Atas Dedikasi Tingkatkan Layanan ABK, Alumni Unesa Dianugerahi Tokoh Peduli Disabilitas

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 07 Jan 2024 18:34 WIB

Atas Dedikasi Tingkatkan Layanan ABK, Alumni Unesa Dianugerahi Tokoh Peduli Disabilitas

i

Penghargaan Tokoh Peduli Disabilitas kepada Miseri, Kepala SLB Negeri Gedangan

 

SURABAYAPAGI, Surabaya - Dalam rangkaian Reuni Akbar Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menganugerahkan penghargaan Tokoh Peduli Disabilitas kepada Miseri, Kepala SLB Negeri Gedangan, atas dedikasinya dalam meningkatkan layanan bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

Baca Juga: Empat Kampus di Surabaya, ikut Bergolak

Penghargaan ini diberikan langsung oleh Rektor Unesa Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes pada gelaran reuni akbar IKA pada Sabtu, (6/1/2024).

Miseri sendiri tidak hanya dikenal sebagai sosok pemimpin prestasi di SLB Negeri Gedangan, Sidoarjo. Tetapi ia  juga merupakan alumni berprestasi yang peduli terhadap kaum disabilitas.

Miseri menegaskan bahwa masih banyak ABK yang membutuhkan pelayanan yang lebih ramah, sementara kesadaran masyarakat terhadap hal ini masih minim.

Diceritakan, sejak tahun 2000, fokus utama Miseri dan timnya adalah memberikan pendidikan, pelayanan, dan pendampingan bagi penyandang disabilitas, baik di lingkungan sekolah reguler maupun di SLB.

Yang mana, tidak hanya sekadar pemberian pengetahuan, pelayanan yang disediakan juga menciptakan komunitas yang mendukung vokasi, pengembangan bakat, dan penyaluran pekerjaan bagi ABK.

Baca Juga: Gubes UNESA Singgung Netralitas Pemerintah, TNI, Polri hingga ASN

"Tak hanya memberikan pendidikan, kami juga mengajarkan keterampilan vokasional seperti menjahit, barista, marketing digital, desain grafis, dan keterampilan lain sesuai minat-bakat," ujar Miseri.

Ia pun mengungkapkan bahwa jumlah anak didik disabilitasnya mencapai 360 orang, terbagi dengan rincian 260 di SLB Negeri Gedangan dan 100 di Yayasan Pendidikan Harmoni.

Ia juga mengaku aktif membantu dalam pelayanan sekolah inklusi, baik di Jawa Timur maupun tingkat nasional.

Baca Juga: Keresahan atas Pelaksanaan Pilpres 2024, Dirasakan juga oleh Puluhan Dosen Unair dan Unesa

"Kebetulan kami menjadi pengurus Pokja (Kelompok Kerja) inklusi di Jawa Timur dan juga menjadi fasilitator profesi pendidikan khusus di tingkat Nasional, kebetulan saya Ketua Ikatan Guru Pendidikan Khusus Indonesia," jelasnya

Miseri juga mengaku gembira karena ada anak didiknya yang dari SLB bisa melanjutkan pendidikan ke tingkat perguruan tinggi.

"Anak didik kami disabilitas juga ada yang kuliah di Unesa untuk mendukung pendidikannya," pungkasnya.Ain

Editor : Mariana Setiawati

BERITA TERBARU