Jaringan Pracangan TPID Diperluas, Warga Kian Mudah Dapat Bahan Pangan Murah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pj Wali kota Ali Kuncoro saat meresmikan 12 Pracangan TPID Kota Mojokerto. SP/Dwy AS
Pj Wali kota Ali Kuncoro saat meresmikan 12 Pracangan TPID Kota Mojokerto. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pj Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro merealisasikan target pendirian 26 unit pracangan TPID  di 18 Kelurahan dan 8 pasar atau area perdagangan.

Hari ini, Rabu (31/1/2024), petinggi Pemkot Mojokerto ini kembali meresmikan secara simbolis 12 pracangan TPID di ENHA Mart (Koperasi Pondok Pesantren Nurul Huda) Jl. Surodinawan No. 173 Kota Mojokerto, Rabu (31/1/2024).

12 pracangan tersebut yakni Pracangan TPID Balongcangkring II, Kopwan Sabuk, Koppentren Nurul Huda, KPRI Pancawatna, Kelurahan Sentanan, Kopwan Sri Rejeki, Koperasi Wirakarya, Pasar Benpas, Eks Jokosambang, Koperasi Produsen Pedagang Kopi Muktiraya, ITA KITA Sejahtera, Kelurahan Kedundung dan Kelurahan Surodinawan 'Toko Saudara'.

"Silahkan belanja di Pracangan TPID, karena saya jamin harganya dibawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Jadi kalau di pasar, harga kebutuhan pokok sudah melambung tinggi, silahkan belanja disini saja," terang Mas Pj, sapaan akrab Ali Kuncoro.

Pracangan TPID, jelas Mas PJ, merupakan sebuah pracangan yang menyediakan aneka kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula dan lain-lain yang harga jualnya di bawah HET. Tujuannya untuk mengendalikan inflasi di kota setempat.

Menurut Mas Pj, pembentukan Pracangan TPID ini dilakukan untuk memantau harga kebutuhan warga Kota Mojokerto dan memberikan subsidi sebagai bentuk pengendalian inflasi.

"Jadi, nanti TPID bisa melakukan subsidi terhadap harga-harga yang bukan kategori bahan pokok, tetapi itu menjadi penyumbang inflasi. Semisal cabai rawit, cabai merah, bawang merah dan telur ayam ras," katanya.

Karena, lanjut Pj, sejumlah komoditas tersebut kerap menjadi andil perubahan harga tertinggi di Kota Mojokerto. Terbukti, sejak awal bulan Januari lalu, komoditas tersebut diketahui kerap mengalami perubahan harga secara signifikan.

"Nah melalui Pracangan TPID, kita dapat melakukan intervensi untuk mengendalikan sejumlah harga komoditas yang kerap mengalami kenaikan dan menyumbang terjadinya inflasi," pungkasnya.

Sementara itu, dari pantauan Surabaya Pagi di lokasi, puluhan ibu-ibu langsung menyerbu Pracangan TPID ENHA Mart yang baru diresmikan Pj Walikota. Warga tampak membeli barang-barang kebutuhan sehari-hari, seperti minyak goreng, gula dan beras.

“Saya tadi membeli beras, minyak goreng dan bawang merah, lebih murah dari di pasar, belum lagi kalau ke sana (pasar) saya perlu keluar ongkos bensin. Alhamdulillah berkat Pracangan TPID ini saya bisa mengirit pengeluaran," kata Hartini, warga Surodinawan. Dwi

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…