Hujan Angin Kencang, Puluhan Rumah di Dua Desa Palengaan Pamekasan Rusak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Atap rumah warga roboh terkena cuaca ekstrem, hujan angin kencang. SP/ PMK
Ilustrasi. Atap rumah warga roboh terkena cuaca ekstrem, hujan angin kencang. SP/ PMK

i

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang di wilayah Desa Panaan dan Desa Potoan Laok, kecamatan Palengaan, Pamekasan pada Selasa (16/01/2024) kemarin mengakibatkan puluhan rumah warga rusak dan roboh.

Plt Kalaksa BPBD Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi mengatakan, sebanyak 51 rumah milik warga roboh karena terkena pohon, bahkan beberapa diantaranya juga ada yang menutup akses jalan raya, sehingga mengganggu pengguna jalan di wilayah setempat.

“Cuaca ekstrem akibat hujan deras disertai angin kencang, merusak puluhan rumah warga di dua desa berbeda di Kecamatan Palengaan, Pamekasan, tepatnya Desa Panaan dan Desa Potoan Laok,” jelasnya, Rabu (17/01/2024).

Sementara itu, juga diketahui dari dua lokasi bencana tersebut, cuaca ekstrem terbanyak merusak rumah warga di Desa Potoan Laok, sebanyak 34 unit rumah, tersebar di dua dusun berbeda, yakni sebanyak 21 rumah di Dusun Tengah, serta 13 rumah di Dusun Timur.

“Sedangkan di Desa Panaan, terdata sebanyak 17 unit rumah rusak akibat cuaca ekstrem. Meliputi sebanyak 4 rumah di Dusun Karang Anom, 5 rumah di Dusun Tengah, serta 2 unit rumah lainnya di Dusun Morsongai,” imbuhnya.

Lebih lanjut, kerusakan puluhan rumah warga tersebut, sebagian besar terjadi pada bagian atap rumah, lantaran sebagian besar di antaranya atap rumah yang terbuat dari asbes.

Tidak hanya itu, pihaknya juga turut menghimbau masyarakat, agar selalu waspada terhadap berbagai jenis bencana alam, khususnya yang lumrah terjadi pada musim penghujan, semisal angin kencang, tanah longsor, banjir dan lainnya.

“Segera melapor kepada pihak terkait jika terjadi bencana, artinya bukan hanya kejadian bencana, tetapi juga termasuk hal yang berpotensi bencana juga perlu dilaporkan,” pungkasnya. pmk-01/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…