Disomasi dan Disinggung Masalah Royalti Lagu, Andre Taulany: Saya Bukan Maling

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Andre Taulany. SP/ JKT
Andre Taulany. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Komedian kondang, Andre Taulany baru saja disomasi terkait lagu “Mungkinkah dan Jangan Tutup Dirimu” ciptaan Ndhank Surahman Hartono, mantan gitaris Stinky, padahal menurutnya Andre merasa bukan lagi bagian dari Stinky.

"Saya sudah nggak di Stinky kenapa saya disomasi? Kenapa dilarang? Manggung aja jarang, tahu sendiri kerjaan saya bercanda jadi komandan, kapan saya manggung?," kata Andre Taulany, Rabu (10/01/2024).

Andre memang beberapa kali manggung bersama AT (Andre Taulany & Friends) dan membawakan lagu Stinky. Namun, Andre mengaku sudah membayar royalti.

"Saya bikin ATF itu baru manggung dua kali. Kalau dianggap bawa Mungkinkah, saya sudah bayar, saya ikut aturan mainnya. Saya bukan maling, saya bukan lancang, ikut aturan saya. Pihak EO juga sudah bayar lewat LMKN dan sebagainya," jelas Andre.

Andre Taulany mengatakan bahwa royalti ada standarnya, dan ia sudah mengikuti peraturan yang berlaku. Menurutnya, apabila bayaran royalti dianggap tak sesuai, seharusnya Ndhank protes sejak awal ditetapkan standar tersebut.

"Nggak sesuai gimana? Kalau lagu dari label sudah ada standarisasinya kalau mau komplain. Dari dulu, dia kan sudah tanda tangan. Kalau keberatan, dari awal sebelum tanda tangan," ujar Andre Taulany.

"Jadi saya heran kenapa saya disomasi, kan saya ikut undang-undang," pungkasnya.

Sebagai informasi, Ndhank Surahman Hartono masih mendapat royalti atas lagu Mungkinkah. Jumlah yang didapat Ndhank sekitar Rp250 ribu sampai Rp500 ribu. Bahkan royalti juga diberikan oleh publisher, serta lembaga kolektif seperti KCI dan WAMI. jk-07/dsy

Berita Terbaru

Kenalin 'Sadewa', Sapi Kurban Berbobot 1,7 Ton Pilihan Presiden Prabowo di Blitar

Kenalin 'Sadewa', Sapi Kurban Berbobot 1,7 Ton Pilihan Presiden Prabowo di Blitar

Kamis, 21 Mei 2026 12:17 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kenalan dengan sapi jenis limosin yang diberi nama 'Sadewa Next Generation' menjadi sapi pilihan Presiden RI Prabowo Subianto untuk…

Walikota Perintahkan ASN Kota Mojokerto Perkuat Sinergi dan Buang Ego Sektoral

Walikota Perintahkan ASN Kota Mojokerto Perkuat Sinergi dan Buang Ego Sektoral

Kamis, 21 Mei 2026 12:14 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:14 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojolerto - Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari mengimbau seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk  bersinergi dalam me…

Hujan Angin Kencang Rusak Rumah Warga hingga Pohon Tumbang di Pamekasan

Hujan Angin Kencang Rusak Rumah Warga hingga Pohon Tumbang di Pamekasan

Kamis, 21 Mei 2026 12:10 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Dilanda HUjan deras dengan angin kencang mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan rumah warga hingga menumbangkan pohon di…

Gunung Semeru Level Siaga, 2 Kali Luncurkan Lava Pijar hingga 2 Kilometer

Gunung Semeru Level Siaga, 2 Kali Luncurkan Lava Pijar hingga 2 Kilometer

Kamis, 21 Mei 2026 11:57 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Pulau Jawa yakni Gunung Semeru yang berlokasi di Kabupaten Lumajang kembali…

Pengurus APBMI Gresik Protes Keras Dugaan Penyimpangan Muswil APBMI Jatim 2026

Pengurus APBMI Gresik Protes Keras Dugaan Penyimpangan Muswil APBMI Jatim 2026

Kamis, 21 Mei 2026 11:46 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Pengurus DPC APBMI (Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat) Gresik melontarkan protes keras terhadap dugaan penyimpangan dalam…

Viral Dianggap Angker! Warga Justru Senang Bangunan KDMP di Lamongan Dekat Makam

Viral Dianggap Angker! Warga Justru Senang Bangunan KDMP di Lamongan Dekat Makam

Kamis, 21 Mei 2026 11:42 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 11:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Baru-baru ini media sosial (medsos) dihebohkan dengan berdirinya bangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDMP) di kawasan…