Pikap Tabrak Mobil di Jalan Raya By Pass Mojokerto, Sopir Tewas Diduga Ngantuk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
TKP pikap tabrak mobil di Bypass Mojokerto, mobil pikap ringsek bagian depan, Selasa (23/01/2024). SP/ MJK
TKP pikap tabrak mobil di Bypass Mojokerto, mobil pikap ringsek bagian depan, Selasa (23/01/2024). SP/ MJK

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Sebuah pikap menabrak mobil di Jalan Raya By Pass, tepatnya di Jalan Raya By Pass, tepatnya Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto pada Selasa (23/01/2024) sekitar pukul 04.00 WIB. 

Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Mojokerto Kota, Iptu Sujito menjelaskan, awal insiden tersebut berawal dari, pikap yang dikemudikan Prisma Nur Riza (23) dengan berpenumpang Edo Yri Maarip (26) asal Krian, Sidoarjo itu melaju dari selatan ke utara. 

Setibanya di lokasi, tiba-tiba Pikap Daihatsu Gran Max bernopol W 8232 PR itu menabrak mobil yang tidak diketahui identitasnya dari arah berlawan. Setelah kejadian, mobil tak dikenal itu berhenti dan tetap meneruskan perjalanan. Sementara itu, Prisma meninggal dunia di lokasi kejadian imbas tabrakan tersebut.

Sementara petugas dari Unit Laka Satlantas Polresta Mojokerto yang datang ke lokasi langsung dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Bersama sejumlah relawan, jenazah sopir pikap kenek dievakuasi ke ruang jenazah RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto.

Sujito menjelaskan, kecelakaan ini menyebabkan sopir pikap tewas seketika di lokasi. Sedangkan kernetnya menderita luka ringan. Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto.

"Pengemudi pikap meninggal di tempat, kalau kernetnya luka lecet, sudah diizinkan pulang," terangnya, Selasa (23/01/2024).

Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Kota telah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Diduga, mobil pikap itu bertabrakan dengan kendaraan lain dari arah Surabaya-Mojokerto. Sebab di lokasi, ditemukan aksesoris truk besar.

Diduga, pengemudi truk tronton dalam kondisi mengantuk. "Faktornya diduga pengendara truk tronton mengantuk," katanya. mj-01/dsy

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Para produsen tempe di Lumajang, Jawa Timur mengeluh dan menjerit usai harga kedelai melonjak ugal-ugalan yang juga dipicu imbas…