SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Senin (15/1/2024) kemarin, digelar secara serentak imunisasi polio di seluruh balai RW, Sekolah PAUD-TK, Puskesmas hingga Posyandu se Surabaya. Gelaran imunisasi polio merupakan program Sub Pekan Imunisasi Nasional (SUB PIN) Polio untuk mencegah menyebarnya penyakit polio pada anak-anak dibawah usia 8 tahun .
Dari pantauan Surabaya Pagi di lapangan, beberapa tempat yang menggelar imunisasi polio serentak ini cukup antusias diikuti anak-anak dibawah usia 8 tahun. Seperti di KB-TK Taman Ceria yang berada di Manyar Airdas Surabaya, juga digelar imunisasi polio untuk seluruh siswa-siswi PAUD-KB dan TK.
Petugas Puskesmas Menur dan Kelurahan Manyar Sabrangan yang sudah standby di KB-TK Taman Ceria sejak pukul 07:30 itu, silih berganti memberikan imunisasi polio kepada siswa-siswi. Para orang tua yang mendampingi putra-putrinya pun sangat antusias dengan program pemerintah ini. Sebab, sasaran ini ditujukan baik murid yang belum di suntik vaksin polio ataupun yang sudah.
"Program jemput bola ke sekolah-sekolah seperti ini bagus untuk anak-anak, apalagi yang belum divaksin yah. Anak saya pun baru satu kali, padahal saya baca-baca, harus lengkap sampai dua kali yah," kata Tamara, salah satu orang tua murid yang duduk di bangku Pra-TK Sekolah Taman Ceria, kepada Surabaya Pagi, Senin (15/1/2024).
Padahal, lanjut Tamara, anaknya sudah berusia 4 tahun pada tahun 2024 ini. Dirinya juga hanya mengandalkan vaksinasi yang sudah diprogramkan pemerintah melalui puskesmas. "Saya sih sebetulnya kurang ngikuti yah, pak. Hanya datang di puskesmas kalau ada programnya. Tapi alhamdulillah ini ngebantu banget," lanjutnya.
Sementara, Kepala Sekolah TK Taman Ceria, Siti Mulyati Canadiantini pun menyambut baik imunisasi polio secara serentak yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya. Menurutnya, imuniasasi polio sangatlah penting untuk mencegah penyakit polio menyerang anak-anak. "Alhamdulillah antusias orang tua mengikutkan putra-putrinya mengikuti vaksin polio ini membantu program pemerintah untuk mencegah penyakit polio menyebar sejak dini," kata perempuan yang juga biasa disapa Miss Anies ini.
Target 329 Ribu Anak
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan, SUB PIN Polio ini digelar serentak di seluruh Jawa Timur, khususnya di wilayah Kota Surabaya. Sasarannya, ada 329.616 anak. Ia menargetkan, imunisasi Polio di hari pertama ini dapat tuntas secara keseluruhan.
“Kami upayakan semaksimal mungkin, bisa kita kejar dalam satu hari. Targetnya semaksimal mungkin, seoptimal mungkin,” kata Nanik saat ditemui di Balai RW 1 Gatotan I, TK Handayani, Jalan Kemayoran Baru DKA 1B, Kelurahan Krembangan Selatan, Kota Surabaya.
Meskipun batas waktu imunisasi Polio di wilayah Jatim ditargetkan tuntas dalam seminggu, Nanik ingin, pelaksanaan SUB PIN Polio kali ini tuntas dalam waktu sehari. Ia optimis, imunisasi Polio putaran pertama di Kota Surabaya bisa selesai hari ini sesuai arahan Wali Kota Eri Cahyadi sebelumnya.
Apabila target hari ini belum tercapai secara keseluruhan, atau ada anak yang belum bisa mengikuti imunisasi pada hari ini, akan dilanjutkan besok (16/1/2024). “Kalau ada yang ketinggalan (imunisasi hari ini) kita kejar besok tanggal 16. Bismillah (mencapai target) mohon doanya,” ujarnya Nanik.
Agar SUB PIN Polio berjalan maksimal, Nanik menjelaskan, Dinkes Kota Surabaya tidak bergerak sendiri saat melakukan proses imunisasi. Camat, Lurah, Bunda PAUD, hingga Kader Surabaya Hebat (KSH) turut digerakkan, bergotong royong, membantu mengajak warga agar putra-putrinya mau diimunisasi Polio.
Dirinya mengimbau kepada seluruh orang tua yang memiliki anak usia 0-7 tahun, atau 7 tahun lebih 11 bulan 29 hari, untuk segera mengikuti imunisasi Polio di tempat-tempat yang telah ditentukan oleh Pemkot Surabaya. Diantaranya, Balai RW, Puskesmas, sekolah TK, PAUD, dan SD.
“Yang belum datang, atau kebetulan hari ini masih sakit, nanti kita datangi ke rumahnya untuk dilakukan penetesan imunisasi. Itu untuk yang sudah terdaftar tapi belum hadir,” imbaunya. alq/rmc
Editor : Moch Ilham