Tinggalkan Gaya Hedon, Putri Patricia Ngaku Berencana Tinggal di Panti Jompo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Putri Patricia. SP/ JKT
Putri Patricia. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Artis Putri Patricia memilih mengubah pandangan hidupnya dan berencana untuk menghabiskan sisa usianya di panti jompo. Hal itu diungkapnya apabila dirinya tidak mempunyai pasangan sampai tua kelak.

"Gue orang yang harus selalu mempunyai backup plan, itu tadi backup plan gue. Sejelek-jeleknya, gue harus punya pegangan materi, in case gue apa (keperluan)," jelasnya, Kamis (11/01/2024).

Aktris berusia 43 tahun itu percaya bahwa setiap orang memiliki pilihan dalam menjalani hidup. Oleh karena itu, ia harus mempersiapkan masa depannya ada ataupun tidak ada pasangan.

"Gue memang tipe orang yang harus mempunyai pilihan, karena kita selalu mempunyai pilihan, bagaimanapun juga kita harus memilih," jelasnya.

Sebelumnya dalam podcast Melaney Ricardo, pemain sinetron Putri yang Ditukar ini mengaku tidak masalah jika tidak mempunyai pasangan. Namun, ia setidaknya harus mempersiapkan uang lebih banyak untuk masuk ke senior home atau semacam panti jompo. 

"Oke, fine gue sendiri, tapi gue juga mau minta kalau gue dikasih kerjaan. Supaya kalau misal sampai tua gue sendiri, gue bisa at least keluar uang untuk masuk senior home," bebernya.

Selain itu, kini pemain sinetron Dewi Fortuna itu memberikan contoh terkait busana yang saat ini ia kenakan. Di saat banyak artis lain menggunakan barang mewah, ia lebih memilih untuk tidak mengikuti tren dan memilih meninggalkan gaya hedon (hidup mewah).

"Sudah enggak pernah beli ini itu, karena ini baju yang gue pakai aja baju dari zaman berapa tahun yang lalu gitu kan, gue recycle. Jadi sekarang fokusnya bukan untuk masalah beli materi," ucap Putri.

Beruntung, ia adalah orang yang cukup telaten. Sehingga banyak barang miliknya hingga kini masih berada dalam kondisi yang sangat baik.

Disatu sisi,  Putri Patricia mengatakan jika dirinya memang ingin memiliki seseorang yang menemani hari tuanya. Namun, ia tidak mau memaksakan diri untuk menikah hanya karena usia atau tuntutan masyarakat.

"Gue mau teman hidup, iya, tapi apakah untuk menikah? Kita lihat saja nanti bagaimana," katanya.

"Yang penting gue ketemu orang yang teman hidup saja dulu, karena sekarang banyak sekali yang mereka paksakan menikah, ujung-ujungnya pisah juga. Ya, buat apa?" pungkasnya.

Diketahui, Putri Patricia masih melajang di usia 43 tahun. Dirinya hanya berharap selalu diberi rezeki meskipun hidup sendiri sampai tua. Bahkan, kini Putri mengaku sudah berada di titik berdamai dengan keadaannya yang belum memiliki pasangan. jk-08/dsy

Berita Terbaru

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat t…

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kemampuan literasi anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi tidak lagi s…

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Puluhan warga Lingkungan Trunodangsan, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, menyegel sebuah outlet yang diduga menjual m…

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kendal Tornado FC langsung memasang target tinggi pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Tim asal Kendal tersebut m…