Sering Laka Lantas, Polisi dan Dishub Bakal Tertibkan Jalur Jembatan Layang Mayangkara Sesuai Jam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jam operasional kendaraan bisa melewati jembatan layang (fly over) Mayangkara. SP/ SBY
Jam operasional kendaraan bisa melewati jembatan layang (fly over) Mayangkara. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Wacana larangan motor melintasi jembatan layang (fly over) Mayangkara setelah peristiwa kecelakaan maut pemotor dan mobil akan benar-benar ditertibkan kembali di luar jam yang telah ditetapkan.

Hal itu menyusul laporan adanya seorang pemotor meninggal tertabrak mobil di jembatan layang Mayangkara pada Rabu (17/01/2024) lalu. Insiden itu terjadi saat pemotor terserempet mobil hingga terjatuh dan tertabrak mobil yang tengah melaju dari arah sebaliknya.

Berdasarkan serangkaian penyidikan yang telah dilakukan, insiden ini murni kelalaian pemotor. Sebab saat mendahului kendaraan di depannya, tidak punya ruang gerak cukup.

Menurut AKBP Arif Fazlurrahman Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, memastikan pihaknya bersama Dinas Perhubungan (dishub) akan melakukan penindakan terhadap motor yang melintas di jembatan layang Mayangkara di luar jam yang telah ditetapkan.

“Kemudian nanti ketika rambu sudah diperbarui, maka tahap sosialisasi pun kita lakukan selama satu atau dua minggu. Setelah itu baru kami lakukan penindakan secara tilang apabila masih ada pelanggar,” tegas AKBP Arif Fazlurrahman.

Sementara itu, Tundjung Iswandaru Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya mengakui jika pihaknya telah bertemu dengan Satlantas Polrestabes Surabaya usai terjadinya kecelakaan di jembatan layang Mayangkara.

“Kita melihat di Mayangkara selama ini pada jam sibuk pagi dan sore ada perlakuan berbeda. Pada pagi hari, volume ke dalam kota sangat besar. Jadi dibantu dengan naik ke Mayangkara. Sedangkan pada sore hari, arus yang mengarah ke luar kota cukup besar. Sehingga naik ke Mayangkara untuk membantu mengalirkan arus lalu lintas,” jelas Tundjung.

Diketahui, ada rambu larangan melintas bagi kendaraan roda dua. Tapi diperbolehkan pada jam-jam tertentu. Yakni pukul 07.00 hingga 09.00 WIB untuk kendaraan roda dua yang melintas dari selatan ke utara. Kemudian pukul 16.00 hingga 19.00 untuk yang melintas dari utara ke selatan.

Ia menjelaskan bahwa kebijakan ini sudah berjalalan cukup lama. Masalahnya, kata Tundjung, ruas lajur di jembatan layang Mayangkara cukup sempit. Sementara di sejumlah kasus ditemukan pengendara yang buru-buru. Sehingga melanggar marka solid di jembatan layang Mayangkara.

Di sisi lain, lebar lajur di Wonokromo dari arah Jalan Darmo menuju Jalan Ahmad Yani Surabaya pun berbeda. Jika dari arah utara ke selatan, jalurnya cukup sempit. Sedangkan dari selatan ke utara cukup lebar. Sehingga untuk memecah antrian di traffic light harus dilakukan diskresi dengan mengizinkan motor naik ke jembatan layang Mayangkara.

Untuk itu, menurut Tundjung, akan dilakukan kajian lebih lanjut dengan mempertimbangkan berbagai data. Mulai dari data jumlah kecelakaan di sana, tingkat vatalitasnya, waktu kejadian, hingga cuaca saat terjadinya kecelakaan.

“Itu adalah pertimbangan atas langkah-langkah yang akan kami terapkan ke depannya. Kecuali jika di bawah ada kejadian sehingga harus dialihkan ke atas, itu lain lagi. Sekali lagi, harus mengedepankan keselamatan,” tegasnya. sb-03/dsy

Berita Terbaru

Dari Bumi Mojopahit untuk Indonesia, Walikota Ning Ita Langitkan Doa Bersama Peringati Dua Tahun Prabowo - Gibran

Dari Bumi Mojopahit untuk Indonesia, Walikota Ning Ita Langitkan Doa Bersama Peringati Dua Tahun Prabowo - Gibran

Rabu, 21 Okt 2026 06:11 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 06:11 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto bersama Polres Mojokerto Kota menggelar doa kebangsaan dalam rangka memperingati dua tahun pe…

UNESA Taklukkan UM 2-0, Kampiun Campus League Futsal Regional Surabaya

UNESA Taklukkan UM 2-0, Kampiun Campus League Futsal Regional Surabaya

Selasa, 20 Okt 2026 22:14 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 22:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Negeri Surabaya (UNESA) keluar sebagai juara Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya setelah menundukkan Universitas N…

HUT ke-62 Golkar, Mashudi Tekankan Sinergi dengan Pemkab Madiun

HUT ke-62 Golkar, Mashudi Tekankan Sinergi dengan Pemkab Madiun

Selasa, 20 Okt 2026 22:07 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 22:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun – DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun menegaskan komitmennya untuk mengawal kebijakan pemerintah daerah agar berpihak kepada masyarakat. S…

Dua Kali Mediasi Buntu, Keluarga Bocah Korban Kecelakaan di Madiun Tuntut Keadilan

Dua Kali Mediasi Buntu, Keluarga Bocah Korban Kecelakaan di Madiun Tuntut Keadilan

Selasa, 20 Okt 2026 21:59 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 21:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Keluarga M. Sofian Arif Nugroho, bocah berusia 6 tahun yang meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Desa Nglandung, K…

Hendak Berobat, Ibu Empat Anak di Ponorogo Meninggal di Atas Motor

Hendak Berobat, Ibu Empat Anak di Ponorogo Meninggal di Atas Motor

Selasa, 20 Okt 2026 18:56 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo– Lu’luatun Nikmah, warga Desa Banggel, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di atas sepeda mo…

ASUS ProArt P14 dan P16 Hadir di Indonesia, Harga Tembus Rp114 Juta

ASUS ProArt P14 dan P16 Hadir di Indonesia, Harga Tembus Rp114 Juta

Selasa, 20 Okt 2026 18:30 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 18:30 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – ASUS resmi menghadirkan laptop kreator ProArt P14 (H7407BA) dan ProArt P16 (H7607BA) di Indonesia dengan mengandalkan kemampuan p…