Sebabkan 3 Musisi Meninggal

Bartender Bar Vasa Hotel Sengaja Campur Zat Metanol dengan Miras

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Setelah hampir dua pekan, Polrestabes Surabaya akhirnya mengungkap kasus meninggalnya tiga musisi di Bar Vasa Hotel Surabaya, pada 23 Desember 2023 lalu. Bartender Bar Vasa Hotel, Arnold Zadrach Sitania (AZS) akhirnya ditetapkan sebagai tersangka perkara minuman keras mematikan.
"Tersangka AZS kami kenakan Pasal 388 Kitab Undang-undang Hukum Pidana atau KUHP tentang pembunuhan," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Pasma Royce saat rilis kasus di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (5/1/2024).

Bartender berusia 27 tahun itu menyebabkan kematian tiga orang korban setelah meminum minuman keras oplosan hasil racikannya di Cruz Lounge Bar Vasa Hotel Surabaya pada Sabtu dini hari, 23 Desember 2023.

Ketiga korban yang naas itu merupakan personel band "Ogie & Friends" yang menyempatkan bersantai sembari minum usai tampil menghibur pengunjung di Cruz Lounge Bar Vasa Hotel Surabaya.

Masing-masing korban yang meninggal dunia teridentifikasi bernama Reza Ghulam Achmad (pemain saxofon), William Adolf Refly (drummer), dan Indro (sound engineer).

Pasma mengungkapkan berdasarkan hasil otopsi terhadap jenazah ketiga korban dinyatakan penyebab kematiannya sama, yaitu keracunan zat metanol.

"Saat dilakukan otopsi, sisa zat metanol ditemukan di masing-masing lambung korban," ujarnya.

Hasil penyelidikan di tempat kejadian perkara mengungkap bartender asal Karangpilang Surabaya itu meramu sembilan jenis minuman keras oplosan yang masing-masing ditempatkan di karafe atau wadah yang berbeda.

"Di tiap karafe dari sembilan jenis minuman keras hasil oplosannya, kami temukan kandungan masing-masing sedikitnya 100 hingga 200 mililiter metanol," ujar Pasma.

 

Ditemukan Kandungan Metanol

Hal itu juga dibenarkan oleh, Kombes Sodiq Pratomo Kabid Labfor Polda Jatim, ia mengatakan setelah dilakukan penyelidikan terhadap barang bukti dan olah TKP kita menemukan kandungan zat metanol dalam racikan minuman korban. 

"Ada kandungan alkohol etanol dan metanol. Ditemukan 24 % metanol. Dapat disimpulkan kematian para korban ini diakibatkan keracunan metanol," ungkap Sodiq. 

Sodiq menjelaskan, metanol ini merupakam zat yang sangat berbaya jika dikonsumsi oleh manusia yang dapat mengakibatkan kematian. "Sekit aja metanol itu efeknya bisa mata buram yang mengakibatkan kebutaan. Apalagi kita temukan 200 mili lebih kandungan zat metanol di dalam barang bukti," terannya.  

Dokter Forensik RS. dr. Soetomo dr.Renny Sumino juga membenarkan yang diminum para personel home band di Bar Vasa Hotel yang meninggal dunia tersebut mengandung zal metanol. 

"Dari hasil otopsi para jenazah korban ditemuan di dalam tubuh dan organ seperti hati, jantung dan pembuluh darahnya ada kandungan zat metanol. Maka dari itu korban mati lemas karena keracunan metanol," ungkapnya. 

 

Beli dari Toko Online

Kepada polisi, Bartender AZS mengaku membeli metanol dari toko online, sebagai bahan oplosan minuman keras untuk dijual tanpa sepengetahuan pengelola Cruz Lounge Bar Vasa Hotel.
"Istilahnya dijual di bawah tangan, ditawarkan kepada pengunjung yang sudah kenal," ucap Kapolrestabes Pasma.

Pasma menjelaskan, metanol yang dibeli manajemen Cruz Lounge Bar Vasa Hotel Surabaya itu dikira etanol. Katanya, manajemen bar memesannya melalui bagian purchasing atau pembelian Vasa Hotel Surabaya.

"Mekanismenya, internal Cruz Lounge Bar ini memesan etanol ke purchasing hotel. Kemudian, Vasa Hotel memesannya ke CV. Berkat Agung Sejahtera," terang Pasma.

Namun, lanjut Pasma, pihak CV Berkat Agung Sejahtera ini justru membeli etanol ke pihak lain, yaitu toko online BOTANICA STORE, melalui aplikasi Shopee.

"Barang didapat lalu diserahkan ke karyawan Cruz Lounge Bar untuk digunakan, dan disajikan oleh bartender Arnold. Hingga tidak diketahui bahwa carian dikira etanol itu ternyata metanol," papar dia.

Pasma menyebut bahwa memang yang dijual oleh BOTANICA STORE itu adalah cairan metanol, yang tidak dapat dikonsumsi manusia. "Toko BOTANICA STORE dengan pemilik Deny, ternyata mengirimkan cairan berbahan dasar alkohol metanol, yang tidak dapat dikonsumsi manusia," beber dia.

 

Potensi Tersangka Baru

Untuk itu, Tim Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya masih terus melakukan pendalaman dan pengembangan untuk menuntaskan kasus tersebut.

"Kepada pihak manajemen (Cruz Lounge Bar), dan pihak terlibat nanti masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh penyidik," pungkasnya.

Karena metanol merupakan senyawa kimia yang sangat beracun dan berbahaya, tersangka AZS juga dijerat Pasal 204 KUHP yang mengatur tentang ancaman hukuman bagi produsen minuman keras oplosan.

 

Bar Vasa Hotel akan Dievaluasi

Kejadian tewasnya musisi setelah menenggak miras ini turut menjadi perhatian Wawali Armudji. Ia mengatakan akan mendatangi Vasa Hotel imbas tewasnya musisi Surabaya yang diduga keracunan. Hal itu disampaikan saat Armuji berkunjung ke salah satu korban selamat yang sempat menjalani masa kritis, Mitra di rumahnya wilayah Jemursari, Kamis (04/01/2024).

“Ini yang harus kita tegakkan keadilan ini, makanya kita sama dengan pengacaranya, nanti kita ada meninjau kesana, insya allah dalam minggu depan akan sidak,” kata Armuji di depan awak media, Kamis (04/01/2024).

Rencana Armuji, nantinya ia bersama dengan Dinas terkait akan memeriksa beberapa hal untuk melakukan evaluasi kepada Vasa Hotel Surabaya. Ia pun meminta agar manajemen Vasa Hotel menutup sementara Cruz Lounge Bar Vasa Hotel walaupun tempat itu telah ditutup karena segel dari petugas kepolisian.

“Pastinya setelah kita sidak kita akan melihat, kita akan ngajak dinas terkait, sehingga kita akan tepat untuk menentukan sanksi yang akan kita terapkan,” imbuhnya.

Armuji menyesalkan pihak Vasa Hotel yang terkesan lepas tanggung jawab atas tragedi ini. Ia meminta agar pemilik dan manajemen Vasa Hotel memiliki nurani untuk memberikan santunan dan menjenguk keluarga korban. Apalagi, Ogie and Friends bermain rutin pada hari Jumat untuk menghibur konsumen Cruz Lounge Bar Vasa Hotel Surabaya. alq/ham/rmc

Berita Terbaru

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep- Advokat sekaligus pelapor penggelapan tanah kas desa (TKD) di Kab. Sumenep, H. Mohammad Siddik mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep …

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…