Penyelundupan Pupuk Bersubsidi di Situbondo Digagalkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Situbondo - Petugas Polsek Asembagus, Situbondo, berhasil menggagalkan penyelundupan pupuk urea bersubsidi seberat 7 kwintal dari Pulau Madura yang hendak diselundupkan ke Desa Mojosari, Kecamatan Asembagus, Situbondo, Jawa Timur.

Selain berhasil mengamankan barang bukti pupuk bersubsidi seberat 7 kuintal, petugas Polsek Asembagus, juga berhasil mengamankan mobil pickup nopol P 9533 EB yang digunakan untuk mengangkut pupuk jenis urea bersubsidi tersebut.

Petugas juga berhasil mengamankan sopir pickup bernama Herli asal Dusun Bengkoalas, Desa Sopet, Kecamatan Jangkar, Situbondo. Untuk pengembangan sopir mobil pickup berikut sebanyak 7 kuintal pupuk jenis urea bersubsidi langsung diamankan ke Mapolsek Asembagus, Situbondo sebagai barang bukti.

Terungkapnya mobil pickup yang dikemudikan Herli, mengangkut pupuk bersubsidi  seberat 7 kuintal dari Pulau Madura, yang diduga hendak dijual ke salah seorang petani di Dusun Lengket, Desa Mojosari, Kecamatan Asembagus, berawal dari informasi warga sekitar.

“Awalnya sopir bernama Herli mengaku mengangkut ikan, namun setelah dicek  ternyata di bawahnya ikan ada pupuk bersubsidi. Pada saat itulah, sopir dan barang bukti 7 kwintal pupuk bersubsidi  langsung digelandang ke Mapolsek Asembagus,” kata petugas Polsek Asembagus, Situbondo, Senin (29/1/2024).

Kapolsek Asembagus, Situbondo Iptu  Untoro Windu Priyadi membenarkan, jika  pihaknya berhasil menggagalkan pengiriman pupuk bersubsidi seberat 7 kuintal  dari Pulau Madura, rencananya pupuk tersebut akan dijual kepada petani di Dusun Lengket, Desa Mojosari.

“Untuk proses hukum lebih lanjut, kasus dugaan penyelundupan pupuk bersubsidi seberat  7 kuintal  dilimpahkan ke  Satreskrim Polres Situbondo,”ujar Iptu Untoro Windu.

Pria yang akrab dipanggil Windu menambahkan, untuk mengelabuhi petugas di Pelabuhan Jangkar, Situbondo, diatas pupuk bersubsidi yang diangkutnya dari Pulau Madura diberi tumpukan yang sudah dikemas rapi.

“Jadi dilihat sepintas tidak terlihat muatan pupuk bersubsidi, namun setelah muatan ikannya diturunkan dibawah terpal ada pupuk seberat  7 kuintal,”pungkasnya. St-01/ham

Berita Terbaru

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aktor Ari Wibowo, mengijinkan putra bungsunya,Kenzo Wibowo, pilih karir. Kenzo, baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah…

Luhut Promosikan Family Office

Luhut Promosikan Family Office

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal pentingnya pembentukan family office. Menurutnya,…