicu cekcok usai keduanya karaoke di Blackhole KTV.

Dini sempat dipukul botol tequila dan dilindas mobil oleh Ronald. Ronald sempat merekam saat Dini terkapar tak berdaya sebelum akhirnya perempuan asal Sukabumi, Jawa Barat itu meninggal dunia. alq/ham/rmc

Berita Terbaru

Silpa Rp154 Miliar, Pemkot Madiun Diminta Benahi Perencanaan Anggaran

Silpa Rp154 Miliar, Pemkot Madiun Diminta Benahi Perencanaan Anggaran

Selasa, 30 Jun 2026 07:54 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 07:54 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Tahun 2025 yang menembus Rp154 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Besarnya dana Sil…

30 Penyedia Mamin Melakukan Penandatangan Kontrak Payung Harga Konsolidasi

30 Penyedia Mamin Melakukan Penandatangan Kontrak Payung Harga Konsolidasi

Selasa, 30 Jun 2026 06:11 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 06:11 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Sebanyak 30 penyedia makan minum melakukan penandatanganan kontrak payung harga konsolidasi bersama Pemerintah Kota …

Prabowo, Terbuka Masukan Lewat TikTok

Prabowo, Terbuka Masukan Lewat TikTok

Senin, 29 Jun 2026 20:38 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden Prabowo Subianto menegaskan terbuka dengan masukan apa pun, termasuk dari anak-anak di desa. Bahkan, yang disampaikan…

Jokowi Injak Kepala Kerbau, Tokoh PDIP Malah Remehkan

Jokowi Injak Kepala Kerbau, Tokoh PDIP Malah Remehkan

Senin, 29 Jun 2026 20:35 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:35 WIB

Jokowi, hanya tengah menunjukkan ambisi kekuasaan tanpa batas." Guntur RomliJuru Bicara PDIP SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejadian kepala kerbau diinjak…

Pendukung Eks Bupati Pati, Tarik Seragam Petugas KPK

Pendukung Eks Bupati Pati, Tarik Seragam Petugas KPK

Senin, 29 Jun 2026 20:31 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sidang dugaan korupsi yang menjerat eks Bupati Pati, Sudewo, di Pengadilan Tipikor Semarang berakhir ricuh. Ini usai majelis hakim…

PB IDI "Kejar" Menkes yang Tebar Kesenjangan Gaji Dokter

PB IDI "Kejar" Menkes yang Tebar Kesenjangan Gaji Dokter

Senin, 29 Jun 2026 20:28 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:28 WIB

"Memang teman-teman variasi besaran penghasilan berbeda, dan jauh sekali. Saya nggak enak menyampaikan di Jakarta, ada yang dapatnya, orderan sebulan…