Puluhan ribu Warga NU Hadiri Deklarasi Mahfud Guru Bangsa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puluhan ribu warga NU dari berbagai daerah Jawa Timur berbondong-bondong menuju ke Jatim Internasional Expo (JIE) Convention Exhibition Jalan A Yani 99 Surabaya, Sabtu (13/1/2024) hari ini.
Puluhan ribu warga NU dari berbagai daerah Jawa Timur berbondong-bondong menuju ke Jatim Internasional Expo (JIE) Convention Exhibition Jalan A Yani 99 Surabaya, Sabtu (13/1/2024) hari ini.

i

SURABAYA PAGI, Surabaya- Puluhan ribu warga NU dari berbagai daerah Jawa Timur berbondong-bondong menuju ke Jatim Internasional Expo (JIE) Convention Exhibition Jalan A Yani 99 Surabaya, Sabtu (13/1/2024) hari ini.

Para kader NU dari berbagai profesi – terutama guru – itu anstusias menghadiri deklarasi “Mahfud Guru Bangsa” (MGB) untuk mendukung Prof Dr Moh Mahfud MD sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) berdampingan dengan Calon Presiden Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024.

Calon wakil presiden nomor urut 03, Mahfud Md disambut para kiai ketika menghadiri deklarasi relawan Mahfud Guru Bangsa (MGB) untuk Guru Sejahtera di Jatim International Expo (JIE) Convention Exhibition, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (13/1/2024).

Dengan mengenakan pakaian kemeja army look yang dilengkapi dengan emblem program unggulan Ganjar-Mahfud, ia tampak santai sembari menyalami beberapa relawan yang mencoba menggapainya.

Pantauan , sejak pagi para kader NU itu sudah berangkat dari daerah masing-masing dengan menumpang bus. Tampak iringan bus yang cukup panjang menuju JX Surabaya. Sementara para kader NU pecinta Mahfud MD dari kawasaan Surabaya dan sekitarnya menumpang angkutan Kota (Angkot) dan sepeda motor.

Dari pantauan , massa NU yang sudah bergerak menuju Surabaya sejak pagi adalah warga NU dari Bojonegoro, Nganjuk, Madiun, Jombang, Probolinggo, Pasuruan, Tuban, Kediri, dan daerah lainnya.  Mereka tampak berfoto ria saat pemberangkatan mereka.

Mereka memakai atribut MGB dan meneriakkan yel-yel Mahfud Guru Bangsa dan menang satu putaran.  Yel-yel mereka juga menyebut Mahfud Cawapres kader NU yang peduli pada kesejahteraan para guru.

Sambil berteriak Ganjar-Mahfud menang warga NU dari berbagai daerah naik bus menuju acara istighotsah dan deklarasi "Mahfud Guru Bangsa" di Jatim Internasional Expo (JIE) Convention Exhibition Jalan A Yani 99 Surabaya, Sabtu (13/1/2024) hari ini.

Alasan mereka mendukung Mahfud MD sangat masuk akal. “Dari sekian Cawapres kan hanya Pak Mahfud yang jelas kader NU – sekali lagi kader NU - dan punya kapasitas serta kualitas paling bagus. Jadi Pak Mahfud benar-benar kader NU tulen tanpa polesan,” tegas Nur Syamsiah, kader NU yang aktif di berbagai organisasi sosial.

Dalam kesempatan tersebut, calon Wakil Presiden Nomor Urut 3 yang didukung Partai Perindo, Mahfud MD menceritakan saat detik-detik dirinya diminta menjadi Calon Wakil Presiden mendampingi Ganjar Pranowo pada kontestasi politik Pilpres 2024. Saat itu, lanjut dia, dirinya diundang untuk bertemu partai pengusung Ganjar Pranowo.

Pada tanggal 17 Oktober, saya diundang Bu Megawati dan pimpinan partai politik, PPP, Perindo, Hanura, yang meminta kepada saya untuk menjadi Cawapres, jadi saya tidak melamar," ujar Mahfud dalam pidatonya dihadapan para Nahdliyin yang hadir. Calon Wakil Presiden Nomor Urut 3, Mahfud MD juga berjanji untuk memutihkan seluruh kredit macet milik para petani.

Sehingga petani diharapkan tidak lagi mempunyai beban utang. Mahfud menjelaskan bahwa saat ini setidaknya terdapat sekitar Rp678 miliar kredit yang macet ditingkat petani. Mahfud menjelaskan pemutihan itu akan dilakukan lewat instrumen kebijakan pemerintah.

"Para petani punya kredit macet Rp678 miliar, para petani kredit tidak mampu bayar, itu akan diputihkan lewat kebijakan pemerintah," ujar Mahfud dalam Deklarasi.by

Tag :

Berita Terbaru

Seminar Nasional dan Munas, FKDK BPD SI Tetapkan Kepengurusan Baru Serta Dorong Transformasi BPD

Seminar Nasional dan Munas, FKDK BPD SI Tetapkan Kepengurusan Baru Serta Dorong Transformasi BPD

Kamis, 04 Jun 2026 19:21 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:21 WIB

SurabayaPagi, Semarang - Forum Komunikasi Dewan Komisaris Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (FKDK BPD SI) secara resmi telah menyelenggarakan Seminar…

Merasa Dirugikan, Pengusaha Ponorogo Ajukan Gugatan Senilai Rp17 Miliar

Merasa Dirugikan, Pengusaha Ponorogo Ajukan Gugatan Senilai Rp17 Miliar

Kamis, 04 Jun 2026 18:40 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:40 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, MADIUN - BRI Kantor Cabang Madiun didugat perdata oleh  pengusaha Ponorogo terkait lelang aset yang diklaim milik Yunan Helmy Nasution. Guga…

Tertarik Kepemimpinan Perempuan, SD Muhammadiyah 3 Ikrom Taman, undang Wabup Hj. Mimik Idayana dalam podcastnya

Tertarik Kepemimpinan Perempuan, SD Muhammadiyah 3 Ikrom Taman, undang Wabup Hj. Mimik Idayana dalam podcastnya

Kamis, 04 Jun 2026 17:09 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Perbincangan inspiratif yang dipandu Hana Nusaibah Abdillah itu berlangsung hangat di ruang Perpustakaan SD Muhammadiyah 3 Ikrom.…

Tak Hanya PNS, PPPK Paruh Waktu di Kota Mojokerto Juga Terima Gaji ke-13

Tak Hanya PNS, PPPK Paruh Waktu di Kota Mojokerto Juga Terima Gaji ke-13

Kamis, 04 Jun 2026 16:42 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 16:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto mencairkan gaji ke-13 bagi 3.692 pegawai dengan total anggaran Rp13,2 miliar. Menariknya, selain PNS,…

3 Mantan Petinggi BGN Ditangkap Kejagung, SPPG di Ponorogo Lumpuh 

3 Mantan Petinggi BGN Ditangkap Kejagung, SPPG di Ponorogo Lumpuh 

Kamis, 04 Jun 2026 15:31 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 15:31 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Pengusutan kasus dugaan korupsi di internal Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) mulai memicu efek domino di…

Dishub Bakal Perbaiki Layanan Kinerja Transportasi Publik Suroboyo Bus dan Wira-Wiri

Dishub Bakal Perbaiki Layanan Kinerja Transportasi Publik Suroboyo Bus dan Wira-Wiri

Kamis, 04 Jun 2026 15:22 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menyusul adanya keluhan masyarakat terkait perilaku berkendara yang dinilai kurang tertib, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya…