Curah Hujan Tinggi Pemkot Kediri Keruk 5 Sungai dengan Alat Berat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Alat berat dikerahkan untuk mengeruk sungai.
Alat berat dikerahkan untuk mengeruk sungai.

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Curah hujan yang tinggi di awal tahun membuat tim reaksi cepat bencana Pemkot Kediri melakukan mitigasi bencana banjir. Melalui Dinas PUPR dan BPBD setempat tim gabungan ini terjun ke lokasi melakukan mitigasi di beberapa titik sungai yang ada di Kota Kediri.

Hasilnya dari mitigasi itu terdapat lima sungai yang harus segera dilakukan pengerukan atau normalisasi dengan alat berat berupa ekskavator. Lima sungai ini yaitu Sungai Kedak, Sungai Kresek, Sungai Tawang, Sungai Ngampel dan Sungai Putih.

Meski sudah dilakukan normalisasi pada Oktober 2023 kemarin, kondisi sungai ini kembali tertutup sedimen tanah yang rawan memicu banjir.

Seperti pada Sungai Kedak, sedimen tanah di sungai ini sudah mencapai dengan ketinggian 1 meter lebih. Sedimen tanah yang tinggi ini dikhawatirkan dapat menjadi pemicu banjir. Sebab biasanya air bah dari gunung ikut membawa material batu dan tanah. Sehingga terbentuklah sedimen di aliran sungai ini.

Kepala Dinas PUPR Kota Kediri Endang Kartikasari mengatakan, normalisasi sungai wajib dilakukan untuk mengantisipasi banjir terjadi.

“Kita setiap bulan selalu melakukan mitigasi bersama BPBD setempat. Hasil mitigasi ini nanti akan terdeteksi dimana wilayah sungai yang rawan banjir dan wajib segera dilakukan normalisasi,” ujarnya.

Lanjut Endang, kondisi setiap sungai berbeda-beda. Ada sungai dengan sedimen yang tidak terlalu tinggi dan ada yang mencapai ketinggian 1-2 meter. Selain ketinggian mitigasi ini juga akan mengetahui panjang sungai yang akan dinormalisasi.

“Kondisi setiap sungai berbeda, misalnya ada yang sebelumnya harus dinormalisasi hanya sepanjang 50 meter, tapi setelah beberapa bulan kemudian kita mitigasi bisa jadi tidak perlu dinormalisasi atau justru bertambah panjang normalisasinya,” jelas Endang.

Titik normalisasi saat ini menurut Endang, dilakukan di lima sungai yang ada di Kota Kediri. Rata-rata penyebab sedimen ini terjadi juga dari  air bah yang membawa tanah dan batu serta vegetasi dan sampah. Normalisasi sedimen ini tidak hanya bertujuan untuk mengangkat sedimen sungai saja. Melainkan juga meningkatkan daya tampung sungai agar tidak mudah banjir. Can

Berita Terbaru

Transformasi Budaya PLN UID Jatim Raih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026

Transformasi Budaya PLN UID Jatim Raih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026

Rabu, 04 Nov 2026 19:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 19:32 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Momentum Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 semakin memperkuat semangat transformasi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa T…

Bupati Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Berganti Pimpinan

Bupati Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Berganti Pimpinan

Rabu, 04 Nov 2026 18:09 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:09 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto melakukan rotasi terhadap enam pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemerintah Ka…

Polres Lumajang Salurkan Ratusan Paket Sembako secara Door to Door kepada Korban Banjir Lahar Semeru

Polres Lumajang Salurkan Ratusan Paket Sembako secara Door to Door kepada Korban Banjir Lahar Semeru

Rabu, 04 Nov 2026 18:07 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:07 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang- Kepedulian terhadap warga terdampak banjir lahar hujan Gunung Semeru ditunjukkan jajaran Kepolisian Resor (Polres)…

Bupati Fauzi Minta Sukseskan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 di Sumenep 

Bupati Fauzi Minta Sukseskan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 di Sumenep 

Rabu, 04 Nov 2026 18:03 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:03 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan penekanan khusus yang ditayangkan melalui Videotron yang menegaskan agar seluruh…

Diprotes Puskopkar Jatim, Identifikasi Lapangan Kasus Tanah Perumahan GKSP Sedati oleh Polresta dan BPN Sidoarjo Gagal

Diprotes Puskopkar Jatim, Identifikasi Lapangan Kasus Tanah Perumahan GKSP Sedati oleh Polresta dan BPN Sidoarjo Gagal

Rabu, 04 Nov 2026 17:51 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sengketa tanah di Perumahan Griya Karya Sedati Permai (GKSP), Desa Sedati Gede, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, kembali memanas. Upaya…

Ning Ita Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Ning Ita Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Rabu, 04 Nov 2026 16:56 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita menerima penghargaan AIDS, Tuberkulosis, Malaria (ATM) Award…