Viral, Konvoi Pesilat Diduga Aniaya Pejalan Kaki di Jalan Tunjungan, Polisi Langsung Gercep

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tangkap layar video pengeroyokan yang diduga dilakukan kelompok pesilat yang menganiaya pejalan kaki di Jalan Tunjungan Surabaya, viral di media sosial, sejak Senin pagi.
Tangkap layar video pengeroyokan yang diduga dilakukan kelompok pesilat yang menganiaya pejalan kaki di Jalan Tunjungan Surabaya, viral di media sosial, sejak Senin pagi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sejak Senin (15/1/2024) pagi, viral di media sosial, video aksi gerombolan pemotor mengeroyok dua remaja di Jalan Tunjungan Surabaya.

Dari video yang diterima Surabaya Pagi dari akun twitter dan instagram, tampak puluhan orang turun dari motor langsung menendangi dua remaja yang sedang berjalan di pedestrian Jalan Tunjungan, tepat di depan Toko Bata Jalan Tunjungan. Peristiwa disebut terjadi pada Minggu (14/1/2024) malam.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono mengatakan bahwa pihaknya akan mengecek kejadian tersebut.

"Mohon waktu, masih saya cek untuk kejadian tersebut," terang Hendro, Senin (15/1/2024).

Sementara itu, Kapolsek Genteng, Kompol Bayu Halim membenarkan kejadian tersebut. Ia telah mengamankan 5 orang dalam kejadian tersebut.

Pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait peristiwa ini. Namun, ia memastikan bahwa masa konvoi membawa atribut pesilat.

“Yang diamankan anak-anak yang konvoi ya. Bukan pelaku pengeroyokan. Ada 3 di Polsek Wonokromo dan 2 di Polsek Gayungan,” kata Bayu

Katanya, lima pesilat itu diamankan oleh petugas pengurai massa (raimas) yang sedang bertugas membubarkan konvoi kelompok perguruan silat karena dianggap meresahkan masyarakat terutama pengguna jalan. Dan kebetulan insiden pengeroyokan baru saja terjadi. Kelimanya kemudian dilakukan pemeriksaan intensif oleh petugas kepolisian untuk mencari tahu keterlibatan pada kasus pengeroyokan.

Bayu menjelaskan bahwa kelima orang yang diamankan masih berstatus sebagai saksi. Mereka mengaku bahwa para oknum pesilat ini konvoi dengan berhenti di lokasi secara acak namun mengarah ke Selatan Surabaya.

 

Dua Orang Luka

“Narasi dari korban ini menyampaikan ya mereka enggak tahu apa-apa. Mereka lagi nongkrong-nongkrong santai mungkin enggak ngerti lah karena sistemnya random jadi kelompok perguruan silat ini dia nyari gara-gara aja sih. Mereka jumlahnya banyak kan mesti nyari-nyari masalah,” imbuh Bayu.

Bayu menyebut kejadian itu berlangsung sekitar pukul 23.20 WIB. Ada dua korban remaja yang mengalami luka-luka akibat dikeroyok.

Korban pertama yakni Sandy Harvany asal Bratang Gede. Lalu, yang kedua Aldy asal Jombang.

“Benar kejadian Minggu malam. Dua korban remaja sedang menerima perawatan medis,” kata Bayu Halim. ham/rmc

Berita Terbaru

Bupati Lamongan Raih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026

Bupati Lamongan Raih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026

Rabu, 22 Jul 2026 13:50 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sukses memajukan, membina, dan memperkuat koperasi dan UMKM di Lamongan, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi pada Selasa (21/7/2026)…

Lewat Game Web 'Mangrove Throne', Pemkot Ajak Generasi Muda Cintai Lingkungan

Lewat Game Web 'Mangrove Throne', Pemkot Ajak Generasi Muda Cintai Lingkungan

Rabu, 22 Jul 2026 13:11 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategis untuk mengajak generasi muda lebih aktif bergerak sekaligus mencintai lingkungan, Pemerintah Kota…

Krisis Air, BPBD Tulungagung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ratusan KK Terdampak Kekeringan

Krisis Air, BPBD Tulungagung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ratusan KK Terdampak Kekeringan

Rabu, 22 Jul 2026 12:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebanyak 500 lebih kepala keluarga (KK) di Tulungagung mengalami krisis air memasuki musim kemarau. Ratusan KK tersebut berada…

Jadi Perhatian Serius: Angka Pernikahan Dini di Kota Batu Tinggi, Mayoritas Belum Bekerja

Jadi Perhatian Serius: Angka Pernikahan Dini di Kota Batu Tinggi, Mayoritas Belum Bekerja

Rabu, 22 Jul 2026 12:44 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pengadilan Agama (PA) Kota Malang mencatat ada puluhan anak di Kota Batu yang belum bekerja mengajukan dispensasi atau nikah muda.…

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pada musim tanam 2026, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, menyebutkan luas tanam…

Dukung Program Prioritas, Pemkab Ponorogo Alokasikan SILPA Rp96 Miliar

Dukung Program Prioritas, Pemkab Ponorogo Alokasikan SILPA Rp96 Miliar

Rabu, 22 Jul 2026 11:46 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka untuk mendukung program prioritas melalui perubahan dokumen perencanaan dan penganggaran tahun 2026, Pemerintah…